ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.65


__ADS_3

Setelah tidak bisa berbicara dengan Javier, wanita yang baru datang itu harus menelan pil pahit.


"Kelihatannya para wanita ini benar-benar sangat menyukai jika mereka dekat denganmu, sayang?" tanya Sahara yang membuat Javier seketika terdiam.


"Aku tidak melakukan apapun, Sayang. aku tidak berusaha untuk mengganggu mereka, menggoda mereka atau apapun." jawab Javier.


"Tentu saja aku tidak akan percaya begitu saja denganmu, sayang. kamu tahu kan seperti apa aku, aku pernah disakiti dikhianati dan dibohongi. kalau aku terlalu percaya padamu bisa-bisa aku akan kamu bohongi terus." Sahara yang mulai memainkan kata-katanya hingga membuat Javier langsung kehilangan semua perkataannya.


Sekitar beberapa menit kemudian ponsel Sahara mulai berdering, wanita itu menatap ponselnya dan ternyata di sana Ronald yang sedang menelepon.


"Ada apa?" tanya Javier.


"Ronald sudah menelpon." jawab Sahara.


Sesaat kemudian akhirnya wanita itu menjawab panggilan telepon dari Ronald.


"Ya Sayang, ada apa?" Sahara yang sudah menjawab panggilan telepon dari Ronald.


"Mami bisa ke sini, ada sesuatu yang sangat penting." jawab Ronald.


"Memangnya kamu ini ada di mana, Sayang?" tanya Sahara.


"Aku ada di sekolah, Mami." jawab Ronald.


"Ada apa, apa yang terjadi? kenapa kamu bicaranya sedikit kebingungan seperti itu?" tanya Sahara.


"Pokoknya Mami kemari, Mami cepatlah ke sekolahku." Ronald yang terlihat begitu tidak tenang.


"Baiklah kalau begitu, Mami akan segera ke sana. Kamu tutup teleponnya biar mami langsung berangkat." jawab Sahara.


"Ada apa Sayang, kenapa Kelihatannya kamu sangat kebingungan?" tanya Javier kepada sang istri.


"Ada sesuatu yang terjadi dengan putramu, Sayang. aku akan pergi ke sekolah dahulu, jadi aku titipkan perusahaan ini padamu ya, Sayang. kalau ada sesuatu kamu telepon aku." ucap Sahara yang kemudian mencium pipi sang suami kemudian pergi meninggalkan perusahaan.


Javier nampak menunjukkan senyumnya seperti seorang gadis muda yang sedang jatuh cinta. sekitar 20 menit kemudian Sahara sudah sampai di sekolah tempat Ronald, nampak wanita itu menatap sekolah tempat putranya tersebut.


"Kalau urusan berkelahi Aku tidak akan bisa mengatasi mereka, kalau urusan berbicara aku pasti masih bisa. kalau urusan yang lain biar aku serahkan kepada pria itu." ucap Sahara yang kemudian keluar dari mobilnya.


"Nyonya." Panggil sopir.


"Iya ada apa Pak sopir?" tanya Sahara.

__ADS_1


"Nyonya, pastikan kalau ada sesuatu Nyonya telepon saya. Saya akan membantu Nyonya." ucap pak sopir yang membuat Sahara malah ingin tertawa.


"Siap Pak, pasti aku akan menelponmu jika terjadi sesuatu. Oh ya jika Bapak ingin makan sesuatu lebih baik ke kantin sekolah, mungkin ini sangat lama loh." Sahara yang kemudian masuk ke dalam sekolah.


Langkah kaki seorang wanita cantik memasuki tempat tersebut, salah satu guru yang ada di sekolah itu nampak menatap Sahara yang mencari kelas putranya.


"Nyonya, Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang guru pria.


"Ya Pak guru saya mencari kelas putra saya." jawab Sahara.


"Putra Anda kelas berapa?" tanya pak guru.


"Putra saya kelas 2, tadi dia menelpon saya dan meminta saya ke sekolahnya." jawab Sahara.


Sesaat kemudian nampak pria itu memikirkan salah satu muridnya yang sedang berada di kantor bersama seorang wanita.


"Anda ini siapa ya Nyonya?" tanya Pak guru.


