
Bahagia, Itulah kata yang sekarang dirasakan oleh Javier ketika dirinya sudah mendapatkan Sahara kembali. dia tidak akan melakukan kesalahan yang kedua hingga membuat Sahara kabur dari nya, terlihat Sahara sudah keluar dari dalam rumah milik Javier. wanita itu menenteng 2 bekal makanan untuk Ronald dan dirinya.
CEKLEK.
"Apakah bekal makanannya sudah cukup?" tanya Javier.
"Kalau kau makan sendiri mungkin kau akan muntah." jawab Sahara yang membuat Javier tersenyum kemudian melajukan mobilnya.
Sahara duduk di depan sembari memangku Ronald, Javier benar-benar begitu bahagia. bahagia karena kebahagiaannya dan meratapi kebodohannya yang telah dia singkirkan jauh-jauh dari hidupnya. tak Berapa lama kemudian terlihat mobil yang ditumpangi oleh Javier bersama Sahara dan Ronald sudah sampai di depan gerbang sekolah Ronaldo
"Hati-hati ya sayang!" seru Sahara yang melambaikan tangannya.
"Ya, mami!" seru Ronald yang masuk ke dalam sekolahnya.
KLEK..
Sahara akhirnya masuk ke dalam mobil dengan semua kebahagiaan yang ada di hatinya.
"Semuanya ini terasa menyenangkan, bukan?" tanya Javier kepada Sahara.
Memang Sahara senang bisa bersama lagi dengan Ronald, namun untuk bersama dengan Javier wanita itu harus meyakinkan dirinya karena dia tidak ingin perasaannya terus disakiti oleh pria itu.
"Entahlah, aku tidak tahu karena ini seperti sesuatu yang terlalu baru untukku." jawab Sahara.
Javier dapat mengerti apa yang dirasakan oleh Sahara, maklum saja karena dia sudah menyakitinya dan dia harus menunggu semuanya baik-baik saja.
Mobil berwarna hitam tersebut akhirnya melaju menuju perusahaan, Javier sangat mengetahui betul Bagaimana perasaan yang dirasakan oleh Sahara. tentu saja wanita itu tidak akan terlalu mempercayai Javier untuk saat ini. untuk itu Javier harus lebih bersabar untuk mendapatkan hati Sahara.
"Oh ya, apakah pria itu belum menelpon kamu?" tanya Javier.
"Belum, Memangnya ada apa." jawab Sahara.
"Kalau dia menelponmu tolong kabari aku, karena aku mendapatkan sebuah informasi yang selama ini aku cari." jawab Javier.
"Informasi apa?" tanya Sahara yang mulai kepo, dia dan mantan istriku bekerja sama untuk menghancurkan aku dan menguasai hartaku." jawab Javier.
__ADS_1
"Mantan istri? Bukankah dia sudah meninggal?" tanya Sahara yang kebingungan.
"Belum, dia belum meninggal. dia masih hidup dan dia bersembunyi, kematiannya hanya untuk mendapatkan asuransi yang selama ini dia inginkan." jawab Javier yang membuat Sahara benar-benar tidak percaya kalau di dunia ini masih ada wanita seperti itu. Seorang wanita yang rela menghancurkan kehidupan putranya hanya untuk kesenangannya semata.
"Aku tidak pernah mengira kalau wanita itu akan melakukan hal itu, dia seharusnya tidak melakukan hal itu. bocah itu adalah anaknya Kenapa dia selalu melakukan kesalahan yang akan melukai orang lain?" tanya Sahara.
"Kamu tidak akan tahu seperti apa dirinya, aku baru mengetahui kalau wanita itu bekerja sama dengan Louis." jawab Javier.
"Benarkah? Jadi mereka bekerja sama untuk mencelakaimu?" tanya Sahara.
"Benar, beberapa anak buahku sudah menangkap anak buahnya. bahkan tangan kanannya pun sudah aku dapatkan." jawab Javier.
"Lalu, di mana wanita itu?" tanya Sahara.
