KANAYA

KANAYA
53. Video oma.


__ADS_3

Sepulang dari rumah oma, “Istirahatlah kamu terlihat sangat lelah, aku kembali ke kantor ya,” zayn mengecup kening kanaya lalu dia bergegas ke kantor nya.


Kanaya masuk ke dalam tapi mama elva sepertinya tidak ada di rumah maka dari itu dia langsung memilih masuk ke kamarnya.


Kanaya merebahkan tubuhnya di tempat tidur namun dia ingat dengan kaset yang di berikan pengacara oma tadi, dia mengambil laptop nya dan memasukan kaset itu.


Kanaya, jika kamu melihat rekaman ini berarti oma sudah tidak ada di dunia ini tapi percaya lah oma akan memperhatikan kamu dari sana.


Kanaya, oma mohon maaf atas segala kesalahan yang oma lakukan terhadapmu dulu, padahal sebelum ayahmu meninggal dia sempat memohon pada oma untuk menjaga dan merawat mu, tapi oma malah menyalahkan mu atas meninggal nya thomas.


Kanaya....


Nampak saat itu oma memegang dada nya merasakan nyeri yang amat sangat, tidak lama oma menghela nafas nya lalu melanjutkan bicaranya.


Kanaya, aku memberikan rumah itu kepadamu untuk kamu rawat, terserah padamu kamu mau jadikan apa rumah itu asalkan jangan kamu jual sebab rumah itu di beli kakek mu sedikit demi sedikit hingga menjadi seperti sekarang.


Maafkan oma sayang, oma tidak bisa menemani mu lebih lama tapi oma akan selalu berdoa untuk kebahagiaan mu dan juga keluarga kita.


Percayalah oma selalu menyayangi mu menyayangi kalian semua, tapi oma juga sangat merindukan thomas dan juga elisia, dan saat ini mereka sudah menunggu oma bersama dengan cicit ku.


O*ma berharap kamu tidak larut dalam kesedihan sebab jika kamu menangis oma merasa sangat terluka, S*elamat tinggal sayang jaga dirimu oma mencintaimu dan sekali lagi maafkan oma.


Oma terlihat tersenyum ke arah kamera, namun tidak lama dia memegang dadanya terlihat nafasnya begitu sesak dan dia pun terbatuk sampai mengeluarkan darah segar dari mulut nya, beberapa orang yang berdiri di belakang kamera pun langsung menghampiri oma lalu membawa nya ke rumah sakit, tidak lama seseorang datang untuk mematikan kamera nya.


Berakhir sudah rekaman itu, tidak terasa air mata kanaya kembali menetes seakan nafasnya juga terasa sesak saat melihat oma kesakitan seperti itu.


Oma aku merindukan mu.


Malam nya zayn baru saja pulang dari kantor, dia merasa sangat lelah karena harus menyelesaikan tumpukan berkas yang terbengkalai karena kejadian akhir-akhir ini yang membuatnya tidak fokus bekerja.


Zayn menghampiri kanaya yang tertidur pulas, “Mata mu sembab, pasti kamu menangis lagi tadi,” zayn mengecup kening istri nya lalu dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Keesokan pagi nya kanaya sudah di jemput oleh zelvin untuk mengajak nya ke kantor dan mengenalkan kanaya pada semua karyawan nya.


...°°°°°


...


Di tempat lain zeline masih tidak terima dengan keputusan oma, “Aku tidak mau tau bim, kamu harus bisa menghancurkan anak kak thomas itu, dulu aku sudah bersusah payah menyingkirkan kak thomas dan menghasut ibu untuk membenci anak nya tapi ternyata sekarang malah semua warisan itu jatuh ke tangan nya.”


“Lagi pula maksud ibu tuh apa sih? Padahal dia juga sudah tau kalau kak thomas adalah anak dari selingkuhan ayah, tapi kenapa dia sangat sayang dengan kak thomas melebihi rasa sayang kepada anak kandung nya?” lanjut nya.


“Kamu tenang lah dulu, kamu sangka menghancurkan anak si thomas itu mudah? Apalagi sekarang dia dalam perlindungan kakak mu dan suami nya adalah pemilik eartshine group, kalau rencana kita ketahuan akan bahaya untuk kita.”


“Bukan nya dulu kamu berencana mendekati olivia dengan nya? Kenapa tidak jadi sih?”


“Zayn itu sangat sulit di dekati apalagi dulu sampai muncul rumor kalau dia itu penyuka sesama jenis, apa kamu tidak ingat dulu aku pernah merekomendasikan olivia untuk menjadi sekertaris nya tapi di tolak mentah-mentah oleh zayn.”


“Kalau memang sulit kenapa anak nya kak thomas bisa dengan mudah mendekatinya? padahal lebih cantik olivia dari pada wanita itu, kamu nya saja kurang gencar mendekati zayn.”


