
ππ Dilarang julid!!! Cerita ini hanya untuk hiburan, bukan untuk top up dosa!! ππ
Kalau pilih motor mending pilih motor yang bandel ketimbang motor yang rewel.
Tapi kalau pilih pasangan, mending pilih yang rewel ketimbang yang bandel.
ππ Sarangbeo ππ
β’ β’ β’ β’ β’
Pukul 18.00
Arthur yang sampai di rumah langsung berjalan menuju ke dapur karena mendengar suara-suara dari dapur yang Arthur yakini itu pasti Nancy yang sedang memasak makan malam untuk mereka berdua.
Arthur melepas sepatunya terlebih dahulu sebelum masuk ke dapur agar langkah kakinya tidak kedengaran Nancy, karena saat ini Arthur ingin memberi kejutan pada Nancy.
Setelah melepas sepatunya, Arthur pun jalan mengendap-ngendap menuju dapur lalu berjalan mendekati Nancy yang sedang memasak.
Begitu sampai di belakang Nancy, Arthur langsung melingkarkan lengannya ke pinggang Nancy.
"Aaakh..." pekik Nancy kaget karena Arthur memeluknya tiba-tiba dan refleks membalikkan tubuhnya.
"Ish kamu tuh, bikin kaget aja!! Untuk aku gak refleks getok kepala kamu pake sodet!!" Omel Nancy.
"Aku kan mau bikin adegan yang ada di novel-novel itu Cy, meluk istri dari belakang terus naro dagu aku di pundak kamu ngeliatin kamu masak sambil gelenβ’dotan. Kan romantis." Ucap Arthur.
"Romantis apanya kayak gitu, yang romantis itu, kita berdua di dapur dan kamu masak, selagi kamu masak aku getok kepala mu pake tabung gas 3kg, nah itu baru romantis!!" Balas Nancy sambil memutar tubuhnya lagi.
"Ish.. meninggoy dong aku, Cy!!" Protes Arthur.
Arthur pun kembali memeluk Nancy dari belakang.
__ADS_1
"Iikh jangan gangguin aku!! Sana mandi, bau keringet tau gak kamu!!"
"Bau keringet gimana!! Orang aku kerja aja diruangan ber-AC di mobil juga pasang AC." Balas Arthur.
"Sana gak!! Biar cepet selesai masaknya!!"
"Nanti kalau udah selesai masak, susul aku ke kamar mandi yah." Bisik Arthur.
"Mau ngapain?" Tanya Nancy ketus, kura-kura dalam perahu alias pura-pura tidak tahu.
"Mau bikin tsunami di bath up." Jawab Arthur.
"Hish!!" Nancy memukul gemas lengan Arthur yang masih melingkar di perutnya.
"Udah sana cepetan mandi!!" Perintah Nancy sekali lagi.
"Cium dulu." Rengek Arthur.
Nancy menghela nafasnya kasar lalu memutar tubuhnya untuk berhadapan dengan Arthur.
"Udah sana!!" Ucap Nancy sambil mendorong pelan Arthur.
"Kok sebentar banget?! Yang lama dong!!" Protes Arthur.
"Kalau lama-lama, nanti jadi bikin gempa bumi lokal di dapur!! Udah sana!!" Jawab Nancy.
Arthur yang masih tak terima dengan kecupan sesaat Nancy langsung menarik tubuh Nancy saat Nancy hendak membalikkan tubuhnya lagi ke arah kompor.
"Akh- .. Hemph.." tanpa ba bi bu be bo, Arthur langsung menarik tengkuk Nancy dan mengunyah bibir Nancy dengan sangat rakus.
Nancy yang awalnya meronta, setelah beberapa detik akhirnya terbawa arus permainan bibir Arthur, Nancy pun membalas kunyahan bibir Arthur.
__ADS_1
Saat sedang rakus-rakusnya saling mengunyah bibir dan panas-panasnya membelit lidah, tiba-tiba saja..
BRAAAK.. Suara meja makan kecil yang ada di dekat dapur tergebrak.
Sontak Nancy mendorong tubuh Arthur dan Arthur pun spontan melepaskan tautan bibirnya dengan Nancy dan memutar tubuhnya untuk melihat orang yang dengan beraninya masuk kerumahnya dan mengganggu aktivitasnya dengan Nancy yang sedang panas-panasnya.
Arthur yang tadinya ingin marah-marah pada si pelaku penggebrakan, langsung kaget sampai terhuyung kebelakang melihat sosok si penggebrak meja. Untung saja Arthur bisa cepat menyeimbangkan tubuhnya lagi, kalau tidak pasti sudah terjungkal kebelakang.
"Kok bisa ada dia disini?!" Tanya Arthur sambil melihat Nancy tapi telunjuknya menunjuk sosok penggebrak meja.
"Kenapa? Emangnya aku gak boleh kerumah Kakak aku sendiri?!" Balas Xena ketus seraya berjalan menuju kulkas. Ia ingin mengambil sisa ice cream dari kulkas.
"Kalau mau mesra-mesraan tuh dikamar, bukan di dapur!! Malah sambil masak lagi!! Mau sok-sok'an bikin adegan wik wik kayak yang ada di film-film semi yah!!! Kalau rumah baru kalian ini kebakaran gimana gara-gara kalian asyik adu bibir!!" Xena terus mengoceh sambil membuka kulkas lalu mengeluarkan sisa ice cream dari dalam kulkas.
"Yang salah itu loe, ngapain loe dateng kerumah pengantin baru!! Ganggu aja!!" Balas Arthur tak mau kalah.
"Jangan-jangan loe kesini sama lakik loe lagi!! Loe berdua mau ganggu gue sama Nancy kan!!"
"Aku kesini sendiri!!" Jawab Xena sambil berjalan menuju meja kecil yang ada di dekat dapur dengan kotak ice cream ditangannya.
"Sendiri? Loe disuruh lakik loe jadi obat nyamuk disini?"
"Hush!!" Cepat-cepat Nancy memberi kode pada Arthur agar Arthur berhenti bicara.
"Udah sana mandi!!" Perintah Nancy sambil melototkan matanya seolah memberi kode pada Arthur kalau ada sesuatu yang tidak beres dengan Xena dan Dewa.
Arthur membalas pelototan mata Nancy seolah ingin menanyakan ada apa?
"Nanti aku kasih tau di kamar. Udah sana masuk kamar!!" Jawab Nancy berbisik.
Arthur pun mengalah dan tak lagi berdebat dengan Xena, ia pergi meninggalkan Nancy yang akan melanjutkan masakannya yang hampir selesai dan Xena yang sedang asyik menikmati sisa ice cream-nya di meja kecil yang ada di dekat dapur.
__ADS_1
β’ β’ β’ β’ β’
Bersambung...