Kau Mengubah Hidupku

Kau Mengubah Hidupku
Episode 17


__ADS_3

Masih menikmati pemandangan langit malam yang begitu indah dan juga kebigungan dengan kata yang di lontarkan oleh Deyon.


" haahhh" seketika jawabnya dengan kaget dan mengalihkan pandangan ke arahnya.


" maksudnya kamu suka gak aku bawa ke tempat ini" jawab Deyon dengan mengalihkan maksudnya untuk mengungkapkan perasaannya karena dia sendiri pun ragu dan juga gugup akan menyatakan perasaannya dan juga merasa ini terlalu terburu- buru.


" oohhh suka kokk" jawabnya dengan tersenyum


untuk pertama kalinya merasakan perasaan yang begitu bahagia setelah sekian lama yang biasanya hanya termenung seorang diri, ketakutan terhadap orang lain pun mulai berkurang semenjak kemunculannya.


karena hari sudah semakin larut mereka pun meninggalkan tempat tersebut, benjalan dengan berdampingan sambil berbincang santai dengan Deyok yang mengantar Dara pulang ke rumahnya.


" oohh aku punya kenalan seorang dokter nanti aku ajak kamu bertemu dengannya, nanti bisa cari beberapa informasi dengannya" ucap Deyon sambil berjalan perlahan menuju rumah Dara yang jaraknya tidak jauh dari taman itu


" oohh yaaa aku mauu kapan kita bisa ketemu" jawab Dara dengan bersemangat


" nanti aku buat janji dulu karena beliau sangat sibuk" balasnya


" iyaa gak papa, thank you banget yaa kamu udah bantu aku" ucap Dara dengan perasaan terharu dan juga sedikit senang


" iyaa santai aja aku senang kok bantuin kamu, kn sekalian bisa deket sama kamu" jawabnya dengan sedikir ngekecilkan suaranya ketika mengucapkan kata yang terakhir.


" haahh kenapa?" tanya Dara yang tidak terlalu mendengar apa yang di ucapkan Deyon


" ahhh gak papa kok" balasnya yang lagi- lagi mengelak perkataannya.


" yaaa udah yuk pulang udah malem juga" ucap Deyon dengan tersenyum ketika Deyon mengalihkan pembicaraan.


Tidak hanya Dara yang merasa canggung tetapi Deyon pun sama ketika Dara mulai berani berinteraksi dengannya malah dia cang gugup berhadapan dengannya.


pikiran manusia memang benar- benar aneh.


Tidak lama kemudian mereka pun sampai di rumah Dara dan berhenti sejenak di depan pintu rumahnya.


" thank you yaa sekali lagi buat malam ini" ucap Dara dengan senyum ketulusan


" iyaa sama- sama" jawab Deyon dengan membalas senyumannya


"yaa udah aku balik dulu yaa kamu masuk gihhh udah malem juga" ucap Deyon lagi dengan penuh perhatian pada Dara.

__ADS_1


" yaa udah aku masuk dulu yaa" jawab Dara dengan sedikit malu dan langsung masuk ke dalam rumahnya dengan senyum- senyum salting.


Deyon pun pergi dengan keadaan yang sangat girang dan senyum- senyum sendiri seperti orang gila.


Seperti benih- benih cinta sudah tumbuh di dalam diri mereka berdua sihingga membuat satu sama lain merasakan perasaan yang tidak biasa.


Dara pun membali kekamarnya dengan memegangi jantungnya yanh sudah berdebar kencang seperti akan melopat keluar, sambil tersenyum memikirnya pria yang barusan di ajaknya.


berguling- guling di tempat tidur karena perasaanya yang begitu senang


bibinya yang melihat dari luar kamarnya yang akan mengantarkan makanan padanya juga ikut tersenyum selihat majikannya yang begitu senang.


karena begitu lama tidak pernah melihat majikannya sebahagia ini


" non..." ucap si bibi dengan seporsi makanan yanh ada di tangannya dan menuju ke dalam kamarnya.


" bibi" jawab Dara yang langsung panik ketika tiba- tiba bibinya muncul di kamarnya tanpa mengetuk pintu dan kesetika terbangun dari yang tadinya berguling- tuling tidak jelas.