“Oh seperti itu, ya sudah lebih baik kamu saja yang memikirkan rencana nya, jangan hanya memerintah saja.”

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua malah bertengkar, sedangkan olivia merasa terbiasa dengan kelakuan orang tua nya itu, “Bukankah om denilson tidak tau kalau om thomas bukan anak kandung oma, tapi dia anak selingkuhan nya kakek? Kenapa kalian tidak menceritakan nya saja ke om denilson,” mereka berdua langsung diam seakan mendapat pencerahan.


Sorenya tante zeline terlihat tengah menunggu om denilson di sebuah ruangan khusus yang ada di restoran sebab ada yang ingin mereka bicarakan, padahal om denilson meminta nya untuk langsung datang ke toko kue mereka saja, namun tante zeline menolak dengan alasan karena ada tante jia di sana, cukup lama menunggu tidak lama om denilson datang menghampiri nya.


“Ada hal penting apa hingga kamu memanggil ku? Ingat ceritakan saja inti nya dan bicara yang jelas!”


“Kenapa terburu-buru sekali sih kak? Silakan pesan makanan dulu.”


“Tidak terima kasih, silakan kamu katakan saja apa mau mu?”


“Kak, aku sungguh tidak setuju kalau anak itu mendapatkan semua warisan dari ibu.”


“Nama nya kanaya.”


“I-iya.”


“Kenapa kamu tidak setuju? Dia kan ada keturunan keluarga mackenzie juga, bahkan jika ibu memberikan nya ke orang lain pun aku yakin ibu sudah memikirkan secara matang sebelum mengambil keputusan.”


“Kenapa aku tidak setuju, itu karena kak thomas bukanlah anak kandung ibu tapi dia adalah anak selingkuhan ayah.”


“Apa maksudmu?” tanya om denilson terkejut.


Ternyata benar kakak belum tau kalau si thomas itu bukan anak kandung ibu.


Tante zeline tersenyum, “Saat kak thomas datang meminta restu untuk menikahi elisia ibu sangat marah,” tante zeline mulai menceritakan kejadian yang dia dengar saat itu.


“Sampai kapan pun ibu tidak setuju kamu menikahi elisia.”


“Apa ini balasan nya thomas? Aku sudah mengurus mu seperti anak kandung ku, aku memberikan segalanya padamu walaupun aku tau kamu hanyalah anak dari wanita selingkuhan ayah mu, tapi kamu tidak mau mendengarkan aku hanya karena gadis yatim piatu itu?”


“Maafkan thomas bu.”


“Jika kamu masih menganggap ku ada kamu tinggalkan wanita itu, tapi jika kamu tetap memilihnya jangan kamu anggap aku ibu mu lagi.”


Thomas bersimpuh di hadapan oma, “Maafkan thomas bu, jangan berkata seperti itu, aku sangat menghormati ibu aku sangat menyayangi ibu, tapi aku mohon mengertilah perasaan ku untuk kali ini saja,” pinta nya.


“Baru kali itu aku melihat kak thomas menangis, walaupun aku kasihan tapi aku juga sangat marah pada nya hanya karena satu orang wanita dia sampai menyakiti ibu yang telah membesarkan nya dan menyayangi dia melebihi anak kandung nya.”


Nampak om denilson menghela nafas nya, “Jadi kenapa kamu memberitahu ku, apa tujuan mu?”


“Kak, aku dan kamu adalah anak kandung ibu kita berdua satu ayah dan juga ibu, tidak bisakah kakak membantuku untuk mendapatkan hak ku dan olivia?”


Om denilson terdiam, sepertinya dia masih terkejut saat tau kebenaran nya, sedangkan tante zeline tersenyum dia tidak menyangka dapat dengan mudah untuk menghasut kakak nya itu.


...°°°°°...


Om denilson masuk ke dalam toko dan berjalan ke ruang kerja nya, dia mendudukkan badan nya di sofa sambil memijit pelipis nya kenyataan yang dia dengar tadi cukup membuat kepalanya sakit.


Om denilson mengambil ponsel lalu menghubungi pengacara ibu nya untuk membahas sesuatu, “Ya tuan denilson, ada yang bisa saya bantu?” jawab laki-laki di seberang sana.


“Emm begini, ada yang ingin saya tanyakan kepada bapak, apa bapak punya waktu? Bagaimana kalau kita bertemu di toko kue saya?”

__ADS_1


“Baik tuan, kurang lebih setengah jam saya akan tiba di sana.”


Om denilson menyimpan kembali ponsel nya lalu dia menunggu nya di depan, tidak lama laki-laki paruh baya itu masuk ke dalam toko kue.


“Selamat sore tuan,” sapa nya mengulurkan tangan.


“Selamat sore pak, kita bicara di dalam ruangan saja,” om denilson membalas uluran tangan pengacara itu dan mengajak nya masuk ke dalam ruang kerja nya.


