
Kontrak Darah
Hari ini Aku sedang mengawasi pembagunan jalur kereta, tiba-tiba Valac datang menemuiku dengan membawa laporan.
"Avrora sama, saya melihat kalau pasukan sekutu Kerajaan sudah mulai bergerak, saya tidak tau kapan mereka akan menyerang, tapi mereka sudah berkumpul, kita harus cepat mempersiapkan diri dan membuat rencana,"
Aku pun terkejut.
"Apa benar begitu? Aku tidak menyangka mereka akan secepat ini bergerak, kalau begitu Valac! cepat kumpulkan semuanya, Aku akan mengadakan pertemuan sekarang!"
"Bailah saya akan mengumpulkan semuanya Avrora sama,"
Valac langsung pergi untuk memberitahu pada yang lainya.
Aku melihat Gamon sedang menujun kesini, dengan seseorang pria.
"Ehhh Onii-chan!"
Aku terkejut melihat Kakaku kesini menemuiku.
Setelah melihat Avrora, Pangeran Leon langsung berlari memeluk Avrora dengan erat.
"Avrora! Kakak sangat merindukanmu,"
Pangeran Leon melepas pelukanya dan langsung memegang wajah Avrora.
"Apa kau sehat-sehat saja Adiku?"
Aku sangat senang melihat Kakaku kesini, Aku langsung tersenyum sembari memegang tangan kakaku yang sedang memegang pipiku.
"Aku sehat-sehat saja Onii-chan,"
"Syukurlah," Pangeran Leon langsung memasang wajah serius sembari memegang kedua pundaku.
"Dengarkanku Avrora chan, Aku kesini bersama para pasukan untuk membantumu, tiga hari lagi, pasukan sekutu akan menyerang kesini!"
"Jadi begitu ya? tiga hari lagi,"
"Kalau begitu kita harus cepat mempersiapakan diri, Ikulah denganku Oni-ichan, Aku akan mengadakan pertemuan sekarang juga,"
Aku pun langsung menuju ruang pertemuan, Karena kastil sedang dalam tahap renovasi jadi kami melakukan pertemuan dibagunan rumah kayu yang Azazil bagun.
Semuanya pun sudah berkumpul, Aku pun langsung memulai rapatnya.
"Dengarkan semuanya, Aku baru saja mendapatkan kabar dari Valac dan pangeran Leon, pasukan sekutu sudah mulai bergerak, menurut kakaku mereka akan menyerang dalam tiga hari lagi,"
Aku langsung bertanya pada Kakak, "Onii-chan, apa saja informasin yang Kakak dengar?"
"Dari informasi yang Aku dengar, mereka akan mengepung Kerajaan Iblis dari semua sisi, jumlah mereka 404 ribu pasukan." jelas Pangeran Leon.
"Begitu ya? Azazil! berapa jumlah pasukan yang kita punya?"
Azil langsung bediri, "Kita mempunyai sekitar 80 ribu pasukan Goblin, 60 ribu pasukan Orc, 30 ribu pasukan Orge, 40 ribu pasukan Lizard dan 20 Kasatria Iblis dan Vampire."
"Begitu ya? kalau begitu Onii-chan! berapa pasukan yang kakak bawa?"
Pangeran Leon langsung menjawan dengan tegas.
"Aku membawa 40 ribu pasukan Elit, 30 ribu pasukan biasa, 20 ribu pemanah, 20 ribu penyihir, 5 kastria Elit dan satu Magus."
Aku langsung mengaguk-ngakukan kepalaku.
"Kalu begitu kita cuma mempunyai 345 ribu pasukan ya, Baiklah, Aku akan memberikan tugas untuk kalian semua, Azazil, Gamon dan Cain kalian bawalah 115 ribu pasukan untuk melindungi sisi barat, Cleve dan Valac kalian juga bawa 115 ribu pasukan untuk sisi timur, Beatric, Rose dan Pangeran Leon kalian bertiga juga bawa 115 ribu pasukan untuk sisi Utara, Untuk sisi selatan serahakan saja padaku, biar Aku sendiri yang akan menghadapi mereka!"
Mereka semua pun langsung menyanggupinya.
Rose langsung menasang wajah khawatir.
