
💋💋 Dilarang julid!!! Cerita ini hanya untuk hiburan, bukan untuk top up dosa!! 💋💋
Di dalam rumah tangga itu wajar jika ada pertengkaran.
Tapi hanya ada satu rumah tangga yang di perkirakan tidak pernah bertengkar, yaitu rumah tangga Adam dan Hawa.
Selain karena Hawa tidak punya mertua dan ipar, Hawa juga belum mengenal uang belanja dan skincare.
😂😂
💋💋 Sarangbeo 💋💋
• • • • •
Sedangkan Xena, setelah tau Dewa selesai melakukan panggilan video dengan Sagita, ia langsung keluar dari dalam kamar Dewa.
"Oh.. mau main panas-panasan sama aku?! Oke, aku terima tantangan Anda, Kak Dewa!!! Kita lihat siapa yang gosong duluan!!!" Gumam Xena sambil mengepalkan tangannya.
Xena pun kembali duduk di sofa dan mengambil ponselnya, sebagai ancang-ancang kalau Dewa keluar kamar.
Dan benar saja tak sampai lima menit Dewa pun keluar dari dalam kamar.
Begitu Dewa keluar kamar, Xena pun memainkan ponselnya, pura-pura sedang chatingan dengan Bima sambil cekikikan.
Dewa hanya melirik Xena sesaat.
"Gue mau makan!! Siapin makan malam gue!!" Ucap Dewa.
"Tuh udah aku siapin di meja makan." Jawab Xena sambil menatap layar ponsel.
"Haish!!!" Geram Dewa lalu berjalan menuju ruang makan.
Sesampainya di ruang makan, Dewa tersenyum licik saat melihat lauk pauk yang sudah Xena masak.
__ADS_1
Dewa berjalan menuju dapur dan mengambil segenggam garam lalu kembali lagi keruang makan kemudian memasukkan garam itu lauk pauk yang Xena masak.
Setelah menambahkan garam, Dewa pun menyendokkan nasi dan lauk-pauk ke dalam piringnya lalu mulai memakannya.
Uhuk.. uhuk.. Dewa pura-pura batuk, lalu..
PRAAANG.. Dewa meletakkan kasar sendok dan garpu ke piringnya.
Mendengar itu Xena hanya mengernyitkan keningnya.
"Xena.. Xena!!!" Teriak Dewa.
"Apa?" Jawab Xena dari ruang tengah.
"Sini loe!!"
"Apa, bilang aja!!"
"Sini gue bilang!!"
"Apa?" Tanya Xena sesampainya di ruang makan.
"Loe mau ngeracunin gue dengan buat makanan super asin begini?" Tanya Dewa dengan nada meninggi.
"Super asin gimana sih? Orang tadi aku makan rasanya pas kok!!"
"Iya, itu loe yang makan!! Pas loe udah selesai makan, loe tambahin deh garamnya banyak-banyak!! Iya kan?"
"Jangan nuduh!!!"
"Gue bukan nuduh!!! Nih loe rasain aja sendiri rasa masakan loe!!"
Xena pun mencicipi lauk pauk yang ada di meja makan itu. Lauk pauk yang sama dengan yang ia makan dan rasanya sama sekali tidak asin saat ia makan tadi.
__ADS_1
"Peeeh.. Peeeh..." Xena melepeh lauk pauk yang baru ia cicipi.
"Kok rasanya jadi asin banget gini sih?" Ucap Xena keheranan.
"Ya mana gue tau, kan loe yang masak!! Sengaja kan loe biar cepet jadi janda terus bisa nikah deh loe sama Bemo itu!!" Balas Dewa.
"Namanya Bima, Kak!! Enak aja main ganti nama orang!! Orangtuanya potong nasi tumpeng buat ngeresmiin namanya, Kakak seenak jidatnya aja ganti nama orang!"
"Suka-suka gue!! Mulut-mulut siapa!" Balas Dewa.
"Udah deh gak usah mengalihkan pembicaraan!! Sekarang bikinin makanan yang baru buat gue!!" Perintah Dewa.
"Males akh, aku ngantuk!! Kakak beli aja!" Tolak Xena.
"Enak aja gue disuruh beli lagi, gue udah ngeluarin uang berjuta-juta yah buat belanja, tapi gue disuruh beli lagi buat makan? Gak mau gue!! Cepetan masak lagi!!" Tolak Dewa.
"Kak Dewa gak seneng banget sih liat aku santai!!" Protes Xena.
"Salah loe, siapa suruh masak keasinan!! Mau kawin lagi loe?!"
"Kawin lagi!! Kawin sekali aja juga belum, udah bilang mau kawin lagi!!" Protes Xena.
"Nikah maksud gue bocil!! Mesum aja yang ada di otak loe itu!!" Balas Dewa.
"Udah cepetan sana masak!!" Perintah Dewa.
"Hish!!!" Geram Xena sambil berjalan menuju dapur sambil menghentak-hentakkan kakinya.
"Gua gak mau makan telur ceplok yah!!! Gue mau makan steak!!!" Teriak Dewa karena Xena sudah berada di dapur.
"Bawel!!!!" Balas Xena.
Mendengar itu Dewa cekikikan karena puas sudah mengerjai Xena.
__ADS_1
• • • • •
Bersambung...