ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
TERLUKA


__ADS_3

"Sayang!!" seru Sahara.


Seketika wanita itu langsung menghadang sang suami ketika Javier ingin melakukan sesuatu kepada salah satu putranya.


"Ada apa Sayang, kenapa kamu marah seperti ini?" tanya Sahara yang sudah tiba di rumahnya.


"Aku harus memberikan pelajaran kepada anak ini, dia benar-benar sudah membuatku muat!!" teriak Javier.


"Memang ada apa, kenapa?" tanya Sahara yang belum mengetahui apapun.


"Tanya saja kepada putramu itu apa yang terjadi." jawab Javier.


"Ada apa Devan, Kenapa Papa sampai marah?" tanya Sahara.


Devan tidak mengeluarkan suara sama sekali, Sahara melihat putranya itu membawa beberapa lembar foto dan beberapa kertas. seketika Sahara mengambil foto-foto dan kertas tersebut, beberapa nota hutang yang begitu banyak, foto-foto Devan saat berada di diskotik dan tempat perjudian.


"Ada apa ini, Devan. Coba jelaskan kepada mami?" tanya Sahara.


Apa yang perlu di jelaskan? apa yang dipertanyakan oleh Sahara itu membuat Devan nampak terdiam. dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, tatapan mata Devan menata papanya yang benar-benar begitu marah.


"Putramu mempunyai hutang yang sangat banyak di tempat perjudian dan klub malam. Bahkan kamu tahu, beberapa barang yang ada di foto itu adalah barang pernikahan kita. pria ini sudah menjual dan menggadaikan barang-barang itu." jawab Javier.


Sahara melihat beberapa foto yang ada di tempat itu, bahkan cincin pernikahannya bersama Javier dahulu juga sudah dijual oleh putranya.


DEG..


"Apa maksudnya ini, Devan? apa yang telah kamu lakukan?!" teriak Sahara.


Devan tidak berani mengeluarkan sepatah kata pun, nampak pemuda itu terdiam dengan semua pemikiran yang tidak bisa dia katakan.

__ADS_1


"Cepat katakan Devan, kenapa kamu diam saja. Apakah kamu tidak mempunyai mulut?!" teriak Sahara yang membuat Devan benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan. pemuda itu nampak benar-benar sangat kebingungan, akhirnya kedua orang tuanya sudah mengetahui kalau dia mempunyai hutang di Kasino dan diskotik senilai rumah mewah yang mungkin dihuni oleh Papanya.


DEG..


DEG..


Sahara langsung tidak sadarkan diri dengan semua kabar yang dia dapatkan, kenyataan yang harus dihadapi benar-benar begitu menyakitinya. Sahara benar-benar terluka dengan apa yang dilakukan oleh salah satu putranya itu.


BRUKK..


"Sayang!!" teriak Javier saat melihat sang istri sudah tidak sadarkan diri.


Seketika Javier mengangkat Sahara ke kamarnya, Sedangkan Devan langkah kakinya ingin mendekati kedua orang tuanya. Javier langsung menatap putranya itu dengan tatapan mata yang benar-benar begitu menakutkan.


"Diam di sana dan jangan sampai kamu mendekati mamimu!!" teriak Javier


Orang-orang yang ada di tempat itu benar-benar tidak akan percaya kalau Devan akan melakukan hal itu, entah apa yang terjadi namun pria itu begitu suka bersenang-senang di luar sana tanpa memikirkan kedua orang tuanya.


"Kalian semua selalu saja membanding-bandingkan aku dengan Ketiga orang itu, aku mempunyai kehidupan sendiri aku selalu hidup dengan caraku sendiri. untuk apa kalian selalu membanding-bandingkan aku, Aku dan mereka itu tidak sama. jalan kami berbeda." jawab Devan.


"Tentu jalanmu sangat berbeda dengan tiga saudaramu itu, Mereka memilih untuk menjadi orang sukses sedangkan kamu kamu memilih menenggelamkan dirimu di dunia yang begitu hancur. mereka mempunyai masa depan sedangkan dirimu? Lihatlah Putra seorang Javier, seharusnya pria itu bertanggung jawab namun nyatanya Kamu hanyalah aib bagi keluarga ini. kamu tidak mempunyai masa depan bahkan kamu tidak mempunyai darah sebagai seorang pengusaha." Setelah mengatakan hal itu Jeremy meninggalkan Devan. pria itu pergi menuju kamar Sahara sedangkan Devan sendiri tentu saja dia benar-benar tidak menyukai apa yang dikatakan oleh orang kepercayaan Papanya tersebut.


Seorang pembantu tua datang mendekati Devan, terlihat wanita itu menggenggam tangan Devan kemudian menatapnya dengan penuh perasaan.


"Seharusnya kamu bersyukur mempunyai orang tua seperti mereka berdua, Seharusnya kamu bersyukur mempunyai saudara seperti mereka. kamu tidak tahu seperti apa papamu dahulu, Kamu tidak tahu seperti apa perjuangan mama mu dahulu, kamu adalah seorang pria kamu masih belum mengerti Jalan kehidupan ini. kamu menghambur-hamburkan uang tapi kamu tidak tahu cara mencari uang itu. cobalah kamu menjadi seorang pria yang bertanggung jawab Ketika Kau menghabiskannya cobalah kamu berpikir untuk mencari uang itu. apakah terlalu sulit atau begitu mudah." ucap pembantu tua yang kemudian pergi meninggalkan Devan.


Kata-kata yang diucapkan oleh wanita tua itu seolah menyayat hati Devan, dia seperti mendapatkan penghinaan yang begitu besar Dia seolah mendapatkan sesuatu yang begitu menyakiti mereka.


"Mereka kira aku tidak bisa bekerja, mereka kira aku tidak bisa menghasilkan uang. lihat saja aku pasti akan mendapatkan uang sama seperti ketiga saudaraku itu, mereka selalu meremehkan aku, lihat saja apa yang aku miliki nanti akan membuat mereka iri." ucap Devan yang kemudian berjalan menuju kamarnya.

__ADS_1


Walaupun dia berusaha untuk menutup matanya bayangan mengenai maminya yang marah kemudian tidak sadarkan diri itu benar-benar membuat Devan begitu sakit. Devan selalu mencintai maminya, wanita itu selalu mendampinginya ketika dia jatuh dia merangkulnya ketika dia berjalan Dia memegang tangannya.


"Apa Mami baik-baik saja, Apa mami marah sama aku." ucap Devan yang terlihat benar-benar begitu kebingungan. Dia tidak bisa tenang dengan semua yang terjadi, Devan benar-benar frustasi pria itu akhirnya keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar orang tuanya. langkah kaki Devan mendekati kamar orang tuanya, tatapan matanya menatap Javier yang terus menggosok tangan istrinya.


"Kamu sudah lebih baik, Sayang?" tanya Javier.


"Dadaku terasa sesak, Sayang." jawab Sahara.


"Kamu tidak boleh seperti ini, kamu harus kuat Kamu adalah kekuatanku. Jika kamu seperti ini Apa yang terjadi padaku," Javier yang kemudian mengusap air mata Sahara yang terus mengalir. Devan yang melihat hal itu hatinya benar-benar begitu sakit, tidak pernah sekalipun maminya seperti ini.


Namun sekarang karena semua yang dia lakukan Dia melihat maminya benar-benar tidak berdaya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2