Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN

Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN
Volume 3 Chapter 1


__ADS_3

...Kehancuran Kerajaan Iblis Timur...


...----------------------------------------------------------------------------...


Setelah Aku melihat semua teknologi modern dan tentara Jepang ada di Dunia ini, Aku hanya bisa menebak kalau ini pasti ada hubunganya dengan penelitian yang mereka lakukan terhadap lubang hitam itu, Aku jadi mempunyai kesimpulan kalau lubang itu terhubung dengan Bumi.


Aku jadi sedikit khawatir, Aku takut mereka akan mulai menjajah Dunia ini dan memulai peperangan.


Aku menghela nafas.


"Haaaaa! Merepotkan!"


Hari ini Aku mengadakan pertemuan, Aku juga mengundang para Raja untuk membicarakan masalah ini.


Dan hari ini mereka semua sudah datang.


Aku pun menceritakan pada mereka tentang penemuanku, tapi! kalau Aku jelaskan mereka juga tidak akan paham, Aku hanya bilang kalau wilayah timur terdapat kekaisaran yang maju dan mempunyai senjata perang yang berbahaya.


Mereka semua nampak terkejut.


Aku meminta semuanya untuk meningkatkan kewaspadaan.


Aku juga akan memasang penghalang di semua kerajaan untuk berjaga-jaga, mereka bisa menyerang kapan saja lewat udara.


Setelah rapat selesai Alden, Zen dan Liza menemuiku di Ruanganku.


"Avrora apa maksud pembicaraanmu tadi saat rapat?"


Alden bertanya padaku, Zen dan Liza juga terlihat ingin mendengar penjelasanku secara detail.


Aku memasang wajah serius.


"Sebenarnya Aku melihat Orang Jepang datang kesini, mereka membawa banyak pasukan dan teknologi modern kesini!"


Mereka terkejut setelah mendengar penjelasanku.


"Apa katamu Avrora? Ini tidak mungkin! Kenapa bisa?" tanya Alden dengan wajah yang serius.


Zen memegang dagunya, "Ini sungguh tidak bisa dipercaya!"


"Tapi bagaimana mereka bisa kesini?" tanya Liza.


Aku segera menjelaskan pada mereka.


"Aku belum tau kenapa mereka bisa datang kesini, tapi! Aku mempunyai firasat kalau mereka datang kesini itu ada hubunganya dengan penelitian Lubang yang mereka lakukan di Jepang, karena sampai detik ini Lubang itu belum menutup!"


Mereka terlihat heran.


"Tunggu dulu Avrora! Kenapa kau bisa tau mereka melakukan penelitian di sana?" tanya Alden.


"Ehhh," Aku lupa Aku tidak pernah cerita pada mereka kalau Aku pernah pergi ke Jepang.


"E~eto, sebenarnya Aku pernah pergi ke Jepang dengan sihir Ruang dan waktuku!"


Mereka langsung terkejut setelah mendengar penjelasanku.


"Ehhhhhhhh! Apa-apaan itu Avrora, kenapa kau memiliki kekuatan seperti itu, Apa kau jugs bisa membawa ku kesana?" tanya Alden.


"Avrora Aku juga ingin kesana?" pekik Zen.


Liza tiba-tiba memasang wajah yang menakutkan.


"Avrora chan, kenapa kau tidak mengajaku?"


Keringat dinginku langsung keluar.


"Ahahaha, ahahaha," Aku menempelkan kedua tanganku, "Maaf! Aku tidak bisa membawa kalian kesana! Untuk kesana tidak sesederhana yang kalian pikirkan, Aku harus melawan hukum Alam dunia ini dan untuk pergi kesana membutuhkan semua Energi sihirku, Aku juga membutuhkan satu bulan untuk bisa kembali sanpai sihirku tetisi kembali!"


"Hemph," Liza mengembungkan pupinya.


Zen menundukan kepalanya, "Jadi begitu ya?"


"Terus Apa yang kau lakukan disana Avrora?" tanya Alden.

__ADS_1


"Aku disana cuma membaca buku saja, bekerja di sebuah Caffe dan melihat Festival musim panas dengan Adiku!"


Liza memotong pembicaraan.


"Curang sekali, Jadi kau bertemu dengan Adikmu? waktu itu Ibumu memang sedang hamil, kau beruntung sekali bisa menemui mereka, bagaimana dengan keluargaku apa kau melihatnya? Apa mereka baik-baik saja?"


Aku tersenyum.


"Tenang saja, Aku melihat mereka baik-baik saja, walau sudah banyak yang berubah!"


Liza terlihat lega.


"Syukurlah Aku jadi merasa tenang,"


"Kembali ke topik! Terus apa yang akan kau lakukan Avrora," tanya Alden.


Aku memegang daguku.


"Untuk sekarang, Aku akan terus mengawasi mereka, kalian semua juga harus tetap waspada, kita belum tau tujuan mereka datang kesini!"


Scene pun berganti.


Jendral Shin sedang merencanakan untuk menyerang Kerajaan Iblis di wilayah timur, Shin juga ingin menguasai Kerajaan Iblis itu.


Keseesokan harinya Shin mengirimkan 50 ribu pasukan untuk menyerang Kerajaan Iblis Timur, mereka juga mengirimkan Tank dan Pesawat tempur, Para pasukan Starator juga dikirimkan dalam perang kali ini, karena lawan kali ini adalah Raja Iblis Cimeries.


