Jangan Rendahkan Status ku

Jangan Rendahkan Status ku
Perjanjian Dan Ancaman


__ADS_3

Sudah 1 minggu aku dan zayn menjadi suami istri. Kami tinggal terpisah dari orang tua kami karna kami ingin mandiri. Aku menuju dapur membuat nasi goreng ayam yg sedikit pedas karna zayn menyukai rasa pedas dan 1 teko teh tanpa gula kesukaan zayn.


Kami sarapan bersama di meja makan dan ku tuang teh ke cup zayn. Kami menikmati sarapan kami dan menghabiskan nya.


"Rumi aku ingin bicara sama kamu sayang." ucap zayn dahulu


"Iya kak, katakan saya." jawab ku


Zayn diam, memberikan ku sebuah kertas dan membaca nya. Inti nya adalah


'Tidak ada kata bercerai dalam rumah tangga kami walau apapun yg akan terjadi.


Kita akan melalui segala rintangan dalam rumah tangga.'


Intin dari kertas itu yg beranggapan bahwa zayn sangat mencintai ku dan tak ingin kita berpisah.


"Sayang apa kamu setuju? Kalo setuju tanda tangan di atas materai nya."


Aku tak menyahuti perkataan zayn dan aku langsung menggerakkan jemari ku dan pena itu diatas kertas yg berisikan perjanjian itu.

__ADS_1


Aku mengembalikan kepada Zayn. Setelah itu kami berangkat bersama.


"Kak turun kan aku di kantor saja dulu" pinta ku


"Bukan nya kamu mau ke resto A sayang?" tanya Zayn


"Nanti aku akan kesana dengan Anantha." tutur ku


"Baiklah" jawab zayn


Kami melaju dan zayn mengantar ku dahulu ke kantor.


"Rumi maaf, nanti kita nggak bisa makan siang bareng, Aku ada pertemuan. Kamu nggak masalahkan sayang?" tanya zayn


"Iya kak, nggak apa-apa kalo itu penting lakukan saja. Aku ke masuk ya kak, kamu hati-hati."


Zayn mengangguk dan melajukan mobil nya untuk menuju kantor nya.


Hari ini lumayan banyak pekerjaan ku, menyelesaikan tugas di kantor, lalu menuju resto baru ku yg akan Grand Opening, lalu ke resto A untuk pertemuan bisnis ku bersama mama dan teman nya.

__ADS_1


"Anantha kita ke resto yg akan GO dulu, baru kita ke resto A ketemu mama." perintah ku


"Baik bu, oh ya bu maaf, tadi front office menitipkan surat ini." jawab anantha dan memberikan surat itu


"Ini dari siapa?" tanya ku


"Tidak tau bu, karna diantar oleh jasa pengiriman. Ibu bisa langsung membuka nya saja. Saya permisi bu."


"Baiklah."


aku berlalu ke ruangan ku, duduk dan membuka amplop surat itu.


Aku membacanya dengan hati-hati, dan sangat terkejut nya aku dengan isi surat itu.....


'Jika kamu mencintai Zayn maka aku terima. Jika kamu buat Zayn mencintai mu, Maka ku pastikan akan membuat mu menyesal' isi suran itu.


Aku terkesiap dan berpikir apa selama ini zayn tak mencintai ku? tapi mengapa sikap nya menunjukkan dia sangat menyayangi ku?


Aku berdiam diri sejenak, dan berpikir ini hanya hujatan dari fans fanatik Zayn karna bagiku zayn tampan, baik, ramah, sopan dan mendekati kata sempurna.

__ADS_1


__ADS_2