Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN

Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN
Volume 2 Chapter 3 - Side Story


__ADS_3

Setelah kepergian Avrora ke Kerajaan Valdead, Alden, Zen, Leon dan Liza, mereka semua sangat sedih dan merasa kehilangan, mereka pun tidak percaya kalau Avrora akan memihak para Iblis.


Kelima kerajaan mengadakan rapat untuk persipan penyerang kerajaan Iblis, tapi raja Aldric waktu itu tidak hadir, karena dia tidak ingin memerangi putrinya sendiri.


Sebelumnya Raja Aldric juga menolak untuk menangkap Avrora, hubungan Kerajaan Neverland dengan kerajaan lainya pun mulai retak, apa lagi setelah mendengar kalau kerajaan Neverland sekarang mulai bersekutu dengan kerajaan iblis, keempat kerajaan itu langsung memutus hubungan kerjasama dengan Kerajaan Neverland.


Hari ini keempat kerajaan mengadakan rapat kembali, untuk membahas persiapan untuk menyerang Kerajaan Iblis, para Pahlawan Elit pun turut hadir dalam rapat tersebut.


Mereka adalah Pangeran Chaiden Pria bertubuh tinggi, Dengan rambut yang agak panjang berwarna Biru tua, dia merupakan kakak Pangeran Alden, Pangeran Kaya, Pria bertubuh tinggi berambut hitam pendek, dia Kakak dari Putri Liza, Pangeran Grissham, Pria bertubuh tinggi berambut putih agak panjang, Kakak dari Pangeran Zen dan Brave Pria bertubuh tinggi besar berambut merah pendek dia juga merupakan kakak dari pangeran Cleve.


Brave sangat berambisi ingin membunuh Cleve yang sudah menghinati kerajaanya.


Mereka semua sedang membuat rencana,untuk mengepung Kerajaan Iblis dari semua sisi, mereka akan mengrimkan seluruh pasukan Elit untuk menyerang, penyerangan pun akan dilakukan 4 hari lagi.


Setelah mendengar Kerajaan Neverland berpihak pada Kerajaan iblis, pangeran Leon pun langsung dikeluarkan dari Akademi, Alden, Zen, dan Liza sangat terkejut setelah mendengar berita ini, pangeran Leon langsung segera pulang untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Sesampainya di Kerajaan Neverland pangeran Leon langsung menemui Ayahnya.


"Ayah! katakan Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Ayah berkeja sama dengan kerajaan Iblis, bukanya kita harus bisa membawa pulang kembali Avrora?"


Raja Aldric menjawab dengan tegas.


"Dengarkan penjelasan Ayah dulu putraku, dua hari yang lalu Putriku pulang, Avrora dia sudah menjadi Raja di Kerajaan Valdead!"


Mendengar penjelasan Ayahnya pangeran Leon langsung terkejut.


"Apa? Apa Yang ayah katakan, Avrora telah menjadi Raja? berarti kemarin Avrora pulang kesini, kenapa Ayah tidak memberitahuku, Aku sangat ingin bertemu denganya, Aku ingin membujuk Avrora pulang, kenapa malah ayah membiarkan dia pergi lagi?"


Raja Aldric meninggikan Suaranya, "Itu percuma! Avrora tidak akan kembali, lagi pula Aku sudah mempercayainya sekarang?"


"Apa maksudmu Ayah?"


"Putraku dengarkan Ayah," Raja Aldric langsung berkata serius.


"Kemarin adikmu berkata, kalau penduduk Kerajaan Iblis itu sama seperti manusia, mereka juga tidak jahat seperti yang kita pikirkan selama ini, jadi ayah pikir buat apa kita memusuhi mereka, mungkin Adikmu telah melihat sebuah kebenaran tentang Iblis dan monster disana, jadi ayah ingin mempercayai apa yang dipikirkan Avrora, dan sebaliknya Ayah malah sanggat takut dengan sekutu, pertama kita telah membuat kesalahan saat Kerajaan kita tidak menyetujui penagkapan Avrora, kedua! Aku sudah tidak pernah hadir lagi dalam rapat, karena mereka ingin berperang dengan kerajaan Valdead, Aku tidak ingin memerangi putriku sendiri, Aku pikir dengan adanya Avrora dipihak kita, kita bisa melawan para sekutu kalau suatu saat mereka menyerang kita, karena itulah Ayah menjalin hubungan kerjasama dengan Kerajaan Iblis, Kamu tidak perlu khawatir putraku, Adikmu sekrang sudah menjadi peminpin para iblis, mereka semua dalam kendali Avrora!"

__ADS_1


Pangeran Leon terlihat berfikir sembari memegang dagunya.


"Apa yang dikatakan Ayahku memang ada benarnya, Aku sudah mengenal Avrora, dia melakukan ini pasti ada Alasanya, dasar Adik bodoh! Kali ini apa yang ingin kamu lakukan, sebaiknya aku harus pergi ke kerajaan Valded untuk menemuinya,"


Pangeran Leon pun tersenyum.


