ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.50


__ADS_3

"Aku tidak akan pernah mengira kalau aku bakal kehilangan wanita itu." ucap Louis.


"Kehilangan? Memangnya kamu mencintai wanita itu?" tanya Lauren.


"Bukan, aku kehilangan senjata untuk menghancurkan Javier." jawab Louis.


"Kita harus mencari cara untuk membuat pria itu hancur bagaimanapun caranya, beberapa anak buahku sudah dibunuh bahkan beberapa diantara mereka tiba-tiba menghilang tanpa kabar." Louis yang begitu kebingungan karena beberapa anak buahnya tiba-tiba menghilang.


Sedangkan beberapa perusahaannya harus mengalami goncangan luar biasa karena Javier sudah menyerang beberapa perusahaan milik Louis.


"Kamu harus berhati-hati dengan pria itu, pria itu adalah pria kejam dia tidak akan tinggal diam jika dia disentuh. lagi pula yang aku tahu dia tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekatinya." ucap Lauren.


"Dari dulu Aku sangat membenci pria itu, aku mendekatinya dan membuat kerjasama itu hanya untuk menyelidiki dan mengetahui bagaimana sepak terjangnya. namun ketika aku mendekati wanita itu Aku tidak sadar kalau wanita itu adalah wanita yang sangat berharga." jawab Louis.


"Jangan-jangan kamu jatuh cinta kepada wanita itu ya?" tanya Lauren kepada Louis.


"Aku tidak mungkin mencintai Wanita itu, dia adalah wanita bodoh yang sangat mudah untuk dibohongi." jawab Louis.


"Kamu harus berhati-hati, sayang. kata-katamu itu akan berbalik menyerangmu." jawab Lauren yang membuat Louis tersenyum.


"Aku sudah bilang aku tidak akan pernah tertarik dengan wanita itu bagaimanapun caranya, lagi pula kenapa aku harus tertarik padanya jika aku bisa bersenang-senang denganmu." jawab Louis yang kemudian mengambil ponselnya untuk mencari tahu mengenai beberapa anak buahnya.


"Bagaimana, Apakah kalian sudah melakukan apa yang aku perintahkan?" tanya Louis kepada beberapa anak buahnya.


"Maafkan saya, tuan. saya belum bisa mendekati orang-orang kepercayaan tuan Javier." jawab anak buah Louis.


"Kamu ini bodoh sekali, Bagaimana bisa kamu tidak bisa mendekati mereka!!" teriak Louis yang sangat marah.


Setelah mendengar jawaban dari anak buahnya seketika pria itu membanting ponselnya, dia benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan. satu persatu rencananya sudah dihancurkan oleh Javier.


"Brengsek, brengsek brengsek!" teriak Louis.


"Ada apa Sayang? kenapa kamu berteriak seperti itu?" tanya Lauren.


"Pria itu benar-benar brengsek, dia sudah menghancurkan apa yang aku rencanakan!" teriak Luis.


"Memangnya ada apa denganmu?" tanya Lauren.

__ADS_1


"Aku mencoba untuk menyuap salah satu anak buah Javier yang ada di London, nyatanya anak buahku tidak bisa melakukannya." jawab Louis.


"Hahaha, kamu gila ya. kamu melakukan hal itu? itu sama saja kamu bunuh diri, dia adalah pria yang begitu brengsek dia tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk menghancurkannya. jika salah satu anak buahnya berusaha untuk melakukan hal itu maka mereka harus bersiap-siap untuk mendapatkan hadiah yang sangat spesial." jawab Lauren.


"Aku tidak akan pernah mengira Kalau pria itu adalah pria yang tidak bisa tersentuh." ucap Louis.


"Kamu ini bodoh sekali, Memangnya sudah berapa tahun kamu mengenal Javier? Jika kamu mengenalnya hanya dalam hitungan satu atau dua tahun itu percuma. kamu harus mengenal pria itu di atas beberapa tahun jika kamu sudah mengenalnya kamu akan tahu siapa sebenarnya dia itu." ucap Lauren yang kemudian mengambil segelas minuman beralkohol.