" kenapa tidak mengetuk pintu bik" ucapnya lagi dengan sedikit gugup


" maaf non tadi pintunya gak di kunci jadi bibi langsung masuk aja" jawab si bibi itu


" baik non" jawab bibi dengan berjalan ke arah meja itu


" sepertinya non lagi seneng banget yaa hari ini" tanya si bibi yang sedikit kepo itu


" apa non senang gara- gara cowok yang tadi" ucap si bibi lagi dengan menggoda majikannya.


" iihh apaan sii bik gak kok" jawab Dara dengan tersipu malu.


" udahh ngaku aja sama bibi, tadi bibi lihat kok habis di jalan sama cowok itu non kelihatan bahagia banget" ucap si bibi dengan senang menggoda majikannya.


" iihh bibi ngintipin aku yaa" jawabnya dengan tersenyum malu


" bibi juga ikut seneng kalo non seneng " ucap sii bibi itu


" ooohh yaa bik nanti bibi jangan bilang - bilang papah yaa kalo ada cowok yang pernah datang kesini nanti papah marah lagi, bibi kan tau papah gimana orangnya.


" siappp non pasti aman sama bibi" jawab si bibi dengan semangat bersekongkol dengan majikan mudanya itu

__ADS_1


" makasii yaa bi" ucap si Dara dengan perasaan senang.


" yaa udahh bibi ke bawah dulu yaa jangan lupa di makan makanannya" ucap si bibi dengan berpamitan dan pergi dari kamar Dara untuk melanjutkan pekerjaannya.


Setelah si bibi pergi dari kamarnya Dara pun kembali berguling-guling di kasurnya saking senangnya hari ini.


Setelah beberapa saat Dara pun begegas mandi kemudian makan makanan yang telah di bawakan oleh si bibi.


Dengan asiknya menyantap makanan itu dia pun tiba- tiba teringat dengan sahabatnya si Masya, dia merasa hal yang baik harus di bagi juga dengan sahabatnya jangan hanya membagi hal yang sedih saja.


Dara pun segera menelpon sahabatnya itu untuk mencurahkan isi hatinya atas apa yang di alaminya hari ini.


dia menceritakan kebahagiaan hari ini dimana dia di hibur oleh si pria tampan idola kampus itu.


" gue juga ikut senang kalau sahabat gue ini senang" ucap si Masya lewat telepon yang mendengarkan curhatan Dara dengan begitu bersemangat.


" thank you yaa Sya.. oohh yaa besok lo ada waktu gakk gimana kalo kita makan bareng" jawab Dara dengan mengajaknya bertemu agar lebih leluasa mengobrolnya.


" aduhh gimana yaa akhir- akhir ini gue lagi sibuk Dar gue lagi mempersiapkan acara pameran minggu depan nihhh... jadi sorry banget yaa besok kayaknya gak bisa dehh" balas Masya dengan nada yang tidak enak menolak ajakan sahabatnya itu tetapi keadaan tidak mengijinkannya.


" oohh gitu yaa udahhh gak papa kok kan masih bisa lain waktu" jawab Dara yang berusaha membuat sahabatnya tidak merasa tidak enak hati.


" sekali lagi sorry banget yaa" ucap Masya lagi yang merasa kecewa.


" iyaaa gak papa santai aja" jawab Dara yang menanggapinya dengan senyuman


" oohh yaa lo nanti jangn lupa dateng yaa ke acara pameran kampus gue minggu depan" ucap Masya yang mengajak Dara datang keacaranya.


" minggu depan yaa... hari itu aku juga ada acara praktik sii tapi pasti aku usahain dateng yaa" jawab Dara yang sedikit bingung karena acaranya bertabrakan dengan jadwal praktiknya juga.


" yaa di guee tunggu lo di kampus gue yaa" ucap Masya


" yaa udah gue lanjut buat prakarya dulu yaa byeee" ucap Masya lagi dengan mematikan ponselnya.


" yaaa byeee" jawab Dara yang juga menutup ponselnya.


Dara menutup ponselnya dengan wajah yang bingung akan acara sahabatnya dan juga dirinya.


dia pun membaringkan tubuhnya di kasur itu dengan menghela nafas dalam sambil berpikir apa yang harus di lakukannya.

__ADS_1


*******


__ADS_2