ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM

ISTERI SIMPANAN BOS KEJAM
MAMI TERBAIK


__ADS_3

"Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja." Aliana terus mencoba untuk menenangkan hati calon suaminya tersebut.


"Aku hanya tidak ingin mereka menganggap Mami lebih sayang padaku, aku tahu di mana keberadaanku. aku sangat bersyukur karena wanita itu mau merawatku." jawab Ronald.


"Kamu tidak boleh berkata seperti itu, jika Mami mendengar perkataanmu Apakah mami tidak akan sedih? Mami adalah wanita luar biasa, tidak pernah sekalipun dia membedakan salah satu anak-anaknya." jawab Aliana.


"Itulah maksudku, sayang. mami adalah wanita luar biasa dia tidak pernah sekalipun membedakan antara aku dan anak-anaknya, siapalah diriku. aku hanyalah anak pungut yang diakui oleh Papa Javier. Papa dan Mama selalu menganggapku anak tertua mereka, aku selalu menjadi tempat curhatan papa dan mami, tapi tidak pernah sekalipun mereka menganggapku orang luar. kecemburuan dari salah satu adikku membuat hatiku begitu sakit, aku tidak ingin Mami terluka karena itu." Ronald yang berusaha untuk menenangkan hatinya.


Aliana adalah tempat berkeluh kesah bagi Ronald, pria itu tidak pernah sekalipun mengeluarkan isi hatinya kepada Sahara ataupun Javier. Ronald tidak ingin membuat mereka terluka, pria itu tidak ingin membuat Sahara dan Javier berfikiran kalau dirinya menganggap kedua orang tuanya itu hanyalah sebatas orang tua angkat.


"Sayang, dengarkan aku baik-baik. seperti apapun dan bagaimanapun Mami Sahara adalah wanita yang spesial. Apakah kamu akan meninggalkan Mami begitu saja? Apakah kamu akan menyakiti mami? wanita itu adalah hadiah terindah dari Tuhan untukmu, dia mengajarkanmu menjadi seorang pria tangguh. dia memberikanmu tangannya untuk selalu menggenggammu agar kamu tidak terjatuh, lalu apakah kamu akan tega meninggalkan Mami? apakah kamu ingin Mami bersedih?" tanya Aliana.


"Aku tidak ingin Mami sedih karena itu, tapi aku juga tidak ingin Mami sedih karena salah satu putranya menganggap Mami pilih kasih." Ronald terus berusaha untuk menenangkan hatinya.


"Yakinlah kalau semuanya akan baik-baik saja, Mami tidak akan pernah menganggapmu orang lain kamu adalah cinta pertama Mami seorang anak yang selalu dirindukan Mami Walaupun dia sempat terpisah dari Papa Javier." Aliana adalah wanita luar biasa, dia adalah sosok yang selalu menjadi pelipur lara Ronald.


"Aku benar-benar tidak ingin kehilangan Mami, aku benar-benar tidak mau jika wanita itu berpikir aku ingin memanfaatkan dia." ucap Ronald.


"Sudahlah, kamu adalah pria yang sangat baik. Tuhan mengirimkanmu kepadaku untuk menjadi pendampingku, sekarang kamu tidak boleh berpikir seperti ini. jika Chelsea mendengar semuanya ini pasti wanita itu akan sangat marah, kamu tahu kan Chelsea adalah adikmu yang sangat luar biasa. dia selalu bertingkah urakan tapi hatinya begitu lembut, terkadang Aliana melihat Chelsea dengan pandangan yang berbeda. walaupun tingkah Chelsea begitu kasar namun dia adalah wanita yang begitu lembut, dia selalu mengutamakan keadilan bagi siapapun.


"Ketika pertama kali kita berpacaran Chelsea sangat marah karena dia selalu menganggap kamu akan merebutku, terkadang dia akan selalu ikut kemanapun kita pergi dia seperti bayi yang selalu mengganggu kita." Ronald yang mulai sedikit melupakan kesedihannya.


"Iya, kalau dia memata-matai kita pasti dia akan mengajak si jenius Daniel dia selalu memantau kita dengan semua yang dia lakukan." terkadang Aliana kebingungan dengan sikap yang ditunjukkan oleh ketiga saudara dari Ronald. yang dua begitu akrab dengan Ronald, yang satunya selalu menganggap Ronald itu adalah saingannya.


Sekitar 10 menit kemudian salah satu orang yang mereka bicarakan malah menelpon.


BRETTTT...


