
💋💋 Dilarang julid!!! Cerita ini hanya untuk hiburan, bukan untuk top up dosa!! 💋💋
Jangan merasa diri kamu yang paling pusing, yang punya kepala bukan kamu aja!
💋💋 Sarangbeo 💋💋
• • • • •
Setelah selesai sarapan, Arthur, Nancy dan Xena pindah ke ruang televisi.
Arthur memindahkan video yang di kirim Dewa ke laptop-nya dan mereka pun menonton video itu bersama-sama.
Saat Arthur begitu fokus melihat ke layar laptop, mata Nancy sesekali melirik ke arah Arthur. Melihat tatapan Arthur seperti sedang terfokus dengan yang lain, Nancy langsung menutup laptop itu kasar.
"Kok ditutup?!" Protes Arthur.
"Kamu ngeliatian apa sih sebenarnya?" Tanya Nancy dengan tatapan mengintimidasi.
"Ya ngelitian video-nya lah."
"Iya aku tau, tapi mata kamu tuh fokusnya kemana? Pasti ke yang lain-lain kan?" Curiga Nancy.
"Apaan sih kamu, nuduh-nuduh aku kayak gitu!! Aku tuh lagi fokus nyari titik rekayasa-nya Sayang. Bukan ngeliatin yang lain seperti yang kamu pikirin!!" Balas Arthur.
__ADS_1
Arthur pun kembali membuka laptopnya.
"Xen, sini deh." Panggil Arthur pada Xena yang sejak tadi melihat ke arah lain. Rasanya ia tak sanggup melihat video itu.
"Gak akh, aku males liat video itu lagi."
"Jangan males dulu. Aku tuh mau ngasih tau keanehan video ini sama kamu. Sini cepetan!!" Paksa Arthur sambil menarik tangan Xena dan memaksa Xena untuk menatap layar laptop.
"Kalian berdua ngerasa gak sih kalau video ini aneh? Coba deh perhatiin dengan seksama setiap gerakannya. Disini tuh Dewa kayak gak ngapa-ngapain dan Sagita yang dominan. Dan dari semua video ini gak ada satu pun yang nunjukin muka Dewa." Ucap Arthur mengungkapkan kejanggalan yang ia rasakan.
"Coba deh Cy, kamu bayangin pas kita bercinta, memangnya aku gestur aku seperti gesturnya Dewa yang ada di video itu. Sekalipun kamu yang ada diatas aku, paling gak kan tangan aku main, bibir aku main, gak mungkin aku cuma diem aja kayak Dewa gitu."
"Iya juga yah." Balas Nancy setuju dengan pendapat Arthur. Ia juga merasa janggal dengan video itu.
"Maksud kalian apa sih? Aku gak ngerti?" Wajar saja Xena tidak mengerti, karena memang dia belum pernah bercinta.
"Intinya, ini semua rekayasa Sagita aja." Kata Nancy lagi.
"Aku yakin kalau saat membut video ini Dewa dalam keadaan pingsan atau..." tiba-tiba mata Arthur membulat. Dan secara bersamaan mata Nancy juga membulat. Arthur dan Nancy saling pandang dengan mata yang membulat.
"Tidur!!!" Teriak Nancy dan Arthur bersamaan. Ternyata mereka memikirkan hal yang sama.
"Tidur? Memangnya Kak Dewa gak merasa apa waktu Sujigong itu guncang-guncang Kak Dewa?!" Tanya Xena. Perkiraan Nancy dan Arthur tak masuk di akal Xena.
__ADS_1
"Bukan tidur biasa Xen. Tapi tidur dalam pengaruh obat tidur dosis tinggi." Balas Nancy.
"Setuju!! Karena kalau Sagita ngejebak Dewa pake obat perangsang, gestur Dewa gak akan kayak gitu. Pasti Dewa akan lebih dominan." Timpal Arthur.
"Makanya video ini sepotong-sepotong dan hanya menunjukkan adegan ranjang aja dan menghilangkan part dimana Sagita lagi ngatur posisi Dewa."
Setelah mendengar penjelasan Arthur, Xena yang tadinya malas melihat video itu jadi bersemangat menonton video itu kembali, ia memperhatikan baik-baik video itu dan mencocokkannya dengan penjelasan Arthur.
Tak lama Xena tiba-tiba berdiri dari duduknya dan hendak berjalan menuju kamar-nya.
"Mau kemana kamu?!" Tanya Nancy begitu melihat Xena berdiri.
"Mau menyelamatkan Kak Dewa dari si Sujigong!!!" Balas Xena tak kalah berteriak.
"Kamu gak mau nunggu Dewa jemput kamu?!"
"Kalau aku nunggu Kak Dewa, keburu ditikung sama si Sujigong!! Pasti ini yang di mau sama si Sujigong. Makanya aku harus cepat-cepat membalikkan keadaan lagi!! Aku harus balas si Sujigong." Jawab Xena lalu beranjak dari ruang televisi.
"Cepet banget balik mood-nya?!" Lirih Arthur sambil matanya melihat Xena yang pergi dari ruang televisi.
Sesampai-nya di dalam kamar, Xena langsung mengganti pakaiannya lalu memoleskan bedak ke wajahnya.
"Lihat aja Sujigong, kamu bercinta rekayasa, aku akan bercinta dengan Kak Dewa secara nyata!!!" Geram Xena sambil mengoleskan lip-tint ke bibirnya.
__ADS_1
• • • • •
Bersambung...