Istirahat Sebentar

Istirahat Sebentar
Teganya Kau !?


__ADS_3

Salma Puspita namanya. Dia artis yang sedang naik daun. Dia cantik, periang dan baik hatinya. Jika ada pria yang jauh lebih tua melihatnya. Pasti ingin memiliki adik yang periang seperti dia. Jika ada pria yang jauh lebih muda melihatnya.


Pasti ingin memiliki kakak yang baik hatinya seperti dia. Namun, jika ada pria yang seumuran melihatnya. Pasti ingin memiliki kekasih yang cantik seperti dia. Setiap film yang dia bintangi pasti laku keras.


Mulai dari film bergenre romansa, horor, action hingga fantasi. Bukan hanya sukses di film, Salma juga pandai sekali bernyanyi. Terhitung sudah ada tiga lagunya yang cukup berhasil di pasaran musik.


Salma yang tahun ini akan beranjak dua puluh tiga tahun itu. Mempunyai kekasih bernama Affan. Usianya sama dengannya. Dia juga seorang entertain. Affan seorang aktor dan pembawa acara. Tapi, tidak segemilang Salma.


Mereka kurang lebih sudah menjalin hubungan selama dua tahun, dan kali ini terlibat dalam satu proyek pembuatan film action kolossal yang megah. Afffan yang gagah perkasa berperan sebagai jenderal perang yang disegani kawan dan ditakuti lawan.


Sedangkan Salma berperan sebagai pejuang wanita dari negeri musuh yang jatuh cinta kepada jendral perang tersebut. Sudah skenarionya unik dan bagus. Lawan main di filmnya adalah kekasihnya sendiri.


Serta bayarannya yang menggiurkan. Membuat Salma pastinya kesulitan untuk menolak tawaran yang datang kepadanya. Namun, masalah datang pada saat satu minggu lagi dia ingin berulang tahun.


Di hari pertama dan kedua proses syuting, hampir di sepanjang hari di lokasi syuting. Affan seperti mengabaikannya. Dia sulit untuk diajak berdiskusi dan bahkan hanya untuk sekedar mengobrol santai pun terkesan sulit. Alasannya sibuk, karena harus latihan untuk scene action dan berkuda.


Hingga membuat Salma menjadi bete. Ditanya ada apa gerangan dengan dirinya? Affan hanya menjawab tidak ada apa-apa. Dia sedang ingin mau fokus aja ke proses syuting. Agar cepat selesai, dan tidak memakan waktu lama.


Bagi Salma, tumben atau lebih tepatnya aneh. Sebab biasanya Affan lah orang yang paling rame, jahil dan susah fokus di lokasi syuting. Lantas kenapa tiba-tiba ingin berubah. Saat dikonfirmasi, Affan hanya menjawab jika dia sedang ingin memperbaiki diri.


Okelah kalau begitu. Salma bisa menerimanya. Lalu berlanjut di hari ketiga proses syuting. Kali ini mereka syuting di daerah pegunungan yang tinggi. Hawanya dingin menusuk hingga membuat perut Salma cepat lapar.


Ada break waktu syuting yang cukup lama. Kesempatan ini, ingin dimanfaatkan Salma untuk mengajak Affan makan bersama. Di café unik yang kebetulan letaknya tidak begitu jauh dari lokasi tempat syuting mereka.


Namun apalah daya Salma. Lagi-lagi Affan tidak seperti biasanya. Dia menolak untuk diajak makan. Padahal Salma yang mau mentraktir. Sungguh ini hal yang jarang sekali terjadi dan sungguh hal yang paling diluar dugaan.

__ADS_1


Seorang Affan yang doyan makan dan ngemil sampai menolak diajak makan. Bahkan yang mengajak makan itu adalah kekasihnya sendiri. Bahkan yang mentraktirnya adalah kekasihnya juga. Saking tidak percayanya dengan fenomena ini.


Salma sampai bergumam dalam hati, “Gawat, apakah ini salah satu dari pertanda hari kiamat?”


Ketika ditanya alasannya kenapa, dan lagi-lagi juga Affan hanya menjawab. Tidak apa-apa. dia hanya hanya mau sedang fokus ke proses syuting. Ditambah lagi Affan membawa bekal dari rumah, buatan ibunya.


Alamak, sejak kapan ibunya membuatkan bekal untuk Affan. Tapi, sekali lagi Salma mengalah. Dia tidak terlalu mau ambil pusing. Tohh, dia bisa makan bersama dengan teman-temannya. Itu juga gak kalah seru baginya.


Proses syuting di dataran pegunungan yang tinggi telah selesai. Salma pun kembali ke rumah untuk beristirahat. Menyiapkan dirinya untuk aktivitas syuting besok. Salma mengirim pesan lewat wa ke Affan, namun tidak dibalas.


Dibuka juga belum. Salma berpikiran positif karena siapa tahu. Affan sudah tidur terlebih dahulu. Karena waktu pengambilan scene dirinya tadi. Affan terlihat sangat kelelahan, dia harus syuting dengan berkuda sambil bermain pedang.


