ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.67


__ADS_3

Sekitar beberapa jam kemudian Javier sudah pulang ke rumah, pria itu bersama Jeremy memasuki rumah super besar miliknya tersebut.


"Selamat sore, Sayang." Javier yang melihat sang istri membuka pintu rumahnya entah mau ke mana.


"Selamat sore, sayang." jawab Sahara.


"Kamu mau ke mana, Sayang?" tanya Javier yang kemudian menatap sang istri.


"Tidak mau kemana-mana, aku mau cari Pak sopir. mau menyuruh dia mengambil beberapa barang." jawab Sahara.


"Oh ya, Memangnya di mana para pembantu yang lain? Kenapa harus menyuruh pak sopir?" tanya Javier.


"Aku mau menyuruh dia mengambil barang di gudang mau aku minta bawa pulang, kasihan barang yang ada di gudang tidak dipakai daripada menumpuk. Aku mau minta Dia untuk membawa pulang buat cucunya." jawab Sahara.


Javier menatap sang istri yang memang selalu baik tersebut.


"Ya sudah kalau begitu aku mau masuk dulu, Oh ya kalau kamu mau istirahat istirahat aja nanti malam kita bahas ini. lagi pula sekarang aku mau istirahatkan dulu." Javier yang kemudian masuk ke dalam rumah menuju kamarnya.


Sedangkan Sahara dia mencari Pak sopir untuk memintanya mengambil barang-barang daripada nanti dibuang.


"Ada apa, Nyonya?" katanya Pak sopir bisa ikut aku sebentar nggak?" tanya Sahara.


"Iya, nyonya." jawab pak supir.


Setelah mengatakan itu akhirnya Sahara mengajak Pak sopir untuk pergi ke gudang wanita itu. meminta pria setengah baya itu untuk mengambil barang-barang itu dan membawanya pulang.


"Oh ya pak, barang ini, Ini sama ini. bawa pulang aja untuk cucu bapak." ucap Sahara yang membuat Pak sopir sedikit terkejut sekaligus kebingungan.


"Ini barang-barang mahal loh Nyonya, Kenapa harus diberikan sama saya?" tanya Pak supir yang sedikit kebingungan.


"Memangnya Bapak tidak mau ya?" tanya Sahara.


"Tidak seperti itu Nyonya." pak supir yang kelihatan kebingungan.


"Bawa aja Pak, bawa pulang buat cucu bapak, lagi pula daripada di sini menumpuk lebih baik Bapak kasihin ke cucu Bapak." jawab Sahara santai yang membuat pria tua tersebut benar-benar sangat bersyukur karena memiliki seorang majikan yang sangat baik.

__ADS_1


"Terima kasih ya Nyonya." ucap pak sopir.


"Ya nggak apa-apa, Pak." jawab Sahara yang kemudian meninggalkan Pak sopir.


Tentu saja pria tua itu sangat senang karena Sahara memberikan beberapa mainan Ronald yang sudah tidak terpakai.


SATU JAM KEMUDIAN


"Sayang." Panggil Javier.


"Ada apa." jawab Sahara.


"Apa benar tadi kamu menghajar Lauren? Bagaimana wajahnya? dia sampai Bapak belur banyak nggak?" tanya Javier yang mulai kepo.


"Ya Nggak mungkin lah, aku belum menghajar dia. aku cuma memberikan dia tendangan aja. kalau aku bisa menghajarnya Akan ku hajar, aku ini kan bukan wanita seperti itu. kalau aku wanita preman sih oke-oke aja bakal aku babak belurin dia." Sahara yang kemudian duduk di samping sang suami.


"Kamu harus yakin, sayang. semua ini untuk Ronald, aku pasti akan melakukan segalanya untukmu dan Putraku. dia bukanlah putra dari Lauren, dia adalah Putraku. Aku tidak akan membiarkan wanita itu mengambil anak yang sudah aku besarkan semenjak kecil." Javier yang terlihat menatap Sahara.


