KANAYA

KANAYA
19. Ulang tahun.


__ADS_3

Sebelum pulang ke rumah zayn terlebih dahulu mampir ke toko kue langganan keluarganya yang berada tidak jauh dari kantor untuk mengambil pesanan kue ulang tahun, zayn berniat memberikan nya kepada mama elva karena besok adalah hari ulang tahun mama nya.


Setibanya di sana toko kue itu sudah mau tutup tetapi karena zayn sudah memesan dari jauh hari dan dia juga pelanggan di sana karyawan toko itu tetap melayaninya dengan ramah.


“Kamu baru pulang zayn, lembur lagi?” sapa pemilik toko yang tidak lain adalah tante jia li.


“Iya tante, maaf ya zayn datang terlalu malam sebab aku harus memeriksa beberapa berkas dulu,” sahut zayn.


“Iya kamu tenang saja lagi pula kita juga baru beres-beres, tunggu ya tante ambilkan dulu pesanan kamu,”


Tante jia membawakan pesanan zayn lalu memberikan nya kepada pemuda itu, setelah memeriksa pesanan nya zayn berpamitan pulang tetapi tante jia memanggilnya.


“Zayn tunggu sebentar!”


“Iya tante.”


“Ini tante mau menitipkan bingkisan untuk mama mu, sampai kan salam ku kepada elva ya,” tante jia memberikan paper bag itu ke zayn.


“Baik akan aku sampaikan terima kasih banyak atas bingkisan nya, selamat malam tante,” pamit zayn.


...°°°°°


...


Setibanya di rumah zayn bergegas masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan tubuh dan mengganti pakaiannya di ikuti oleh joe yang memilih menginap di rumah zayn karena terlalu lelah sehabis memeriksa beberapa berkas.


Setelah jam menunjukan pukul dua belas malam, zayn pergi ke dalam kamar mama elva sambil membawa kue ulang tahun dan juga bingkisan dari tante jia sedangkan joe dia sudah terlelap di kasur.


Sebelum mendekati mama nya dia menyalakan lampu kamar terlebih dahulu, “Mama.”


Mama elva membuka mata nya perlahan karena merasa silau, “Zayn, ada apa?” gumam mama elva.


“Mama bangun dulu sebentar,” pinta zayn.


Dengan malas mama elva bangun dari tidur nya lalu bersandar di headboard lalu dia mengecek ponsel nya, “Apa ada sesuatu yang penting hingga kamu membangunkan mama tengah malam seperti ini?” gumam mama elva.


Zayn menyalakan lilin itu,“Selamat ulang tahun yang ke lima puluh dua ma, semoga mama panjang umur, sehat selalu dan di limpahkan kebahagiaan,” zayn mendudukkan tubuh nya di pinggir tempat tidur.


Mama elva menjadi terharu, walaupun zayn selalu sibuk dengan pekerjaan nya tapi dia tidak pernah melupakan hari ulang tahun nya.


“Terima kasih sayang,” ucap mama elva dengan mata berkaca-kaca.


“Iya ma, mama cepat tiup lilin nya ya tangan zayn sudah pegal,” ujar zayn membuyarkan keharuan yang sempat tercipta, mama elva memukul pelan pundak zayn sambil tertawa.


Mama elva meniup kedua lilin itu dengan riang, tetapi setelah lilin itu mati wajah nya berubah sendu, “Ada apa ma? Mama tidak suka dengan kue nya?” tanya zayn.


“Mama suka kok.”


“Lalu kenapa mama sedih seperti itu?” tanya zayn lagi.


“Mama hanya teringat dengan papa dan kakak mu saja, sebab setiap kali mama ulang tahun mereka berdua akan membuat kebisingan hingga membuat semua penghuni rumah terbangun,” jawab mama elva tersenyum.


Zayn meletakan kue itu di meja dekat tempat tidur lalu dia memeluk mama elva,”Bukan hanya mama, aku pun merasakan hal yang sama tapi mereka berdua sudah bahagia di sana ma.”


“Jika kita terus seperti ini apa mereka tidak merasa sedih?”

__ADS_1


Mama elva memeluk zayn dengan erat, “Sudah dong, zayn melakukan semua ini agar mama bahagia tapi kenapa jadi sedih seperti ini?”


“Maafkan mama sayang, terima kasih sudah memberikan mama hadiah yang sangat indah ini, mama mencintaimu.”


“Zayn juga mencintai mama,” zayn mengecup kening mama elva.


...°°°°°°...


“Kamu beli kue di toko tante jia kan?” tanya mama elva seraya menyuapkan sepotong kue ke mulut nya.


“Iya ma, ini juga ada titipan dari tante jia,” zayn memberikan paper bag itu kepada mama elva.


“Kenapa dia sampai repot-repot seperti ini sih,” mama elva mengambil paper bag itu dan melihat isi nya.


“Memang si jia itu paling tau selera mama,” gumam nya sambil melihat tas pemberian tante jia.


“Ma,” panggil zayn.


“Iya, ada apa?”


“Apa aku boleh menanyakan sesuatu ke mama?” tanya zayn sedikit ragu.


“Iya boleh dong sayang, memang nya apa yang ingin kamu tanyakan?”