Pada akhirnya, Salma juga memilih untuk tertidur. Ke esokan paginya. Salma bangun tidur langsung mengecek hp-nya. Pesan singkatnya tadi malam sudah dibaca Affan. Tapi kenapa belum dibalas? ada apa dengan separuh nafasnya itu?


Salma mencari Affan kesana kesini. Tapi tidak ada. Sekalinya ketemu, Affan seperti orang yang menghindar dan susah diajak ngobrol. Di wa pun balasnya lama. Membuat Salma semakin uring-uringan dengan kekasihnya itu. Hingga nyaris menganggu pekerjaannya.


Di hari kelima. Bukan main kesal dan marahnya Salma. Begitu mendapati dari teman-temannya jika Affan di gossipkan selingkuh dengan sesama pemeran wanita lain di syuting film ini. Maria namanya.


Di film ini dia berperan sebagai istri pertama Sang Jendral, dan Maria juga sejak awal sudah cukup dekat dengan Affan. Karena mereka kuliah di kampus yang sama, fakultas yang sama dan angkatan yang sama pula.


Berita ini belum tercium oleh media. Itu berarti Salma bisa menanyakannya langsung pada Affan saat ada kesempatan break syuting. Soalnya ini perkara yang sangat rumit dan sensitif. Salma takut tidak bisa mengontrol diri nanti.


Berlanjut di hari ke enam menjelang hari ulang tahunnya, dan kebetulan sekali hari ini. Syuting diliburkan. Salma mau berkunjung ke rumah Affan. Ingin memberi kejutan sekaligus mengkonfirmasi perihal gossip selingkuh itu.


Salma berangkat menggunakan mobilnya. Sewaktu sudah dekat dengan lokasi rumah Affan. Alangkah terkejutnya dia, ketika melihat Maria dan Affan masuk ke mobil secara bersama. Lalu berangkat pergi berdua.

__ADS_1


Salma hanya bisa tercengang di dalam mobilnya. Hatinya sakit, jiwanya bergemuruh pedih. “Sungguh teganya kau,” gumamnya sambil meneteskan air mata.


Salma pun diam-diam mengikuti mereka. Akan kemana mereka pergi bersama itu. Affan sampai mematikan semua kontaknya. Nomor hp-nya tidak bisa dihubungi sama sekali. Itu tandanya gadis ini memang ada tempat spesial di dalam hatinya.


Langkah Salma terhenti. Saat melihat mereka berdua berhenti dan turun menuju ke sebuah toko emas. Toko emas itu adalah toko emas langganan Salma dan keluarganya, dan kini. Affan membelikan gadis itu emas dari toko itu.


Dunianya hancur, langit rasanya runtuh. Semua nama besar dan ketenaran ini bagai tak ada artinya jika sang kekasih nyatanya lebih memilih wanita lain. ketimbang dirinya yang sudah susah payah meniti karir dari nol. Bahkan dari minus sebagai anak dari keluarga yang broken home.


Ke esokan paginya. Salma masih bisa menahan rasa kecewa, pedih dan amarahnya. Dia ingin dengar dulu penjelasan dari Affan. Oleh karena itu saat break syuting. Salma berkunjung ke ruangan Affan yang tidak jauh dari ruangan make up artis.


Di sana Salma menanyakan dan meminta kejelasan mengenai apa yang terjadi dalam satu minggu ini. Namun sekali lagi Affan hanya menanggapinya dengan santai, bahkan terkesan remeh.


Dia pun lebih memilih keluar ruangan dibanding mendengar uneg-uneg dari kekasihnya itu. Membuat Salma semakin berang dan gusar terhadapnya. Sebelum keluar ruangan hanya satu kalimat yang di ucapkan oleh Salma.


“Teganya kau.”


“Sungguh, cinta itu memang tidak bisa dipaksakan,” balas Affan.


Sepeninggal Affan. Tubuh Salma melemah. Bahkan dia tidak bisa berdiri di kedua kakinya. Dia melihat langit-langit ruangan ini dan kain selendang tebal properti yang berwarna merah di sekitar situ. Pikiran buruk mulai menyerangnya.


Pada akhirnya, Salma memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Karena, apalah artinya cinta. Jika yang dicinta dan yang dia harapkan bisa mengeluarkannya dari kesepian. Nyatanya telah berkhianat.


Lalu, di sisi lain dari tempat syuting hari ini. Affan, teman-teman sesama pemain film, para kru film dan keluarga Salma berkumpul. Mereka sudah menyiapkan kue, kado serta pernak pernik lainnya untuk membuat kejutan di hari ini.


Di hari ulang tahun Salma. Semua orang yang mencintainya. Sudah dari satu minggu sebelumnya merencanakan semua kejutan ini. Bahkan Affan, dibantu Maria dan ibunda Salma. Membelikan cincin khusus untuk Salma. Affan ingin melamar Salma di hari yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

__ADS_1


__ADS_2