ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
BAB.54


__ADS_3

"Apakah dua menemui Ronald, Javier?" tanya Sahara.


"Sayang?" Javier yang terkejut karena isterinya sudah berada di sana.


"Apakah wanita itu menemui Ronald?" tanya Sahara.


"Iya, Sahara. wanita itu menemui Ronald. Bahkan dia mengatakan kalau dia adalah ibu dari anak itu." jawab Jeremy.


Ronald benar-benar sangat terpukul dengan kehadiran wanita itu, Sedangkan Sahara tentu saja dia marah atas apa yang dikatakan oleh Jeremy.


"Kamu menemuinya di mana?" tanya Sahara kepada Jeremy.


"Aku bertemu dengannya saat berada di pusat perbelanjaan, Entahlah dia mengikuti kami atau bagaimana yang jelas dia berbicara dengan Ronald ketika aku dan Icha sedang berbicara." jawab Sahara.


Seketika Sahara menutup mulutnya, wanita itu harus memikirkan sesuatu agar Lauren tidak berusaha untuk mendekati Ronald.


"Apakah kamu tahu di mana keberadaan wanita itu?" tanya Jeremy.


"Aku tidak tahu, yang aku kira kalau wanita itu masih berada di London karena aku mencari informasi mengenai wanita itu dia masih berada di sana." jawab Jeremy.


"Aku yakin kalau wanita itu bersama dengan Louis karena dia adalah orang brengsek yang selalu mencoba untuk mengganggu dirimu." ucap Sahara sembari menatap Javier.


"Kamu tenang saja aku tidak akan membiarkan dia berusaha untuk mendekati Putraku." ucap Javier yang membuat Sahara hanya bisa mencoba untuk mendinginkan kepalanya.


"Aku tidak akan percaya dengan semua yang kamu katakan, Jika dia sudah berani mendekati Ronald berarti dia memiliki rencana licik untuk melakukan sesuatu kepada anak itu." jawab Sahara.


"Kamu tenang saja, kamu tidak usah memikirkan hal ini terlalu dalam. aku pasti akan melakukan sesuatu agar wanita itu tidak mendekati Putraku." ucap Javier.


Dengan begitu lelapnya Ronald tertidur di kamar, namun Sahara berpikir mengenai wanita yang sudah meninggalkan jejak itu, kenangan masa lalu kembali muncul di otak Sahara. ketika kecelakaan itu terjadi dan bocah malang itu menangis di dalam mobil.


"Aku tidak akan membiarkan wanita itu berusaha untuk mendekati Ronald Apapun yang terjadi. jika perlu aku akan menjadi wanita jahat untuk membuatnya menjauhi Putraku."'ucap Sahara yang kemudian meninggalkan Javier dan Jeremy.


Langkah kaki Sahara berjalan ke sebuah tempat, di sana sudah ada Icha yang sedang memakan sesuatu.


"Apa yang kamu lakukan, Icha?" tanya Sahara.


"Lagi makan kue sambil memikirkan sesuatu." jawab Icha.


"Kamu lagi memikirkan apa?" tanya Sahara.

__ADS_1


"Bocah kecil yang kamu besarkan itu, aku sedang memikirkan dirinya." jawab Icha.


"Maksudmu?" tanya Sahara.


"Aku memikirkan mengenai wanita tidak tahu diri dan tidak tahu malu yang terus berusaha untuk mendekati anakmu itu. aku yakin dia memiliki rencana busuk untuk mendekati Ronald." jawab Icha.


"Entahlah Icha, Aku tidak tahu namun yang jelas aku tidak akan membiarkan wanita itu berusaha untuk mendekati Putraku." jawab Sahara.


"Tentu saja teman, kamu tidak boleh melakukan hal itu. kamu tidak boleh membiarkan wanita itu berusaha untuk mendekati Putra mu. kamu harus berusaha untuk menjadi wanita kuat, Kamu jangan sampai dibodohi oleh orang-orang itu." jawab Icha.


"Tentu saja aku tidak akan mau dibodohi oleh mereka, aku tidak akan mau menjadi wanita bodoh yang selalu kalah dengan semua yang mereka lakukan." jawab Sahara yang kemudian melangkah kakinya sembari menatap rumah milik Javier.


