Jangan Rendahkan Status ku

Jangan Rendahkan Status ku
Mencari identitas


__ADS_3

Aku pamit dari nyonya dan tuan untuk makan siang. Jam 4 sore sift kerjaku berakhir. Aku langsung pulang dan mencari ibu. Aku bercerita padanya tentang hari pertama ku bekerja.


"Bu tadi ada sepasang tuan dan nyonya yg bertanya tentang liontin ini". kataku dan mengingatkan kami saat aku berumur 18 tahun, dan orang tua angkat ku memberitahu ku bahwa aku ini bukan anak kandung mereka, mereka menemukan ku diteras rumah saat malam dan menemukan liontin dileherku. Mereka merasa ini pemberian dan keluarga ku.


"Rumi, mungkin saja mereka pernah melihat liontin ini di toko kan?" sahut ibu


"Tapi bu, mereka bilang liontin Ruby ini hanya ada 1, dan aku sudah mencari nya di internet dan yah benar ini hanya ada 1 dengan kode ini dibelakang nya" tuturku


"Rumi, bila mungkin takdir mempertemukan mu dengan orang tua mu, nanti pasti akan terjadi dan kau akan melupakan kami disini" ucap ibu ku sedih


"Bu, jika itu terjadi aku tetap menganggap kalian orang tua kandung ku, kalian memberi ku cinta dan kasih sayang yg tulus sejak aku lahir, maafkan aku bu membuatmu sedih bu"


"Hemm Nak, bila kamu sempat, carilah informasi dan identitas mu, agar kamu tak dilema. Kami mendukung mu" kata ibu ku yg memelukku


Esok nya aku kerja pagi lagi, aku bertemu dengan tuan dan nyonya Latif lagi saat breakfast. Mereka tersenyum dan menyapa ku.


"Selamat pagi nak "


"Selamat pagi nyonya, tuan. Bagaimana kabar anda pagi ini?" tanya ku

__ADS_1


"Kami bahagia nak"


"Ah selamat tuan dan nyonya, ini menu nya" kataku. Aku menyiapkan dan membawakan menu yg mereka pinta. Aku teringat akan kata ibu yg menyuruhku mencari identitas ku ini karna liontin yg tuan dan nyonya Latif tanya.


"Nak nanti datanglah ke room 2201 ya, karna kami akan checkout dan kami ingin berfoto bersama mu" ucap nyonya Latif.


"Baiklah nyonya" sahutku


Setelah jam nya, aku bergegas ke room itu menemui keluarga Latif, kami berfoto, saat akan pergi tuan dan nyonya memberikan ku sebuah foto seorang bayi, dan mereka meminta ku membawa dan menyuruh ku memperlihatkan foto itu pada orang tua ku dirumah.


Aku bingung dan kami melanjutkan bincang kami hingga mengantar mereka je Front office untuk checkout


Aku kembali bekerja, dan saat pulang aku bersiap-siap untuk mengganti sift.


Sesaat di jalan aku memikirkan tuan dan nyonya itu, memikirkan aku yg merasa mirip nyonya Latif.


"Ahk itu hanya kebetulan Rumi, kau bisa tanyakan tentang foto itu nanti pada ayah dan ibu dirumah" kata ku bicara sendiri


Saat dirumah aku bertemu ibu dan ingat ingin bertanya sesuatu.

__ADS_1


"Ahk ibu, ada yg aku mau tanya"


" Apa Rumi? bikin ibu penasaran saja" ucap ibu


"Bu ini foto siapa?"


"Ya foto mulah nak, ini kamu Rumi masak orang lain" kata ibu ku sebelum aku berkata tentang kejadian tadi tempat kerja dengan keluarga Latif.


Aku diam dan berfikir "Apakah iya aku ini anak kandung mereka dan apa ini petunjuk identitasku?"


.


.


.


.


Untuk para reader, Saya masih pemula bila ada kesalahan mohon di mengertikan. Saya mohon dukungannya untuk Like, Vaforit dan koin seikhlas nya.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2