
Beberapa hari telah berlalu sesuai dengan jadwal hari ini kanaya dan zayn pergi keluar kota untuk bekerja setelah itu baru lah mereka berbulan madu, setelah turun dari pesawat mereka berdua melanjutkan perjalanan dengan menggunakan taksi ke tempat penginapan.
Setibanya di penginapan kanaya langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur dan beristirahat di ikuti oleh zayn, baru saja zayn hendak memejamkan mata dia mendengar ponsel kanaya berdering, Zayn mengambil ponsel kanaya dan melihat nama yang tertera di layar.
“David?” zayn menggeser tombol hijau di layar ponsel nya, “Ya halo.”
“Halo, maaf saya ingin bertanya apa kanaya nya ada?”
“Istri saya baru saja tidur, apa ada sesuatu yang penting nanti akan saya sampaikan jika dia sudah bangun.”
“Oh begitu, ya sudah nanti jika kanaya bangun tolong minta dia untuk menghubungi saya lagi, terima kasih maaf sudah mengganggu waktu istirahat kalian.”
“Ya, nanti saya sampaikan,” sahut zayn lalu dia mengakhiri percakapan mereka.
Zayn meletakan kembali ponsel nya, “Kenapa kanaya harus menghubungi nya? Padahal nanti juga mereka akan bertemu,” gerutu zayn kesal.
Di tempat lain david tertawa mendengar suara zayn yang begitu kesal saat dia meminta kanaya untuk menghubungi nya nanti, “Kenapa suami nya kanaya terdengar sangat kesal? Apa jangan-jangan aku mengganggu mereka sedang, astaga pikiran ku langsung kemana-mana,” david langsung melanjutkan pekerjaan nya.
...°°°°°...
Kanaya membuka mata nya perlahan, “Jam berapa sekarang? Kenapa bisa aku ketiduran padahal tadi aku hanya ingin memejamkan mata sebentar,” gumam nya.
Kanaya mengambil ponselnya dan terkejut, “Astaga ini sudah malam, kenapa bisa aku tertidur begitu lelap? Lalu zayn di mana sekarang, kenapa dia tidak membangunkan ku?” kanaya mencari keberadaan suaminya.
“Kamu sudah bangun, kamu mau makan apa?” tanya zayn yang baru saja keluar dari kamar mandi.
“Kenapa kamu tidak membangunkan ku zayn?”
“Kamu tertidur begitu lelap, jadi aku tidak tega membangunkan mu.”
“Tapi zayn aku itu harus bekerja zayn.”
“Iya maaf, tapi sejujurnya aku tidak suka jika kamu bekerja seperti ini.”
“Bagaimana pun aku harus selesaikan kontrak ku dengan kak david, aku harap kamu dapat mengerti.”
Zayn hanya diam, “Zayn, aku mohon jangan persulit aku seperti ini,” pinta nya dengan memelas.
“Baiklah lakukanlah sesuka mu,” sahut zayn mengalah.
Kanaya menyalakan ponselnya hendak menghubungi david tetapi zayn langsung mengambil ponsel nya, “Ada apa zayn?” tanya kanaya bingung.
“Kamu mau menghubungi siapa malam-malam seperti ini?”
“Kak david.”
__ADS_1
“Mau apa?”
“Aku ingin meminta lokasi pengambilan gambar ke kak david.”
“Kamu hubungi dia besok saja,” zayn menyimpan ponsel kanaya ke dalam laci.
“Zayn kamu kenapa sih? Kembalikan ponsel ku aku ingin menghubungi kak david sebentar saja.”
“Aku bilang besok saja ya berarti besok, apa kamu tidak mengerti perkataan ku? Jangan membantahku kanaya,” ucap zayn marah.
Kanaya langsung diam menunduk, kanaya merebahkan tubuh nya seraya membelakangi zayn tidak lama terdengar isakan kecil dari bibir kanaya.
“Ma-maafkan aku kanaya, aku tidak bermaksud memarahi mu seperti tadi,” zayn mendekati kanaya.
“Kanaya, jangan diam seperti ini aku mohon maafkan aku,” zayn hendak menyentuh kanaya tetapi dia langsung menepis tangan zayn.
Kanaya begitu kesal dengan zayn, padahal tidak perlu dia memarahi nya seperti tadi, akhirnya malam itu zayn diabaikan oleh kanaya.
...°°°°°°...
Pagi hari nya kanaya sudah bersiap untuk berangkat ke lokasi pengambilan gambar untuk sebuah video clip, “Kamu sudah siap?” Tanya zayn namun kanaya hanya diam lalu keluar dari kamar penginapan.
Zayn menghela nafasnya, dia tau saat ini kanaya masih marah kepadanya tetapi dia juga tidak suka jika terus diabaikan seperti ini, akhirnya dia mengikuti kanaya dari belakang.
Setibanya di lokasi kanaya masih saja mendiamkan suaminya, walaupun sejujurnya dia sudah tidak kesal dengan suaminya itu tapi selama dia masih ada pekerjaan di sini pasti zayn akan terus membuatnya sebal, jadi dari pada akhirnya dia bertengkar lalu berbaikan terus bertengkar lagi maka dari itu lebih baik seperti ini saja.
“Oh hay kak david, maaf ya kak kemarin aku tidak ikut cek lokasi dengan yang lain sebab aku ketiduran.”
“Tidak apa-apa lagi pula hanya kita hanya melihat-lihat lokasi saja, oh ya untuk kerjaan kamu sudah aku kirimkan lewat email apa kamu sudah memeriksanya?”