"Mulai sekarang ini adalah milikku dan dua pria itu adalah milikku, tidak akan kubiarkan siapapun berusaha untuk merebut dua pria itu dariku." ucap Sahara yang membuat Icha menghancurkan dua jempolnya.


"Tentu saja kamu tidak boleh menyerah, kamu harus melawan wanita tidak tahu diri itu. berani sekali dia memperlakukanmu seperti wanita tidak mempunyai pendidikan sama sekali." ucap Icha.


"Kamu benar, Icha. lihat saja aku akan membuat wanita itu terdiam dengan semua perbuatannya. dia sudah meninggalkan Ronald dan Javier Aku tidak akan membiarkan dia berusaha untuk mendekati dua pria itu apapun yang terjadi." jawab Sahara yang kemudian mengacungkan jarinya ke langit.


"Hahaha.., oke teman. kamu harus menjadi wonder woman yang sangat luar biasa, kamu tidak boleh kalah dari siapapun!!" seru Icha yang membuat Sahara seketika melupakan beban pikiran yang dari tadi terus membelenggu dirinya.


wanita itu benar-benar kepikiran dengan apa yang dilakukan oleh Lauren, wanita yang sudah menghancurkan masa depan Javier, wanita yang sudah membuat Ronald kehilangan kasih sayang semenjak kecil. untung saja Sahara memberikan dia kasih sayang melebihi seorang ibu kandung.


Javier dan Jeremy yang melihat kedua wanita itu nampak mereka sedikit merasa lega, Javier takut kalau Sahara akan tertekan dengan kehadiran Mantan istrinya itu.


"Apakah Nyonya Sahara akan baik-baik saja, Tuan?" tanya Jeremy.


"Tentu saja dia akan baik-baik saja, kamu lihat kan Aku yakin dia akan berusaha melakukan apa yang seperti dia katakan. dia tidak akan membiarkan aku ataupun Ronald jatuh ke tangan wanita itu." jawab Javier.


"Saya lupa mengatakan mengenai beberapa orang yang sudah mencoba masuk ke dalam gudang penyimpanan milik kita." ucap Jeremy.


"Maksudmu ada beberapa penyusup yang berusaha untuk masuk ke dalam perusahaan dan ada beberapa yang berusaha untuk mengambil barang yang ada di gudang penyimpanan kita?" jawab Javier.


"Mereka berjumlah banyak." jawab Jeremy.


"Apakah kamu sudah menangkap mereka?" tanya Javier.


"Sudah Tuan, mereka masih berada di gudang. beberapa anak buah kita menjaga mereka." jawab Jeremy.


"Lebih Baiklah kalau begitu Jeremy, nanti aku akan ke sana kita lihat apa yang akan mereka lakukan. aku sudah bilang Kan aku tidak suka penghianat, jika ada penghianat di antara anak buahku langsung saja kamu bunuh. tidak usah mengatakan apapun." jawab Javier yang kemudian berjalan mendekati sang istri.

__ADS_1


"Oh ya Icha, Bisakah hari ini kamu tidur di sini aku ada beberapa urusan dengan Jeremy. aku minta tolong padamu untuk menemani isteriku." pinta Javier yang membuat Sahara dan Icha saling memandang satu sama lain.


Baru kali ini Javier meminta tolong kepada orang lain, kalau biasanya dia langsung memerintah tanpa mau mendengar penolakan sama sekali.


"Apakah kamu salah minum obat?" tanya Sahara.


"Memangnya kenapa, sayang?" tanya Javier balik.


"Tumben sekali kamu minta tolong apalagi dengan kata-kata tolong biasanya, Kamu tidak akan bisa mengatakan hal itu. kamu adalah pria yang paling menjengkelkan." ucap Sahara .


"Tenanglah Sayang, Oh ya aku akan keluar sebentar untuk melakukan sesuatu." ucap Javier.


"Memangnya Kamu mau ke mana?" tanya Sahara.


"Aku tidak akan mencari seorang wanita Sayang, aku cuma akan keluar untuk mencari tahu mengenai beberapa orang yang memasuki gudang Perusahaan." jawab Javier.


"Baiklah kalau begitu, kalau sudah sampai tolong hubungi aku. biar aku tenang." ucap Sahara yang membuat Javier tersenyum.


"Baiklah sayang, aku pergi dulu." ucap Javier yang kemudian memberikan kecupan di pipi sang istri dan pergi dari rumah.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William

__ADS_1


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2