ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.56


__ADS_3

BERTEMU LAGI


Senja bertaburkan sinar mentari


cahaya matahari menyinari pelupuk mata yang sedang terpejam.


Andai waktu bisa diputar kembali


penyesalan tidak akan pernah terjadi


Air mata mengalir menyesali masa lalu


mata memandang masa depan mengharapkan kebahagiaan


"Ada apa?" tanya Javier kepada Guntur yang dari tadi berbicara tidak memandang dirinya malah menatap ke arah pintu yang sudah tertutup.


"Ya, Tuan?" tanya Guntur.


"Apa yang sedang kamu lihat, Tuan Guntur? Kenapa Anda memandang pintu, Apakah ada sesuatu?" tanya Javier yang membuat Guntur nampak terdiam.


"Aku hanya memandang sesuatu saja, Tuan." jawab Guntur yang kemudian mulai membicarakan kembali proyek kerjasama perusahaan tekstil miliknya dengan perusahaan pakaian yang dimiliki oleh Javier.


"Kita Sudah menandatangani beberapa kontrak yang sudah kita sepakati, Tuan Guntur. jika Tuan Guntur sudah selesai dengan pembicaraan ini saya akan pergi karena saya masih memiliki beberapa proyek dari industri perfilman." Javier yang kemudian pergi meninggalkan Guntur.


Terlihat Guntur benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Javier.


ternyata pria itu benar-benar mengekang Sahara.


"Apakah dia benar-benar suaminya? karena yang aku tahu saat berada di London wanita itu tidak mempunyai ikatan apapun dengan Javier. jika sekarang dia mempunyai ikatan dengan Javier itu berarti mereka mempunyai hubungan." ucap Guntur yang kemudian pergi meninggalkan perusahaan Javier.


Pria itu memikirkan sebuah cara untuk mendekati Sahara kembali, dia masih belum yakin kalau Sahara sudah menjadi istri Javier karena pria seperti Javier tidak akan pernah mengerti dan tidak akan pernah mempunyai perasaan apapun kepada seorang wanita. karena setahu dia Javier adalah pria dingin yang tidak akan pernah mempunyai cinta atau perasaan apapun.


Langkah kaki Guntur sudah meninggalkan perusahaan sedangkan Javier terlihat pria itu memasuki kantornya, terlihat di sana Sahara sudah meneliti beberapa laporan keuangan.


"Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Javier sembari memegang minuman untuk sang istri.


"Aku baik-baik saja." jawab Sahara yang kemudian menerima segelas jus anggur kesukaannya.


"Apakah kamu yakin?" tanya Javier kembali.


"Tentu saja aku yakin, Memangnya ada apa?" tanya Sahara yang membuat Javier sedikit tersenyum.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, aku takut kalau kamu tidak menyukai keberadaan pria itu karena masa lalu kalian." ucap Javier.


"Masa lalu adalah masa lalu, aku tidak akan membiarkan Masa lalu itu mencoba untuk mendekatiku masa lalu adalah masa dimana semua kenangan harus ku buang. sekarang kehidupanku sudah berubah, aku tidak ingin Masa lalu itu membelengguku." jawab Sahara yang kemudian laporan yang menurutnya ada kesalahan.


"Ada apa?" tanya Javier ketika melihat sang istri memberikan tanda di beberapa laporan keuangan yang sudah diteliti oleh istrinya.


"Coba kamu lihat beberapa laporan keuangan ini." jawab Sahara yang kemudian meminta Javier untuk duduk.


Javier membawa berkas-berkas itu ke sofa kerja, beberapa lembar bekas yang diberikan oleh Sahara diteliti oleh Javier dengan begitu teliti.


"Ini laporan dari beberapa tempat, bukan?" tanya Javier kepada sang istri.


"Iya ini laporan dari agensi modeling, perusahaan perfilman dan ini perusahaan pakaian dan satunya Kalau tidak salah aksesoris." jawab Sahara.


"Memangnya apa yang salah? Apakah ada sesuatu yang mengganggumu?" tanya Javier yang berbicara tanpa melihat sang istri namun melihat beberapa berkas yang diberikan oleh istrinya.