"Saya adalah mami dari Ronaldo Javier Rodrigo." jawab Sahara yang membuat Pak guru itu sedikit kebingungan.


"Jika anda Maminya Ronald, lalu tadi ada seorang wanita yang mengaku sebagai Mama Ronald juga. dia bersikeras untuk membawa Ronald pergi karena itu Ronald berlari masuk ke salah satu kelas dan meminta tolong." jawab Pak guru.


"Wanita? Mama Ronald? pak guru ini bagaimana sih, saya ini Mami Ronald. saya Sahara Javier Rodrigo, saya istri dari Javier Rodrigo ayah dari Ronaldo Javier Rodrigo." jawab Sahara yang membuat pak guru sedikit kebingungan.


Langka kaki Sahara berjalan agak berlari untuk melihat Siapa wanita yang sudah mengaku menjadi Mama dari putranya.


"Di sini nyonya." pak guru yang memberitahukan kepada Sahara mengenai tempat yang sudah dia tunjukkan.


"Baiklah kalau begitu terima kasih ya, pak." ucap Sahara yang kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut.


Langkah kaki Sahara memasuki kantor kepala sekolah, tatapan matanya menatap seorang wanita yang berusaha untuk berbicara kepada rona Ronald.


"Ini mama sayang." ucap si wanita.


"Kamu bukan mamiku, mamiku itu Mami Sahara!" seru Ronald yang terus menghempaskan tangan Lauren.


"Sayang, dia itu bukan mamimu. aku ini mamimu." ucap Ronald.


Sahara yang melihat hal itu seketika Dia sedikit kesal.


"Ronald." Panggil Sahara.

__ADS_1


Ronald menatap wanita yang sudah memanggilnya, seketika dia langsung berlari dan memeluk Sahara.


"Mami, tolong Ronald mami." Ronald yang sudah memeluk Sahara dengan begitu erat.


"Ada apa Sayang?" tanya Sahara.


"Mami, wanita ini mengaku menjadi Mami Ronald." ucap Ronald yang tidak terima.


Memang waktu itu Javier pernah mengatakan kalau Sahara bukanlah ibu kandung Ronald tapi wanita itu akan menjadi Ibu yang paling luar biasa. ibu kandung Ronald sudah meninggalkan dirinya dia berusaha untuk membunuh Javier dan bocah tersebut, Javier sudah mengatakan mengenai kebenaran itu. Hal itu membuat Ronald begitu membenci Lauren wanita yang sudah membuangnya dan membuat Papanya hampir kehilangan nyawa.


"Ronald ini Mami, dia bukan mamimu!" seru Lauren yang bersikeras untuk mengambil bocah itu dari Sahara.


Tak ada kata yang diucapkan oleh Sahara, namun wanita itu menatap Lauren dengan tatapan mata yang begitu menjijikkan.


"Kenapa kamu selalu saja berusaha untuk mendekati Putraku, Apakah kamu tidak mempunyai pikiran atau kamu itu adalah pria yang sangat menjijikkan? kamu seorang ibu yang sudah membuang putramu namun sekarang kamu berusaha untuk mengambilnya kembali." Sahara yang kemudian mendorong tubuh Lauren agar tidak mendekati Ronald.


"Dia ini Putraku, dia bukan putramu!" seru Lauren.


"Aku memang tidak ikut melahirkan dia, tapi kamu harus tahu jika kamu berusaha untuk melakukan sesuatu kepada Ronald. maka aku akan memberikanmu pukulan atau aku akan memenjarakanmu, dia adalah Putraku secara hukum negara, dia Putraku dan Javier dia bukan putramu. lagi pula kau tidak tahu ya kalau tes DNA yang sudah dilakukan oleh Suamiku itu menyatakan kalau dia bukan putramu. itu artinya kamu bukan maminya, dia Putraku dan Javier jangan pernah kamu berusaha untuk mengatakan dia putramu!!" bentak Sahara yang kemudian mendorong Lauren dengan sangat keras.


"Saya mohon diam sebentar, nyonya. tolong." pinta kepala sekolah yang melihat pertengkaran dua wanita tersebut.


"Saya akan menelpon polisi agar polisi segera menangkap kamu, berani sekali kamu berusaha untuk menculik Putraku." ancam Sahara yang kemudian mengambil ponselnya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2