Jangan Rendahkan Status ku

Jangan Rendahkan Status ku
Chat


__ADS_3

Hari ini, sabtu dan aku masuk sift pagi karna beaok minggu adalah waktu libur ku. Saat setelah makan siang di kantin karyawan, aku menelpon mama dan sembari istirahat disana.


Aku memberi tahu mama agar mama menjemput ku nanti karna besok aku off day.


Mama mengiyakan dan menelpon papa agar mengantar mama dan menjemput ku di desa B.


"Rumi nanti kamu ada acara nggak?" Sapa Gio yg duduk di hadapan ku. Aku ke kantin sendiri karna Ani izin sedang sakit.


"Maaf Gio, emang nya kenapa?" tanya ku balik


"Aku mau ajak kamu kepasar malam aja sambil mampir ke rumah Ani."


"Maaf Gio, kamu pasti sudah tau status ku kan? Dan lagi aku mau ke kota D sore ini". sahut ku


"Aku tau, Ani udah cerita, emang apa masalah nya? Kita ini berteman kan?" ucap Gio


"Aku tau kamu orang baik, tapi maaf untuk sekarang aku nggak bisa, karna nanti orang tua ku akan jemput aku sore ini pulang kerja. Maaf Gio"


"Iya Rumi, mungkin lain kali bisa, sekalian bareng temen-temen. Santai aja sama aku." jawab Gio.


Kami berbincang sebentar dan setelahnya aku pamit kembali bekerja.


Sudah 2 jam lebih berlalu. Aku bergegas ke loker ku untuk bersiap-siap akan pulang. Aku sudah menelpon ayah untuk menjemputku.


Kami sudah sampai di rumah dan aku membuka perbincangan setelah menyalami ibu ku.


"Bu, Yah hari ini Rumi akan ke rumah mama papa. Mereka juga sudah perjalanan menjemput ku kesini, apa kalian mengizinkan?" tanya ku


"Boleh nak, mereka juga berhak atas kamu...."


belum selesai ibu berbicara suara ketuka pintu rumah berbunyi,

__ADS_1


"Buka pintunya ya Rumu, mama dan papa mu pasti sudah sampai." kata ibu


Aku beranjak dan iya itu adalah mama dan papa. Aku mengajak mereka masuk dan duduk.


"Ma pa Rumi ganti pakaian dulu ya sebentar." izin ku


"Iya sayang" jawab mama


Ibu dan juga ayah datang dan menyapa mama papa.


"Bu, pak bagaimana kabar nya ini? sudah beberapa minggu nggak main kesini?" tanya ibu


"Iya bu, kami baik. Sudah berapa minggu ya pa?" tanya mama ke papa


"Lupa juga. Bu kami mau jemput Rumi dan mau ngajak dia nginep dirumah. Mungkin senin pagi baru dia pulang." kata mama


"Iya bu, kan jarang-jarang juga dia keluar setelah beberapa tahun ini Rumi bangkit dari kejadian buruk itu. Saya nggak pernah lihat dia keluar. Saya sangat sakit melihat dia terpuruk" tutur ibu yg langsung menjadi sedih


Dan aku pun juga sudah keluar dari kamar ku. Aku melihat keempat orang tua ku berbincang dan tertawa.


"Aku sangat bahagia" gumam ku di hati.


Aku menghampiri mereka berempat dan mengajak mama dan papa berang kat agar tidak terlalu macet saat nanti waktu pulang papa pekerja di Kota D. Karena itu adalah kota padat penduduk.


Kami menyalami dan berpamitan pada ayah dan ibu ku., lalu kami berangkat.


Sudah beberapa jam di perjalanan karna sedikit macet. Aku melamun dan melihat arus lalu lintas yg padat, seketika denting HP ku berbunyi. Ku lihat ada sebuah chat Whatsapps dari nomor tak di kenal


"Rumi kamu udah berangkat ya?" chat itu


"Iya, maaf ini siapa?" balasku

__ADS_1


"Aku Gio. Tadi aku minta nomor kamu dari Ani. Kamu udah sampe ya?" tanya gio di chat


"Ouh iya aku udah deket rumah, ada apa Gi? tanya ku


"Nggak ada, hanya ingin chat dengan mu saja. Apa aku ganggu ya?"


"Ah nggak kok. Aku kira ada apa." balas ku lagi


"Rumi, kamu risih ya aku seperti tadi?" tanya Gio


"Maaf Gi, aku hanya mengingat status ku yg berbeda dengan mu. Aku hanya nggak mau membuat orang lain salah paham." balas ku


"Siapa yg akan salah paham?"


"Mungkin saja temen deket kamu Gi. Aku hanya nggak mau ada kesalah pahaman nanti". balas ku


"Aku nggak ada temen deket selain Akra dan Ani saja. Apa kamu nggak ingin berteman dwngan ku seperti aku dan mereka?" balasan Gio


"Bukan seperti itu Gi, aku hanya menjaga-jaga saja. Aku nggak mau ada perasaan terluka di hati orang nanti".


"Aku udah bilang kan tadi aku hanya deket sama mereka berdua. Apa kamu belum bisa buka hati kamu?" tanya Gio dan aku yg membaca nya enggan membalas. Serentak aku mengingat kejadian-kejadian bahagia sebelum peristiwa naas itu merenggut kebahagiaan ku.


.


.


.


.


Untuk para reader, Saya masih pemula bila ada kesalahan mohon di mengertikan. Saya mohon dukungannya untuk Like, Vaforit dan koin seikhlas nya.

__ADS_1


Terim


__ADS_2