“Sudah kak.”
“Oke, semangat.”
“Wah selamat pagi tuan zayn, bagaimana kabar anda?” sapa david seraya mengulurkan tangan.
Zayn membalas jabatan tangan david, “Aku baik dan panggil saja zayn,” ujarnya.
“Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu ya.”
Zayn mengangguk, david nampak mengumpulkan orang-orang nya untuk melakukan latihan sebelum syuting begitu pun dengan kanaya.
“Aku sangka suami mu tidak ikut ke sini? Apa dia tidak marah jika melihat kamu bermesraan nanti?” bisik david.
“Entahlah, aku sih mau nya dia mengerti kalau ini hanya sekedar akting semata.”
__ADS_1
“Tapi wajar saja kok kalau dia cemburu, itu tanda nya dia benar-benar mencintaimu,” tutur david.
“Ya sudah aku ganti pakaian ku dulu,” pamit kanaya.
“Oke semangat, kamu harus melakukan lebih baik lagi dari pada latihan kemarin.”
“Siap.”
...°°°°°°°...
Setelah pengambilan gambar selesai dan dia juga sudah mengganti pakaian nya, kanaya memilih duduk di sebelah zayn tidak lama david menghampiri mereka, “Apa anda lelah?” tanya david.
“Ya lumayan, saya tidak menyangka hanya syuting seperti ini memerlukan waktu begitu lama," sahut zayn.
“Justru ini lebih cepat dari biasa selain karena cuaca yang mendukung akting kanaya juga begitu bagus.”
Zayn hanya tersenyum, setelah mengobrol banyak dengan david mereka berdua berpamitan karena pekerjaan di sini sudah selesai, “Apa kamu tidak membawa jaket?” tanya zayn saat melihat kanaya menggigil kedinginan padahal dia sudah mengenakan baju lengan panjang yang cukup tebal.
Kanaya menggeleng, zayn langsung melepaskan jaket yang dia kenakan lalu memakaikan nya ke tubuh kanaya, “Apa kamu akan terus ceroboh seperti ini? Bukan kah kamu juga tau di kota ini jika sudah malam akan terasa dingin,” omelnya.
Zayn mengajak kanaya untuk masuk ke dalam mobil kemudian mereka bergegas kembali ke penginapan sesampai nya di kamar kanaya langsung mengambil selimut untuk menutupi tubuh nya, “Minum lah,” zayn memberikan segelas minuman hangat yang dia pesan sebelum masuk ke dalam kamar.
Kanaya merasa sudah lebih hangat dari sebelumnya, jadi dia mengambil ponsel dan membuka galeri untuk melihat beberapa foto yang dia ambil tadi bersama dengan penyanyi wanita idolanya, dia tidak menyangka kalau dia dapat bekerja sama dengan penyanyi itu.
“Kamu terlihat senang sekali?” tanya zayn tetapi kanaya masih saja mendiamkan nya.
“Bukan kah aku sudah meminta maaf, tapi kenapa kamu terus saja mendiamkan ku seperti ini?” kesal zayn.
“Aku ingin mengganti pakaianku, besok saja kita bahas masalah ini aku sangat lelah sekarang.”
“Apa mengobrol dengan suamimu sebentar sangat menguras tenaga mu? Lalu bagaimana dengan laki-laki itu, aku bahkan melihat mu begitu lama mengobrol dengan nya, belum lagi kalian terus berpegangan tangan bahkan sampai berpelukan dengan nya!”
“Ini lah alasan ku kenapa aku tidak mau kamu ikut dengan ku ke sini zayn, aku memegang tangan dan memeluk nya karena itu bagian dari pekerjaan ku zayn, saat ini aku sedang bekerja dan bukan berselingkuh dari mu, tolong mengerti lah posisi ku.”
“Aku mengerti tapi kamu juga harus ingat status mu sebagai istriku kanaya!” ucapnya menahan marah.
“Kalau aku tau kamu akan seperti ini lebih baik aku menolak lamaran mu saja saat itu, lihat lah akhirnya aku menjadi tidak leluasa karena kecemburuan kamu yang tidak berdasar itu.”
“Aku sangat bersyukur pekerjaan kali ini lebih cepat dari yang di rencanakan, andai syuting ini berakhir lusa entah apa lagi yang akan kamu katakan.”
“Seharusnya kamu sudah paham, sebab aku juga sudah memberitahu kamu sebelum kita berangkat jika aku harus melakukan kontak fisik seperti berpegangan tangan dan berpelukan dengan laki-laki lain dan kamu berkata tidak apa-apa saat itu tapi setelah kamu melihat langsung kamu malah marah seolah kamu melihat aku berselingkuh di belakang mu.”
“Lalu asal kamu tau zayn, seharusnya tadi ada adegan di mana model laki-laki itu mencium ku tapi aku meminta nya supaya adegan itu di ganti dengan berpelukan saja, karena apa? Itu semua aku lakukan untuk menghargai mu sebagai suami ku.”
“Kenapa kamu mau menikah dengan ku yang bekerja sebagai model yang pasti sering berinteraksi dengan banyak orang termasuk lawan jenis?” setelah puas meluapkan amarah nya kanaya bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya menggunakan air hangat, bahkan tangisan yang semula dia tahan akhirnya tertumpah juga.
__ADS_1
Zayn duduk di pinggir tempat tidur seraya mengusap wajah kasar dia tidak menyangka karena kecemburuan nya membuat dia bersikap seperti itu dengan kanaya.