"Kenapa Anda tidak membawa pasukan saja Avrora sama, biarkan saya menemani Anda Avrora sama!"
"Tisa Rose! itu tidak perlu,"
Sudah kuduga Rose akan berbicara begitu, Aku langsung meyakinkan Rose, Aku memelototi Rose dengan mata merahku.
"Apa kau meragukan kekuatanku Rose!"
Rose langsung ketakutan dan gemetar.
"Ba~baiklah, saya mengerti Avrora sama!"
Aku berfikir, kalau aku tidak melakukan itu Rose pasti akan merengek terus untuk ikut bersamaku.
"Hihihi. . hihi. . apa kau sedang merencanakan sesuatu Avrora?"
"Ehh tumben sekali kau memanggil namaku, kebetulan sekali kau muncul petapa, Aku ingin menanyakan sesuatu?"
"Hihihi. . hihihi. . apa itu?"
"Apa kalau Aku membunuh 100 ribu Orang Aku bisa berevolusi lagi ketahap terahir?"
"Hihihi. .hihih. .itu benar! disetatusmu juga tertulis begitu kan? apa kau berencana untuk berevolusi ketahap ahir Avrora?"
"Tentu saja, Aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini, dalam tiga hari lagi tentara sekutu akan menyerang, Aku akan menghabisi mereka semua dan mengambil kesempatan ini untuk berevolusi ketahap Ahir!"
"Hihihi. .hihihi. .sudah Aku duga kau akan melakukan itu, baiklah ayo kita lakukan besok dan habisi mereka semuanya!"
"Lihat saja besok, Aku akan membantainya, karena telah berani menatangku, mereka akan tau siapa Aku sebenarnya?"
"Hihihi. .hhihi. .kadang kamu juga bisa bersikap sadis ya Avrora hihihihi. . hihihi. . baiklah aku akan tidur lagi!"
"Dasar pemalaz!"
Aku pun kembali berbicara pada Azazil.
"Azazil kau persiapakanlah semua pasukan, Aku serahkan semua padamu,"
__ADS_1
Azazi langsung membungkukan badanya.
"Baiklah serahkan semua pada saya Avrora sama!"
Aku kembali memerintah Gamon dan Valac.
"Gamon dan Valac kalian tetap awasi pergerakan musuh untuk sementara!"
Valac langsung beridiri, "Saya megerti Avrora sama!"
"Serahkan pada kami," tegas Gamon.
"Baiklah, apa ada yang ingin ditanyakan?"
Ayahku langsung berbicara, "Ano? Avrora chan, kenapa kamu tidak memberikan tugas untuk Ayah,"
"Ayah tidak perlu repot-repot kemedan tempur, biarlah kami saja yang mengurus ini, Ayah fokus saja dengan pertanian,"
Ayah pun tersenyum, "Kalau begitu baiklah Avrora chan!"
Aku langsung mengahiri rapatnya.
"Baiklah kalau tidak ada pertanyaan lagi Aku akan mengahiri rapat ini, mohon bantuanya semunya!"
Setelah selesai rapat Aku pun pergi bersama Kakak untuk melihat-lihat Kerajaan ini, Aku menjelaskan semuanya pada kakak tentang Kerajaan Iblis dan hidup para monster.
Setelah Aku menceritakanya semuanya, Kakak pun terkejut, Kakak juga melihatnya sendiri cara hidup para Monster dan Iblis, Akhirnya kakak pun sadar, kalau pandanganya selama ini tentang mereka adalah salah.
Aku juga menceritakan pada Kakak tentang rencanaku membagun kembali kerajaan Iblis, Aku pun menujukan pembagunan kota dan jalur kreta yang sedang digarap oleh para pekerja, Kakaku langsung terkejut dan bertanya Apa itu Kreta? Karena terdengar masih asing baginya, Aku pun langsung menjelaskanya pada kakak, dia terlihat Kagum setelah mendengar penjelasanku.
Tiba-tiba pangeran Cleve datang menemuiku.
"Master, Aku ingin berbicara berdua denganmu?"
Aku terkejut kenapa tiba-tiba Cleve ingin beberbicara berdua denganku.
