Jerat Cinta Gadis Tengil

Jerat Cinta Gadis Tengil
J C G T 25


__ADS_3

💋💋 Dilarang julid!!! Cerita ini hanya untuk hiburan, bukan untuk top up dosa!! 💋💋


Wanita sangat rentan terkena diabetes, karena sering sekali menelan janji manis.


💋💋 Sarangbeo 💋💋


• • • • •


Tanpa mengatur terlebih dulu waktu pengambilan gambarnya, Xena langsung duduk di pangkuan Dewa dan mengarahkan kemera-nya ke arah mereka berdua.


"Loe!! Apa-apaan sih loe!! Minggir!!" Bentak Dewa sambil berusaha mendorong Xena.


"Diem!!" Balas Xena sambil menarik leher Dewa lalu menempelkan pipi-nya dengan pipi Dewa lalu menaikkan kemera-nya agar Xena yang duduk di pangkuan Dewa bisa kelihatan.


Cekrek. Xena pun berhasil mengambil foto. Tapi sayangnya karena Dewa yang banyak gerak, jadi wajah Dewa menjadi buram.


"Ulang, ulang, ulang!!" Ucap Xena merasa tak puas dengan hasil fotonya.


"Minggir!! Gue gak mau!!"


"Jangan keras kepala!! Ikutin aja kata-kata aku, ini demi membuat Mama percaya!!"


"Ini terakhir yah!!"


"Oke!!" Balas Xena sambil mengerlingkan sebelah matanya.


Xena pun mengarahkan kembali kamera ponselnya ke arah mereka.

__ADS_1


"Senyum!!" Perintah Xena karena muka Dewa cemberut.


Cekrek. Foto terakhir dengan pose pipi yang saling menempel dan Xena yang duduk di pangkuan Dewa pun berhasil Xena ambil.


"Nah, gini kan bagus." Ucap Xena melihat hasil fotonya.


Tanpa sadar Xena bergerak-gerak di atas pangkuan Dewa.


Dewa menarik nafasnya dalam-dalam dan membuangnya kasar.


"Xen, pindah loe!!" Dewa menggeram.


"Lihat deh Kak, hasil foto-nya bagus-bagus." Ucap Xena yang tidak mendengar geraman Dewa.


Tanpa Xena sangka Dewa langsung mendorong Xena dari atas pangkuannya lalu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju kamar-nya.


Xena yang kaget pun langsung memutar tubuhnya hendak mengomeli Dewa, tapi belum juga Xena mengomel, ternyata Dewa sudah pergi meninggalkan ruang makan.


"Apa-apaan sih tuh orang, main dorong-doronh aja!! Untung aku gak jatuh ke lantai!!" Dumel Xena.


Namun tak lama wajah cemberut Xena berubah menjadi sumringah kala mengingat dirinya berhasil memperdaya Dewa.


"Sekarang tinggal aku upload ke sosial media, terus aku taq deh Kak Dewa, biar si belatung gatel itu makin menggeliat kepanasan!" Gumam Xena.


"Tapi aku kan gak tau nama sosial medianya Kak Dewa yah?!" Monolog Xena.


"Akh.. gampang, tinggal aku lihat aja dari sosial medianya Kak Acy, terus aku cari nama Kak Arthur terus aku cari deh nama Kak Dewa." Gumam Xena lagi.

__ADS_1


Lalu mata Xena melihat ke arah meja makan.


"Terus nasib mie ini gimana dong?" Xena bertanya pada dirinya sendiri.


"Aha!!! Aku punya ide." Ucap Xena sambil menjentikkan tangannya.


Xena pun mengabadikan dua mangkok mie yang sudah bengkak itu di ponselnya.


Kira-kira apa yang ingin Xena lakukan dengan foto mie yang sudah bengkak itu?


• • • • •


Kamar Dewa.


Sesampainya di dalam kamar, Dewa langsung masuk ke dalam kamar mandi dan tak lupa mengunci pintu kamar mandinya.


"Aaargh sial!!! Mandi lagi kan gue!!!" Gerutu Dewa sambil membuka handuk yang melilit di pinggangnya.


Yups, saat ini si Hudin sudah bertransformasi menjadi Huluk gara-gara pergerakan Xena diatas pangkuannya tadi.


Makanya tadi Dewa mendorong Xena tiba-tiba karena Dewa sudah merasakan ancang-ancang si Hudin yang ingin berubah menjadi Huluk si kentongan pos ronda.


"Astaga Din, Din, loe kenapa jadi sering baper gini sih sekarang!!!" Geram Dewa sambil memijat lembut kentongan pos ronda-nya.


• • • • •


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2