ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.43


__ADS_3

Hari ini seorang wanita nampak datang mengunjungi Javier, wanita itu terlihat begitu dekat dengan Javier hingga membuat Sahara merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya.


"Sahara." panggil Javier.


"Ada apa, memangnya kenapa?!" seru Sahara dengan suara yang keras.


"Kenapa kau malah marah?" tanya Javier.


"Dasar kau itu tukang rusuh!" seru Sahara yang tiba-tiba marah.


"Kenapa kamu malah terus marah, apakah ada sesuatu yang sudah aku lakukan?" tanya Javier lagi.


Sebenarnya hari ini Sahara terlihat sangat kesal saat melihat seorang wanita cantik yang sedang mengunjungi Javier. bahkan pria itu berkata dengan begitu lembut kepada wanita yang sudah menemui dirinya.


"Dasar pria ini, ternyata sikapnya masih sama saja seperti saat bersamaku dulu." ucap Sahara.


Waktu Sahara masih menjadi isteri Javier, pria itu selalu bersikap begitu baik kepada wanita lain sangat berbeda kepada sahabat yang notabenenya dulu dia adalah istrinya.


"Bahkan terang-terangan dihadapanku dia membawa seorang wanita walaupun dirinya sedang cacat, sekarang lihatlah dia tersenyum begitu bahagia saat ada seorang wanita mengunjunginya. sedangkan aku, aku harus mengurusnya di rumah yang besar ini, seolah-olah aku ini pembantu." gerutu Sahara yang kemudian terlihat begitu kesal.


"Kelihatannya nona Sahara sangat kesal, Tuan." ucap Jeremy yang sudah berada di rumah Javier.


"Benarkah?" tanya Javier.


"Iya, Tuan. kelihatannya nona Sahara sangat marah." jawab Jeremy.


"Huffff...,aku senang kalau dia merasa cemburu." ucap Javier.


"Tapi, Tuan.. apakah hal ini tidak akan membuat nyonya bertambah membenci anda?" tanya Jeremy.


"Apa maksudmu?" tanya Javier.


"Apa nyonya tidak berfikir kalau anda mempermainkan dirinya dan menganggap tuan menjadikan wanita itu cuma sebagai seorang pembantu?" tanya Jeremy.


"Apa yang kau katakan ada benarnya juga, Jeremy. nanti malah dia berpikiran kalau aku hanya mempermainkan nya saja dan memanfaatkan kebaikannya karena dia benar-benar sayang kepada Putraku." ucap Javier yang terlihat pria itu sedikit ketakutan.


Di tempat lain Sahara benar-benar merasa kesal di kamarnya. sesaat kemudian wanita itu berpindah ke kamar Ronald yang sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya itu.

__ADS_1


"Salah Sayang, tidak seperti itu.. seharusnya 15 + 5 jadinya.., ditunjukin 10 jari tambah 5 tambah 5 jari lalu dihitung ada berapa." ucap Sahara yang begitu lembut kepada Ronald.


Tidak pernah sekalipun terlintas di pikiran Sahara Untuk memanfaatkan Ronald gunung kepentingannya semata. wanita itu begitu tulus kepada Ronald.


"Oh ya Ronald, Besok Mama harus pergi dan kembali ke rumah Mama ya, karena Mama banyak urusan di sana." ucap Sahara yang berusaha untuk memberitahukan keadaannya kepada ada bocah kesayangannya itu.


"Tapi...." ucap Ronald.


"Nanti, tiap siang Mama bakal jemput Ronald pulang sekolah." jawab Sahara yang mencoba untuk memberikan penjelasan kepada bocah kecil tersebut.


"Tapi, Ronald mau tiap pagi Ronald jemput Mama, lalu Mama yang antar Ronald sekolah dan memberi Ronald bekal makanan." pinta Ronald.


"Ok, Ronald harus bilang sendiri sama Papa. kalau boleh berarti besok pagi mama bikinin bekal makanan buat sekolah." jawab Sahara yang memberikan Dua jempol kepada Ronald.


"Siap Mama!!" seru Ronald.