"Baiklah Ayah, setelah mendengar penjelasan Ayah, Aku juga Akan mempercayainya,"


Pangeran Leon langsung meninggikan suaranya.


"Ayah, Aku ingin pergi ke Kerajaan Iblis, Aku ingin menemui Avrora!"


Raja Aldric pun tersenyum.


"Baiklah, akan Aku izinkan kamu untuk pergi kesana!"


Di sisi lain, Setelah rapat keempat Kerajaan selesai, semua kerjaan pun menyuruh para pangeran yang ada di Akademi untuk pulang mereka akan dipersiapkan untuk ikut berperang.


Pangeran Alden, Zen dan Putri Liza mereka semua terkejut setelah mendengar ini dari Ayah mereka masing-masing.


Keesokan Harinya keempat kerajan berangkat untuk berkumpul di padang rumput di wilayah Selatan kerajaan Underland.


Pangeran Chaiden langsung berangkat dengan membawa 20 ribu pasukan Elit, 30 ribu pasukan biasa, 10 ribu pemanah, 20 ribu penyihir dengan didampingi 5 kasatria dan satu Magus, Pangeran Alden juga ikut bersamanya.


Pangeran Kaya membawa 30 ribu pasukan Elit, 40 ribu pasukan biasa,20 ribu pemanah, 20 ribu pasukan penyihir, dan didampingi 5 Kasatria Elit dan Satu Magus, tak ketinggalan Liza juga ikut bersamanya.


Pangeran Grissham membawa 20 ribu pasukan Elit, 50 ribu pasukan biasa, 10 ribu pemanah, 10 ribu penyihir, 5 Kasatria Elit, satu Magus dan pangeran Zen.


Pangeran Brave membawa 30 ribu pasukan Elit, 30 ribu pasukan Biasa, 20 ribu pemanah, 20 ribu penyeihir dan 6 kasatria Elit.


Mereka semua akhirnya berkumpul dan membuat tenda di padang rumput untuk persiapan dan membuat setrategi, jumlah pasukan mereka setelah bergabung menjadi 404 ribu paskan sekutu.


Mendengar ke empat kerajaan yang sudah mulai bergerak Raja Aldric langsung memerintah pangeran Leon untuk membawa Pasukanya untuk pergi ke Kerajaan Valded, untuk membantu Avrora, kebetulan hari ini pangeran Leon berencana untuk pergi ke Kerajaan Valdead menemui Avrora.


Kerajaan Neverland mengirimkan pasukanya ke Kerajaan Iblis dengan 40 ribu pasukan Elit, 30 ribu pasukan biasa, 20 ribu pemanah, 20 ribu penyihir 5 kastria Elit dan satu Magus,mereka semua langgsung berangkat menuju kerajaan Iblis yang di pimpin oleh Pangeran Leon.

__ADS_1


Di padang rumput Alden, Zen dan Liza mereka terlihat saling mengobrol.


Pangeran Aden bertanya.


"Apa kalian sudah menyipakan mental untuk berperang, lawan kita adalah Avrora loh teman kita sendiri?"


Putri Liza tiba-tiba menangis.


"Aku tidak sanggup Alden, kenapa Aku harus berperang dengan Avrora?"


"Aku juga berfikir begitu, tapi mau tidak mau kita harus berperang?" tegas Zen. "Terus bagaimana denganmu Alden?"


Pangeran Alden menjawabnya.


"Apa yang kau katakan memang benar Zen, mau tidak mau kita memang harus ikut berperang, Tapi Aku percaya, Kalau Avrora tidak akan mudah untuk dikalahkan begitu saja, dia itu sangat kuat, Aku ingin menyadarkanya dan membuat dia kembali,"


"Kalau begitu ayo kita semua berkerja sama untuk membuat Avrora kembali," tegas Liza.


Di sisi lain Pangeran Leon dan Pasukanya mulai bergerak mendekati perbatasan kerajaan Valdead, mereka langsung dihadang Oleh jendral Iblis Gamon.


Jendral Iblis Gamon menampkan diri dihadapan pangeran Leon, semua pasukan pun berhenti.


"Siapa kalian? Apa kalian ingin menyerang kerajaan Iblis, Aku Akan memusnahkan kalian semua,"


Pangeran Leon pun panik.


"Tunggu dulu, Aku adalah pangeran Leon dari kerajaan Neverland, kerajaaan kita sudah bekerja sama, Aku adalah Kakak Avrora, tiga hari lagi pasukan sekutu Akan menyerang kesini, jadin Ayahku mengrimkan pasukanya kesini untuk membantu, waktunya tinggal tiga hari lagi, kita harus cepat mempersiapkan pasukan,tolong cepat pertemukan Aku dengan Avrora?"


Jendral Iblis Gamon pun terkejut.


"Baiklah, kalau begitu, Aku Akan mengantarkanmu pada Tuanku,"


Setelah itu Jendral Iblis Gamon pun mengatarkan Pangeran Leon menemui Avrora.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2