Pasukan Starator segera berangkat menuju Kerajaan Iblis Timur dan di pimpin oleh Charlote.


Mereka segera terbang ketimur, dalam perjalananya Charlote berbicara pada semuanya.


"Ini adalah pertempuran pertama kita dan kita harus melawan Iblis, jadi kita harus menang!"


Yui terlihat gugup dalam pertempuran pertamanya, Yuki mencoba untuk menenangkanya.


"Yui chan Apa kau gugup, karena ini adalah pertempuran pertama kita?"


"Ano Yuki chan benar! Aku sangat gugup!"


Yuki tersenyum


Ren menyeringai.


"Kalau kau takut lebih baik jangan ikut bertempur Yui, kau Akan menjadi beban!"


Yui menundukan kepalanya.


Yuki terlihat sangat marah.


"Ren!!"


Yui mencoba menahanku.


"Tidak apa-apa Yuki chan, Aku pasti akan berjuang!"


Tidak butuh waktu lama Akhirnya mereka sampai di gerbang kerajaan Iblis timur yaitu Kerajaan Aldead.


Para penjaga langsung menyerang, tapi dengan mudah pasukan Starator menembak mereka.


"Yosh bagus! Ayo kota masuk kedalam, yang lainya Akan segera sampai, kita harus masuk dulu!" seru Charlote.


Mucul wanita berbut, putih dan pria berambut putih, mereka adalah bawahan Chimeries yaitu Zimon dan Onimaru.


Mereka langsung melawan pasukan Starator,


Zimon mengeluarlan sihir Apinya ke arah pasukan Statator.


"Wushhhhh!"


Yuki segera mengekuarkan Shild untuk melindungi semuanya.


Zimon nampak kesal.


"Cih,"

__ADS_1


Kanon langsung menembak Zimon dan Onimaru.


Mereka segera menghindar.


"Sebenarnya senjata macam apa itu, aku baru melihatnya yang seperti itu, ini merepotkan," tegas Onimaru.


Tiba-tiba pasukan Tank dan pesawat tempur tiba mereka langsung menembak dan menjatuhkan Bom.


Zimon dan Onimaru pun terkejut.


"Benda apa itu!" seru Zimon.


Onimaru melirik kearah Zimon.


"Lebih baik, kita mundur dulu dan melapor pada Chimeries sama!"


Mereka berdua Akhirnya mundur.


Para pasukan Tank dan pesawat tempur terus menembak dan menjatuhkan Bom, para rakyat Iblis pun banyak yang menjadi korbanya.


Setelah mendapat laporan dari Zimon dan Onimaru, Raja Iblis Chimeris sangat terkejut.


"Apa katamu, Ada yang menyerang dengan senjata Aneh!"


Chimeris dan para bawahanya segera terbang keluar untuk melihat teryata kerajaan sudah menjadi lautan Api Dan sudah banyak penduduknya yang menjadi korban.


Raja Iblis Chimeries langsung berkeringat.


"Apa-apaan ini, kenapa secepat ini mereka bisa menghancurkan semuanya!"


Raja Iblis Chimeries menjadi sangat murka dan menembakan Energinya ke pesawat tempur dan Tank yang berada didekatnya.


Pesawat tempur dan Tank langsung meledak.


Tapi para pasukan terus berdatangan dan pasukan Starator pun sudah sanpai ke Castil Iblis.


Yuki langsung menembakan Laser Energi besar kearah Castil.


"Bammmmm!!!"


Castil iblis Alded hancur seketika.


Raja Iblis Chimeries pun sangat marah.


"Sialan!!!!" Chimeries langsung menyetang Yuki dan langsung ditahan Eiji dan Ren.


Para bawahanya juga ikut menyerang,


Mereka semua Akhirnya bertempur satu sama lain, tapi pasukan Starator lebih diuntungkan, dengan banyaknya pasukan Tank dan Pesawat tempur para Iblis menjadi sangat kerepotan dan ditambah harus melawan pasukan Starator.


Akhirnya Raja Iblis Chimeries memutuskan untuk mundur.


Raja Iblis Chimeries pun mundur berseta para bawahanya yang masih hidup.


Mereka hanya bisa melihat dari jauh kehancuran kerajaanya.


"Chimeries sama! Apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya Zimon.


Raja Iblis Chimeries mengepalkan tanganya.


"Aku benar-benar tidak tau, kalau mereka mempunyai senjata semacam itu, ini diluar dugaanku, tidak ada cara lain, kita harus meminta bantuan Raja Iblis yang lain, Lebih baik kita pergi ke selatan untuk meminta bantuan pada Raja Iblis Avrora, semoga dia mau membantu kita!"


Onimaru sedikit khawatir.


"Tapi Chimeries sama, bagaimaba kalau mereka menolak dan membunuh kita, bukanya Avrora sudah membunuh Ryuka?"


Chimeries mencoba untuk meyakinkan bawahanya.


"Tenang saja, selama ini kita tidak menggangu mereka, kematian Ryuka disebabkan karena kesalahanya sendiri yang memulai perselisihan dengan Avrora! selama kita tidak memulai perselisihan, Aku yakin Avrora akan mau membantu kita!"


"Baiklah Chimeries sama!" tegas Onimaru.


Akhirnya mereka semua berangkat keselatan untuk menemui Avrora.

__ADS_1


...Next Volume 3 Chapter 2...


__ADS_2