"Kakak ipar, di mana kakakku?" tanya Daniel kepada Aliana.


"Ada apa?" tanya Ronald.


"Daniel lagi telepon." jawab Aliana.


"Mau apa?" tanya Ronald.


"Kurang tahu." jawab Aliana.


Sesaat kemudian Ronald menjawab panggilan telepon tersebut.

__ADS_1


"Iya Ronald, ada apa?" tanya Ronald kepada adiknya.


"Ka Ronald ada di tempat kakak kan?" tanya Daniel.


"Ya, Memangnya ada apa?" tanya balik Ronald.


"Kakak jangan kemana-mana, jangan sampai keluar ataupun pergi dari tempat kakak. aku mau ke sana." jawab Daniel yang kemudian pergi ke perusahaan kecil milik Ronald.


"Ada apa?" tanya Aliana kepada kekasihnya.


"Kurang tahu, katanya dia mau kemari." jawab Ronald yang kemudian melanjutkan pekerjaannya.


Sekitar 30 menit kemudian Daniel sudah sampai di tempat kakaknya, pria itu begitu terburu-buru dengan membawa peralatan yang begitu banyak.


"Kakak." panggil Daniel kepada Ronald.


Ronald dan Aliana menatap Daniel yang barusan datang tersebut, tatapan mata mereka menatap Daniel yang membawa tas yang begitu besar.


"Kamu mau ke mana, Daniel?" tanya Ronald yang langsung berdiri.


"Ya mau ke sinilah." jawab santai Daniel.


"Aku mau numpang mengerjakan pekerjaanku." jawab Daniel.


"Memangnya kamu ada tugas dari kampus?" tanya Ronald yang kemudian meminta adiknya untuk segera duduk.


"Ada banyak pekerjaan, Kak. kamu tahu kan aku mempunyai pekerjaan baru di samping menjadi mahasiswa." jawab Daniel.


"Sebenarnya kamu itu bekerja di mana sih, Daniel?" tanya Aliana yang terkadang memang selalu penasaran kepada adik iparnya tersebut.


"Tenang lah Kak, pokoknya aku dapat uang banyak Setelah itu aku bisa mendirikan perusahaanku sendiri." jawab Daniel.


"Memangnya kamu ini ingin mendirikan perusahaan apa?" tanya Aliana.


"Dia ingin mendirikan perusahaan berbasis komputer, dia itu sangat pandai dalam mengotak-atik komputer. Ya anggap aja dia adalah seorang peretas." jawab Ronald.


"Apa! kamu seorang peretas komputer?" tanya Aliana.


"Apaan sih Kak, aku itu bukan peretas. aku itu adalah hacker." jawab Daniel.

__ADS_1


"Hobimu itu kok menakutkan sekali si, Daniel. coba cari hobi yang lain Kamu memangnya mencuri data siapa saja? jangan-jangan Kamu mencuri dataku dan kakakmu ya?" tanya Aliana yang benar-benar sangat penasaran.


"Buat apa mencuri data kalian? kalian kira kalian itu orang hebat ya? nggak mungkin lah walaupun aku mencuri data milik kakak dan kakak ipar. hasilnya juga tidak akan memberikan aku apa-apa, lebih baik aku menjual keahlianku ini kepada seseorang. bayarannya kan lumayan." ucap Daniel yang membuat Aliana langsung duduk di samping Daniel.


Tentu saja Aliana sangat penasaran dengan nominal yang didapatkan oleh Daniel ketika dia menjadi peretas.


"Bayaran seseorang hacker itu berapa? apa bisa dibuat beli mobil?' tanya Aliana.


"Memangnya Kakak penasaran banget ya? apa Kak Aliana begitu Ingin tahu?" tanya Daniel.


Wanita itu tentu saja menganggukkan kepalanya.


"Yah lumayan lah kalau bisa dibelikan Lamborghini sama mobil sport yang harganya fantastis itu." jawab santai Daniel.


Seketika Aliana melongo tidak percaya dengan kata-kata yang diucapkan oleh adik iparnya tersebut.


"Sumpah kamu?" tanya Aliana.


"Ya iyalah kak, Siapa yang mau dibayar murah dengan semua gaji seperti itu? tentu saja seorang hacker itu harus mempunyai tanggung jawab yang luar biasa, Kak. aku juga pilih-pilih pekerjaan lah nggak mungkin aku mau mencuri sesuatu dari pemerintah." jawab Daniel.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William

__ADS_1


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2