“Saat itu bagaimana mama bisa tau kalau mama jatuh cinta kepada papa?”


Mama elva terlihat bingung dengan pertanyaan putra nya itu,“Tumben sekali kamu menanyakan itu sama mama? Biasa kamu tidak pernah menghiraukan cerita mama?”


“Zayn kan sedang tanya sama mama tapi kenapa mama malah balik bertanya?”


“Dari awal mama kenal dengan papa saja,” Usul zayn.


“Mama kenal dengan papa saat menghadiri acara perjodohan yang di lakukan oleh kedua orang tua kami, saat itu mama baru berusia delapan belas tahun sedangkan papa mu sudah berusia tiga puluh tiga tahun, tetapi walaupun usia papa sudah berkepala 3 namun wajah nya masih terlihat muda.”


“Mama mau di jodohkan dengan om-om?” tanya zayn tidak percaya.


Mama elva terkekeh, “Lebih tepat nya terpaksa sih.”


“Jadi mama menikah muda ya?”


“Iya di tempat mama tinggal, usia segitu sudah cukup untuk menikah bahkan ada yang usia lebih muda dari mama.”


“Lalu?” tanya zayn menunggu kelanjutan nya.


“Lalu kami menikah dan menjalankan peran suami istri pada umum nya.”


“Tanpa cinta?”


“Ya seperti itu lah.” Sahut mama elva.


“Saat itu papa hanya membutuhkan keturunan saja untuk meneruskan perusahaan, bahkan dia dengan begitu angkuh nya mengatakan kalau dia tidak mungkin menaruh perasaan kepada mama, tetapi dia termakan omongan nya sendiri,” mama elva tertawa saat teringat kejadian itu.


“Jadi papa jatuh cinta ke mama terlebih dahulu?” mama elva mengangguk.


“Tidak lama mama hamil dan melahirkan brayn, papa begitu telaten mengurus mama dan kakak mu bahkan dia memanjakan dan menuruti semua keinginan mama, nah mulai dari sana lah mama mulai mencintai papa,” jelas mama elva tersipu.

__ADS_1


“Lalu dari mana mama tau kalai mama jatuh cinta dengan papa?”


“Ya awalnya sih mama juga tidak tau tetapi semakin hari setiap kali melihat papa jantung mama terasa berdebar, semakin hari debaran itu semakin cepat setiap kali papa menghampiri mama, lalu saat papa mu keluar kota selama sebulan mama begitu merindukannya bahkan wajah nya selalu muncul dalam ingatan mama.”


“Dan saat teman wanita nya datang ke rumah entah kenapa mama menjadi kesal apalagi melihat papa sedang tertawa lepas dengan nya, setiap papa mendekat mama merasa sebal dan tidak ingin melihatnya, tetapi setiap kali papa mu pergi mama malah tambah kesal karena merasa tidak di perhatikan.”


“Apa ada yang mau kamu tanyakan lagi zayn?” tanya mama elva tetapi dia tidak menyahut.


Zayn sedang melamun memikirkan perasaan nya akhir-akhir ini, setelah mendengar cerita dari mama nya malah semakin membuat dia bingung.


Apa mungkin aku juga sudah jatuh cinta dengan nya?


“Zayn,” Panggil mama elva membuyarkan lamunan zayn.


“Kamu sedang memikirkan apa sih sayang?” Tanya mama elva lagi.


“Tidak ada ma, oh ya ma apa mungkin kita bisa jatuh cinta dengan seseorang walaupun hanya baru bertemu beberapa kali saja?” Tanya zayn.


Mama elva hanya tertawa tanpa menjawab pertanyaan zayn, “Mama kenapa? Apa pertanyaan zayn ada yang lucu?”


“Tidak, mama hanya ingin tertawa saja.”


Ternyata anak ini sedang bingung dengan perasaan nya, pantas saja dia bertanya seperti ini, mama elva menarik nafas nya dalam dan membuangnya agar dia tidak tertawa lagi.


“Jadi apa itu bisa terjadi ma?”


“Ya bisa sayang, perasaan itu bisa muncul tanpa kenal waktu,” jawab mama elva.


“Walupun kita jarang bahkan hampir tidak pernah bertemu?” tanya zayn lagi.


“Jika hati sudah memiliki rasa, mau kita tidak pernah bertemu pun perasaan itu akan tetap ada dan tidak akan berubah.”


“Seperti perasaan mama ke papa kan?”


Mama elva tersenyum, “Ya seperti perasaan mama ke papa.”


“Sudah sana tidur, pagi ini kamu kerja kan?”


“Zayn sudah bilang ke joe kalau aku mau libur.”


“Tumben sekali kamu libur, Ada apa?” Tanya mama elva.


“Hari ini kan ulang tahun mama, jadi zayn akan menemani mama ke mana pun mama mau.”


“Serius?”


“Iya ma.”


“Ya sudah sana mama mau tidur ini sudah jam dua pagi,” usir mama elva.


“Ya sudah selamat malam mama.”


“Selamat malam sayang,” Zayn mengecup pipi mama nya dan pergi dari sana menuju kamarnya.


Setelah zayn keluar dari kamar mama elva langsung bergegas ke kamar mandi untuk menggosok gigi lalu dia melanjutkan tidur nya.

__ADS_1


__ADS_2