"Baiklah, Ayo kita keruang pertemuan Cleve," Aku langsung menengok Kearah Kakak, "Onii-chan, Aku tinggal dulu sebentar ya?"
"Baiklah Avrora chan," Pangeran Leon terus memandangi Cleve.
"Kenapa Cleve bisa berubah begitu, padahal dulu dia sangat menjunjung tinggi harga dirinya?"
Pangeran Leon terlihat heran melihat perubahan sifat Cleve yang dulunya sangat sombong dan membenci Avrora, sekarang malah menjadi bawahanya.
Sesampainya diruang pertemuan Aku langsung duduk dan berbicara.
"Ada apa Cleve?"
Cleve langsung menjawab dengan sopan
"Maafkan saya Master telah mengganggu waktu Anda bersama Pangeran Leon. Master! Bolehkah saya meminta sesuatu darimu?"
Aku langsung memegang daguku, "Apa itu katakan saja?"
"Master! Aku butuh kekuatan, Aku ingin mengalahkan kakaku dalam perang nanti, dia pasti sedang mengincarku, Master! Aku mohon jadikanlah Aku Vampir sepertimu!"
Aku pun terkejut mendengar permintaan Cleve.
"Apa kamu serius Cleve?"
"Saya sangat serius Master!"
Aku langsung berfikir sembari memegang daguku.
"Menjadikan dia Vampir dan memberikan sedikit kekuatan, Aku tidak tau apa Aku bisa memberikan dia kekuatan, sebaiknya tanya petapa,"
"Hoe, Petapa Bagunlah dasar pemalaz,"
"Hihi. .hihi. .Ada apa lagi?"
"Nee, Apa kau tau cara membagikan kekuatan, Aku ingin memberikanya pada salah satu bawahanku?"
"Hihi. .hihi. .ada satu cara untuk membagikan kekuatan, kau harus mengigitnya di lehernya, setelah dia menjadi Blood servant Vampir kalian harus melakukan kontrak darah, biarkan dia mengigit lehermu dan meminum daramu, setelah itu kalian harus berciuman dan kontrak selesai, kau akan menjadikan dia pengikut setiamu, kau juga bisa memberikan dia senjata terkuat, kalian berdua akan saling terhubung,"
"Ehhhh, kenapa harus dileher dan berciuman malu tau!"
"Hihi. .hihi. .itu syarat mutlak yang harus dilakukan, baiklah sudah Aku beritau, Aku akan tidur lagi hihi. .hihi. .jaa!"
"Dasar pemalaz!"
Aku langsung melihat Cleve.
"Apa beneran Aku harus mengigit lehernya dan berciuman denganya dia juga nanti akan mengigitku kenapa aku jadi gugup begini,"
Cleve langsung bertanya melihat Avrora yang melamun tersipu malu.
"Ada apa Master? Kenapa anda melamun?"
Aku langsung menjawabnya dengan gugup.
"Ahaha,ahaha, tidak apa-apa kok. Baiklah Ada satu cara untuk memberimu kekuatan, apa kau bisa berjanji untuk setia kepadaku? setelah Aku memberimu kekuatan kita akan terhubung?"
Cleve langsung membungkukan badanya.
"Aku berjanji padamu master! Aku akan selalu setia pada Anda!"
Aku langsung berbicara dengan malu.
"Baiklah, ini akan sangat memalukan, cepat perlihatkan lehermu Aku akan mengigitmu,"
"Ba~baiklah master!" Cleve juga terlihat malu dan langsung memperlihatkan lehernya.
Aku langsung mengeluarkan taringku.
"Tahanlah Cleve!"
__ADS_1
"Haaa," Aku langsung meminum darahnya.
"Akhhhh," Cleve kesakitan.
"Apa ini! kenapa rasanya begitu segar, Aku sudah lama tidak minum darah, Ahh Aku tidak bisa berhenti ini sangat enak, ehhh kalau kebanyakan nanti dia mati,"
Aku langsung mengelap mulutku yang berlumuran darah, dan bertanya.
"Bagaimana apa kau merasakan sesuatu Cleve?"
"Aku merasakan kekuatan mengalir ditubuhku Master!"