"Aku tidak tahu, kemungkinan besar dia tidak ada di Singapura. kalau dia ada di negara ini mungkin dia akan berpura-pura dengan semua aktingnya untuk mendekati Ronald." jawab Javier yang membuat Sahara langsung menoleh.
Jika sampai wanita itu berani mendekati Ronald, maka akan kupastikan aku akan memberikan dia pelajaran. dia adalah Putraku dia tidak boleh membuat Ronald menderita." ucap Sahara.
"Karena itu aku tidak ingin Ronald menderita, Aku sudah membuat seluruh akte dan surat-surat pemindahan hak asu kepada kamu. dengan begitu wanita itu tidak bisa mengakui Ronald sebagai putranya." jawab Javier.
Di tempat lain Luis benar-benar tidak pernah mengira kalau Sahara benar-benar sudah menolaknya.
"Bagaimana wanita itu bisa menolakku, apa yang dilakukan oleh Javier? akan kupastikan wanita itu bertekuk lutut padaku dan melakukan apa yang aku perintahkan." Louis yang benar-benar tidak terima karena Sahara sudah tidak percaya lagi dengannya.
"Ada apa denganmu? Kenapa kamu marah-marah seperti itu tanya?" Lauren.
"Apakah kamu tahu, ternyata wanita itu benar-benar menolakku. beberapa hari yang lalu aku menemuinya, aku menggodanya dengan kata-kata yang begitu manis dan memberikan dia hadiah. Namun nyatanya dia benar-benar menolakku, dia mengatakan kalau dia sudah tidak ingin bertemu denganku." jawab Louis.
"Hahaha, Lalu kenapa kamu marah?" tanya Sahara yang membuat Louis sedikit geram.
"Tentu saja aku marah, kalau aku tidak bisa membuatnya bertekuk lutut padaku maka aku juga tidak akan bisa melakukan apapun. aku tidak akan bisa membuatnya melakukan apa yang aku suruh." jawab Louis.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan? jika kita tidak bisa membuatnya bertekuk lutut kepada kita maka kita tidak akan bisa memanfaatkan wanita itu." ucap Lauren.
"Dengarkan Aku baik-baik, Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan. namun yang jelas aku benar-benar harus memperhitungkan semuanya dengan baik." jawab Louis.
__ADS_1
"Kamu harus tahu seperti apa wanita itu, jika kamu ingin mendekatinya. kalau kamu harus mempunyai seribu cara untuk membuatnya bertekuk lutut padamu." Loren yang terus membicarakan sesuatu kepada Louis. mereka terus merencanakan untuk mendapatkan kemungkinan besar dari semua yang sudah dia dapatkan.
"Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan, namun yang jelas aku harus mendapatkan wanita itu untuk memeras Javier. aku akan membuat pria itu hancur di tanganku, aku akan membuat pria itu menangis dengan semua kegagalan yang sudah dia lakukan." Lauren yang benar-benar mencoba dengan segala cara berusaha untuk menghancurkan Javier.
"Kamu harus tahu pria itu sangat licik, Aku yakin dia akan menggunakan begitu banyak cara untuk menggagalkan rencana kita." ucap Luis.
"Memangnya apa yang ingin dia lakukan, aku tidak akan membiarkan dia melakukan sesuatu yang seperti dia inginkan. dia adalah pria yang begitu kejam, dulu aku hidup dengannya dengan semua kekejaman yang dia miliki. Dia adalah seorang pria dengan semua rencana yang dia miliki, ambisinya dan semua egonya akan mengalahkan apapun termasuk aku sebagai istrinya." ucap Lauren.
"Lalu, kenapa kamu tetap ingin bersamanya dulu?" tanya Louis.
"Karena aku menginginkan harta melimpah, Aku tidak ingin hidup susah." jawab Lauren.
"Kamu sama seperti wanita-wanita yang lain, Kamu hanyalah wanita yang ingin kekayaan dari pria yang ingin menjadikanmu istrinya." jawab Louis yang kemudian mengambil beberapa foto yang sudah dia persiapkan untuk menjebak Sahara.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1