"Coba kamu baca dari atas sampai ke bawah, setelah itu coba dibandingkan. Apakah ada kesalahan? Karena menurutku beberapa laporan itu terlihat janggal." jawab Sahara.


Javier menata beberapa laporan tersebut, beberapa laporan itu terlihat memang sangat tidak masuk akal.


"Bagaimana?" tanya Sahara.


"Bagaimana?" tanya Sahara.


"Iya, beberapa laporan ini ada perbedaan, beberapa lagi perbedaannya sangat signifikan." jawab Sahara.


"Baiklah kalau begitu, lebih baik kita kumpulkan saja orang-orang yang ada di bagian keuangan. aku akan mencari tahu apa yang terjadi, kalau seperti ini terus kemungkinan besar di perusahaanku sudah terjadi penyelewengan dana. Aku tidak akan membiarkan mereka melakukan hal itu mereka sudah mengkhianatiku jika sampai mereka melakukan melebihi batas maka mereka harus bersiap-siap untuk bertanggung jawab." ucap Javier yang kemudian meminta seluruh staf keuangan untuk berkumpul di ruangannya.


"Kamu tidak usah marah terlebih dahulu, Kamu harus menyelesaikan masalah ini perlahan-lahan mungkin saja ada salah pengetikan yang salah, jika tidak mungkin ada beberapa kesalahan dari beberapa tempat." ucap Sahara.


"Ini bukan kesalahan sepele, jika mereka berani melakukan pelanggaran mereka harus mendapatkan hukuman yang sangat pantas." jawab Javier yang kemudian menunggu kedatangan para staf keuangan perusahaan.


Sahara terlihat sedikit ketakutan jika Javier tiba-tiba marah, namun beberapa laporan yang diterima oleh Sahara benar-benar sangat tidak masuk akal. jika di total dari kerugian yang terkumpul maka jumlahnya lumayan besar.


Sekitar 30 menit kemudian seluruh staf bagian keuangan berkumpul, orang-orang yang ada di tempat itu nampak kebingungan mereka tidak tahu kenapa mereka tiba-tiba dipanggil.


"Kalian sudah berkumpul semuanya?" tanya Javier kepada orang-orang itu.


"Sudah, Tuan. Memang ada apa?" tanya seorang laki-laki.


"Kalau begitu tolong kalian ambil beberapa laporan yang ada di meja istriku, setelah itu kalian lihat apakah ada perbandingan signifikan di laporan itu laporan pemasukan dan laporan pengeluaran tidak berbanding. bahkan pembelian barang-barang itu pun tidak masuk akal." jawab Javier yang membuat orang-orang yang ada di tempat itu langsung terdiam tanpa bisa mengatakan apapun.

__ADS_1


Sekitar 10 orang sudah berada di sana, Javier menatap satu persatu orang-orang itu. salah satu tangan Javier nampak menelepon salah satu petugas keamanan yang ada di perusahaan.


"Blokade perusahaan ini seluruhnya, jangan sampai ada satu karyawan pun yang keluar dari perusahaan ini." pinta Javier kepada kepala bagian keamanan.


Orang-orang yang ada di tempat itu benar-benar sangat terkejut, mereka tidak akan pernah mengira kalau atasannya itu orang yang sangat menakutkan.


"Ada apa Tuan? Memangnya ada kesalahan pada laporan ini?" tanya seorang pria.


"Aku sudah bilang kan, Lihatlah laporan itu kemudian bandingkan dan cocokkan dengan pengeluaran pembelian barang dan pemasukan." pinta Javier yang membuat 10 orang itu menatap laporan yang sudah mereka buat.


Sekitar 30 menit kemudian orang-orang itu menatap Javier bahkan beberapa diantara mereka sangat ketakutan, mereka sangat kebingungan bahkan tubuh mereka berkeringat.


"Bagaimana, Apakah kalian sudah melihat laporan-laporan itu?" tanya Javier.


Tak ada yang berani mengeluarkan sepatah kata pun, namun mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan.


BRAKKK..


Javier langsung mengebrak meja kantornya, pria itu matanya sudah memerah dengan otot yang ada di wajahnya pun sudah keluar.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


__ADS_2