"Ayo kita bersulang sayang, kita bersenang-senang kemudian Mari kita cari cara untuk membuat pria itu jatuh ke jebakan kita." Lauren yang kemudian memberikan ciuman kepada Louis.


Terlihat Louis begitu tidak berselera, pria itu menatap beberapa foto yang sudah dia edit.


"Ini foto-foto siapa?" tanya Lauren kepada Louis.


"Ini adalah foto-foto wanita itu, aku sengaja membuat ini dan akan kuberikan kepada Javier biar pria itu tahu kalau kekasihnya itu sekarang adalah bekas ku." jawab Louis yang membuat Lauren nampak tersenyum.


"Bagus juga, Mungkin setelah pria itu melihat foto-foto ini dia akan murka dan akan melemparkan wanita itu." Lauren yang kemudian mengambil beberapa foto.


"Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Louis ketika melihat Lauren mengupload foto-foto Sahara bersama dengan Louis Ke media sosial.


"Aku akan menyebarkan foto-foto ini ke media sosial, dengan begitu wanita itu akan menangis tersedu. lagi pulang aku tidak menyukai wanita itu, setelah dia melihat foto-foto ini mungkin dia akan langsung bunuh diri." jawab Lauren yang benar-benar mempunyai kelicikan yang sangat luar biasa.


"Dengarkan aku baik-baik, kalian harus mencari informasi mengenai apa yang aku minta. aku tidak ingin wanita itu tetap melakukan apa yang dia inginkan." ucap Javier yang kemudian masuk ke salah satu tempat bersama Jeremy.


"Pria itu adalah anak buah dari Louis dan mantan istri Anda, tuan." Jeremi yang memberitahukan Javier.


"Tentu saja aku tahu mengenai hal itu, Jeremi. kamu jangan khawatir lagi pulang aku tidak akan pernah membiarkan wanita itu melakukan apa yang ingin dia lakukan. Dia adalah wanita brengsek sampai kapanpun dia akan tetap brengsek." jawab Javier.


"Apakah anda akan memberikan pelajaran kepada Nyonya Lauren, Tuan?' tanya Javier.


"Tentu saja aku pasti akan memberikan dia pelajaran agar dia bisa melihat bagaimana dirinya tak berdaya di tanganku. dia berusaha untuk membunuhku dia hampir membuat aku kehilangan Putraku. Aku tidak akan membiarkan wanita itu bernafas lega dan setelah semua yang dia lakukan." jawab Javier yang kemudian memasuki sebuah ruangan yang begitu tertutup.


Dua orang pria sudah berada di sana, kedua mata mereka ditutup dengan kain.


"Buka penutup mata mereka." pinta Javier yang membuat anak buah pria itu membuka kain yang menutup mata mereka.


Kedua orang itu menatap seorang pria yang sudah berada di depannya.

__ADS_1


"Ampuni kami, tuan." ucap salah satu pria.


"Ampun? kenapa kamu harus meminta ampun kepadaku? Memangnya apa yang sudah kamu lakukan?" tanya Javier yang membuat dua pria itu menundukkan kepalanya.


"Apapun, akan aku lakukan. tolong jangan bunuh kami." pinta dua orang tersebut.


"Aku tidak suka memberikan pengampunan, aku tidak suka memakan seseorang yang sudah berusaha untuk mencelakaiku. kalian berharap aku memberikan kalian Maaf, namun sayangnya aku tidak akan memberikan hal itu. Selamat datang di dunia yang begitu kelam ini, Selamat datang pada kegelapan yang akan kalian dapatkan." jawab Javier yang kemudian meminta sesuatu kepada Jeremy.


"Tuan ingin apa?" tanya Jeremi.


"Sesuatu yang tajam namun tidak membunuh." jawab Javier.


Sesuatu yang tajam namun tidak membunuh, Hal itu membuat Jeremy langsung tersenyum kemudian memberikan tongkat bermata.


kedua orang itu akhirnya terdiam saat melihat Jeremy membawa sesuatu di tangannya.


"Ampuni kami, Tuan. ampuni kami!!" teriak dua orang tersebut.


"Maafkan aku, karena aku tidak akan bisa mengampuni kalian." jawab Javier yang kemudian memberikan pelajaran kepada dua orang tersebut.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2