"Itu karena sekarng kau telah menjadi manusia setengah Vampir, kau juga memiliki Skill Regenerasi, Kecepatan dan durabilitymu juga bertambah,"
Cleve tampak senang sekali, "Benarkah begitu Master?"
"Benar! sekarang tinggal tahap kedua, kita akan melakukan kontrak darah, ini akan sangat memalukan,"
Aku langsung menyingkab rambutku dan memperlihatkan leherku dengan malu.
"Cleve cepat gigit Aku dan hisaplah darahku?"
Wajah Cleve langsung memerah.
"Apa yang anda lakukan Master? Kenapa Saya harus mengigit Anda?"
"Ini adalah syarat mutlak kontrak darah, cepat gigit saja bodoh ini memalukan tau!"
Cleve langsung mendekat dengan gugup, wajahnya memerah.
Cleve memandangi leher Avrora yang mulus dan wangi.
"Leher Master begitu mulus dan harum, dan dia juga sangat imut, maafkan Aku master,"
Cleve Langsung mengeluarkan taringnya.
"Haaa," dan langsung mengigit leher Avrora.
"Kyaaaaa," Aku jadi merintih gely.
"Sialan kenapa Aku mengeluarjan suara aneh, ini memalukan,"
Cleve melepaskan gigitanya, dan berkata dengan malu.
"Terimakasih master apa Anda baik-baik saja?"
Aku menjawab dengan gugup, "Ahaha, Aku baik-baik saja kok!"
Wajah kami berdua pun memerah.
"Sialan ini memalukan dan sekarang Aku harus menciumnya,"
"Cleve sekarang pejamkan matamu, apapun yang terjadi jangan membuka matamu! Kalau kau membuka matamu akan kubunuh kau mengerti!" Aku memelototi Cleve dengan mata merahku.
Cleve pun ketakutan, "Ba~baiklah Master!" Cleve langsung memejamkan matanya.
"Ehhh, apa beneran Aku harus menciumnya, Ahhh tau ahh,"
"Ehmphh," Aku langsung menciumnya.
Cleve langsung terkejut setelah Avrora menciumnya.
"Apa ini, Apa Avrora menciumku, kenapa Avrora melakukan ini, tapi bibir Avrora begitu lembut, ini sangat nikmat, Aku jadi ingin menghisap lidahnya,"
Cleve langsung menghisap lidah Avrora.
Aku terkejut Cleve tiba-tiba menghisap lidahku.
"Ehhhh Apa ini, kenapa dia menghisap lidahku, rasanya begitu hangat, ini berbahaya, Aku harus segera melepasnya,"
Aku langsung melepasnya dan menutupi mulutku dengan tanganku.
"Ini memalukan,"
"Sudah buka matamu Cleve!"
Cleve langsung berbicara dengan gugup.
"Kenapa anda menciumku master? maaf master saya tadi tidak bisa mengendalikan diriku, bibir Anda begitu lembut,"
Aku langsung menjawabnya dengan malu.
"Jangan salah paham bodoh! Itu tadi syarat terahir untuk melakukan kontrak darah, itu memalukan tau!"
Cleve terlihat sangat senang.
"Terimakasih banyak master! Anda sudah repot-repot melakukan ini demiku, Aku tidak akan mengecewakanmu, Aku akan mempertaruhkan nyawaku untukmu Master!"
"Bagus lah, Aku akan memberimu senjata, Keluarlah Cleaver of Shamash,"
Portal dimensi ruang dan waktu terbuka, Aku mengambil pedang yang berwarna merah, bercampur hitam dan kuning, Aku langsung memberikanya pada Cleve.
"Ambilah! Aku berikan ini untukmu, sekarang kamu bisa memagil Cleaver of Shamash,"
Cleve sangat terkejut dia sangat senang.
"Master! terimakasih banyak, Aku tidak tau harus membalas apa untukmu Master?"
"Tidak perlu, tunjukanlah saja kesetiaanmu padaku!"
"Aku mengerti Master!" Cleve pun tersenyum.
Akhirnya Cleve jadi memiliki dua pedang, dan setelah mendapatkan pedang Cleaver of Shamash dariku, dia pun memiliki Skil baru, Dual Sword dan Infinity Sword.
Bersambung. .
__ADS_1