Akhirnya hari itu Sahara memutuskan untuk kembali ke rumahnya, entah karena merasa kesal, cemburu atau bagaimana. yang jelas Sahara memutuskan untuk kembali ke rumah tersebut.


Javier benar-benar tidak bisa membuat Sahara tetap berada di rumahnya, Sahara bersikukuh ingin segera kembali ke rumah mungilnya bersama sahabatnya. ternyata benar apa yang dikatakan oleh Jeremy, Sahara benar-benar merasa kesal dengan semua kelakuan dari Javier. tidak pernah sekalipun dia menghargai Sahara walaupun cuma sedikit.


SATU BULAN KEMUDIAN


Sudah beberapa minggu ini Sahara dan Icha mencari kebenaran mengenai Louis, sedikit titik terang mengenai pria itu sudah didapatkan Sahara dan Icha. Sahara sudah memutuskan untuk menjauhi Louis yang ternyata adalah seorang pembohong.


"Sahara." panggil Louis yang sudah berada di kantor Javier.


Javier yang sedari tadi memeriksa berkas berkas yang ada di mejanya nampak pria itu langsung mendongakkan kepalanya saat mendengar seseorang memanggil Sahara.


Betapa terkejutnya Javier ketika dirinya melihat Louis berada di perusahaannya.


"Louis, Apa yang kau lakukan disini?" tanya Javier kepada Louis. pria itu tersenyum sembari mendatangi Sahara.


"Sudah lama aku tidak bertemu dengan mu, Sahara, bagaimana kabarmu?" tanya Louis yang tidak menghiraukan pertanyaan Javier.


"Keadaanku? Tentu saja aku baik-baik saja." jawab Sahara.


"Bagaimana, Apakah kamu betah bekerja dengan pos barumu?" tanya Louis yang mengharapkan kalau dia akan mendapatkan pelukan dari Sahara.

__ADS_1


"Tentu saja aku baik-baik saja, aku sudah merasa cocok bekerja dengan tuan Javier. Tentu saja aku betah sekali di tempat ini, karena Bos baruku berbuat baik padaku dan dia tidak mempunyai fikiran untuk menjual ku demi kontrak kerjasama." jawab Sahara yang benar-benar membuat Louis nampak menatap wanita itu.


"Sahara, Maafkan aku. aku benar-benar terpaksa." ucap Louis yang berusaha untuk mengambil hati Sahara kembali.


"Sudahlah Louis, tinggalkan kantorku karena kami masih mempunyai pekerjaan yang banyak!" seru Javier. Javier benar-benar sangat takut kalau Sahara akan goyah bahkan akan meminta kembali ke perusahaan Louis.


"Oya, Apa yang kau lakukan disini? Mengapa kau berada ditempat ini?" tanya Sahara kembali.


"Aku benar-benar minta maaf padamu, aku tidak bermaksud melakukan hal itu kepadamu." ucap Louis yang mencoba untuk menggoda Sahara kembali, sedangkan Javier terlihat pria itu merasa takut kalau Sahara akan kembali atau menyukai Louis.


Terlihat Sahara langsung menyeret kursi kerjanya dan menaruh kursi itu di samping Javier,


"Kau lihat sendiri kan kalau kami sedang sibuk. jadi segeralah kau pergi dari perusahaan ini." pinta Sahara yang kemudian mengambil salah satu berkas yang ada di meja Javier.


"Aku jauh-jauh datang kembali ke sini karena aku merasa bersalah kepadamu, Sahara." ucap Louis.


"Untuk apa kau merasa bersalah, kita tidak ada hubungan apa-apa. bahkan kau hanyalah bos yang sudah menjual ku." jawab Sahara dengan nada suara yang begitu keras.


Kedok Louis sudah terbongkar, Sahara dan Icha sudah mengetahui siapa sebenarnya pria itu. Hal itu membuat Sahara yakin kalau Louis adalah pria yang sudah mempermainkannya, tak akan ada celah untuk Louis kembali membuat Sahara terluka. karena itu dia harus memantapkan hatinya untuk membuat Louis pergi jauh dari kehidupannya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2