"Apakah kamu akan ikhlas membesarkan seorang anak yang bukan anakmu?" tanya Sahara.


"Maka dari itu kita harus menjadi kuat, aku tidak ingin wanita itu berusaha mengambil anak yang sudah aku asu semenjak usia 1 tahun. dia adalah cahaya terang setelah kesunyian yang aku jalani." terlihat Sahara mulai meneteskan air matanya. Javier memeluk sang istri suara isak tangis Sahara mulai terdengar, tak ada kata yang dikeluarkan oleh Javier pria itu hanya memeluk Sahara dengan begitu erat.


Katakan saja ini semuanya karena cinta, katakan saja ini semuanya karena kasih sayang yang begitu luar biasa. di tempat lain Lauren benar-benar marah ketika dia tidak bisa membawa pergi Ronal. ternyata Javier sudah mengetahui kalau bocah itu bukanlah anaknya.


"Brengsek, brengsek, brengsek! berani sekali wanita itu melakukan hal ini padaku!!" teriak Lauren.


Langkah kaki wanita itu terlihat sedikit tertatih karena mendapatkan dua tendangan dari Sahara.


"Akan kupastikan aku mendapatkan Ronald untuk memeras Javier, jika sampai aku tidak bisa melakukannya lihat saja akan ku buat pria itu menderita bersama wanita itu." Lauren yang begitu berambisi untuk mendapatkan Ronald.


Begitu pula dengan Louis, pria itu terus mencari cara untuk menghancurkan Javier bagaimanapun caranya. Sahara sudah tidak percaya lagi padanya. dia sudah mengetahui kabar mengenai pernikahan ulang yang dilakukan oleh Javier dan Sahara, pria itu tidak akan pernah menyangka kalau Javier akan melakukan gerak cepat seperti itu.


PRANGGG..


PRANGGG..

__ADS_1


suara barang pecah belah yang di banting oleh Louis.


"Bagaimana mungkin aku baru mengetahui mengenai kabar ini, tidak seharusnya mereka bersama tidak seharusnya mereka menikah lagi!!" teriak Louis.


Sedikit demi sedikit perasaan yang dimiliki oleh Louis tumbuh untuk Sahara, pria itu tidak pernah menyangka dia akan jatuh hati kepada wanita tersebut.


Penolakan yang dilakukan oleh Sahara benar-benar di luar pemikirannya. apa yang akan dilakukan oleh Louis Sekarang, dia sudah tidak bersama dengan Lauren, dua orang brengsek itu ternyata memang tidak sepaham.


"Aku harus mencari cara untuk mendapatkan kepercayaan Sahara kembali, Jika aku sampai kehilangan wanita itu aku akan kehilangan jalan untuk balas dendam dan aku juga akan kehilangan wanita itu." ucap Louis yang kemudian meminta beberapa anak buahnya untuk mencari informasi mengenai Sahara dan Javier.


"Lebih baik aku segera pergi dari sini, jika tidak aku akan gila." Louis yang kemudian pergi dari apartemennya menuju sebuah tempat dia harus segera mencari beberapa anak buahnya untuk meminta kepada mereka melakukan sesuatu.


Rencana Louis adalah membuat Javier kembali menjadi pria lumpuh, jika pria itu kembali lumpuh maka dia akan dengan sangat mudah menguasai seluruh usaha yang dimiliki oleh Javier. langkah kaki seorang pria memasuki sebuah tempat yang begitu gelap, tatapan matanya menatap beberapa bingkai foto dirinya dan Sahara.


"Seharusnya aku yang bahagia saat ini, Seharusnya wanita itu bersamaku. aku memang bodoh karena membuangnya begitu saja, jika aku tahu semuanya akan seperti ini aku akan mempertahankannya menjadi istriku." Guntur yang terlihat begitu menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan kepada Sahara. buat apa dia menyesal, dia sendiri yang mengusir Sahara menceraikannya Setelah beberapa jam dia nikahi.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William

__ADS_1


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2