Selepas mereka berdua duduk om denilson mulai berbicara tujuan dari pertemuan ini, “Ibu ku pernah bilang kalau bapak adalah sahabat ayah ku dulu?”


“Iya tuan.”


“Panggil denilson saja, sebab saya seumuran dengan anak bapak tidak enak saya dengarnya.”


Pengacara itu mengangguk, “Ya, saya dan ayahmu memang bersahabat sejak sekolah dulu, kita berdua selalu bersama kemana pun bahkan diantara kita berdua juga tidak ada rahasia sama sekali.”


“Jadi apa bapak tau tentang ibu kandung kak thomas?”


Pengacara itu tersenyum, “Ya, saya tau.”


“Apa bapak bisa menceritakan nya kepadaku?”


“Ya, saya rasa memang sudah saat nya kamu tau tentang hal ini.”


“Dulu sebelum ayah mu menikah dengan ibu mu, dia memang sedang dekat dengan seorang wanita tapi karena orang tua nya tidak setuju dan malah menjodohkan dia dengan ibu mu maka saat itu dia langsung kabur dan menikahi wanita itu diam-diam.”


“Suatu hari nenek mu tau di mana ayah mu tinggal lalu dia datang ke tempat kost ayah mu dan mengancam akan bunuh diri jika ayahmu tidak menuruti keinginan mereka, akhirnya dengan berat hati wanita itu meminta ayahmu menceraikan nya tanpa tau jika dia sedang hamil saat itu.”


“Akhirnya ayah mu setuju lalu menikahi ibu mu, itu pun dia masih diam-diam menemui mantan istrinya walau wanita itu sudah meminta nya jangan datang lagi, hingga tanpa sepengetahuan semua orang wanita itu memutuskan pergi entah kemana selama bertahun-tahun.”


“Saat ayah mu sudah mulai melupakan nya, tiba-tiba saja dia datang lagi sambil membawa seorang anak laki-laki berusia enam tahun, dia meminta ayahmu untuk mengurus thomas sebab dia sudah tidak bisa mengurus nya lagi karena penyakit yang dia derita.”


“Tentu saja kabar itu membuat ibu mu sangat marah dan menuduh ayahmu telah berselingkuh dia bahkan menyuruh ayah mu untuk melakukan tes DNA kepada thomas.”


“Kenyataan bahwa thomas adalah putra kandung dari ayahmu membuat ibu mu sangat terluka hingga dia pergi dari rumah meninggalkan mu yang saat itu masih berusia empat tahun, akhirnya saya dan ayahmu bahkan thomas lah yang mengurus mu waktu itu,” laki-laki paruh baya itu terkekeh.


“Setelah ayahmu meminta maaf akhirnya ibu mu pulang, seiring berjalan nya waktu setelah melihat sikap dan perhatian thomas yang begitu tulus padanya walaupun dia sering memarahinya tanpa sebab, akhirnya ibu mu luluh bahkan seperti yang kita tau ibu mu sangat menyayangi thomas melebihi rasa sayang kepada anak nya sendiri.”


“Ya itu benar bahkan ibu sering kali membandingkan aku dengan kakak, dia selalu bilang kenapa aku sangat susah di atur tidak seperti kak thomas, sampai-sampai aku merasa kesal tiap kali melihat kakak,” om denilson tersenyum tapi raut wajah nya terlihat sangat sedih.


“Walaupun saat itu dia tau kalau kalian berbeda ibu dengan nya tetapi rasa sayang nya benar-benar luar biasa apalagi kepada adik mu,” ujar laki-laki itu.


“Apa kamu masih ingat dengan luka jahitan di lengan dan paha thomas karena merelakan tubuh nya di serang anjing demi menyelamatkan zeline?” lanjut pengacara itu.


“Ya aku sangat ingat itu, saat terluka parah pun dia masih mengkhawatirkan keadaan zeline,” sahut om denilson.


Suasana di dalam ruangan itu menjadi sedikit sendu,”Sejujurnya sampai sekarang saya masih tidak menyangka jika kakak mu menjadi korban kecelakaan beruntun karena rem nya tidak berfungsi, padahal thomas adalah orang yang sangat berhati-hati dan teliti.”


“Bahkan sebelum kecelakaan itu saya bertemu dengan nya di rumah dan sempat mengobrol juga, dia bilang ingin mengajak anak istri nya jalan-jalan maka dari itu dia hendak pergi ke bengkel terlebih dahulu untuk memeriksa keadaan mobil nya.”


Om denilson terdiam nampak nya dia sedang memikirkan sesuatu, “Untung saja tidak ada lagi kendaraan yang menabraknya dari belakang, jadi anak nya selamat dari kecelakaan beruntun itu.”

__ADS_1


“Ya saat itu kanaya hanya mengalami luka ringan saja,” sahut om denilson.


__ADS_2