Kau Mengubah Hidupku

Kau Mengubah Hidupku
Episode 50


__ADS_3

Orang- orang itu pun berjalan semakin dekat dengan Dara dan semakin lama semakin jelas.


Sehingga mereka pun membuka kaca matanya dengan perlahan dan orang- orang tidak sabar untuk melihat wajahnya.


Begitu juga dengan Dara dan teman- temannya yang ikut penasaran dengan wajah mereka itu.


Dengan sensasi yang sangat heboh membuka kaca matanya dengan penuh pesona dan wajahnya pun terlihat dengan begitu jelas sehingga membuat orang- orang histeris sehingga membuat mereka itu saling mendorong untuk lebih dekat dengannya.


Karena mereka berkerumun untuk lebih dekat dengan mereka seperti layaknya seorang selebritis dan para fans yang begitu bersemangat.


Mereka sangatlah berantusias sehingga membuat Dara terdorong ke belakang dan kesulitan untuk melihat mereka itu.


" aduhh... aduhhh..." ucap Dara yang merasa sakit dengan dorongan mereka sehingga membuatnya menjadi berada pada kerumunan paling belakang.


" kamu gak papa Darr....." jawab Jayson yang membantu Dara ke pinggir untuk sedikit menjauh dari kerumunan itu.


" iyaa gak papa kok.... mereka itu siapa sihhh orang- orang sampai segitunya.." ucap Dara yang penasaran dab sambil memegang kedua lengannya.


" gakk tauu dan gak penting juga... udahh lahh mendingan kita pergi aja yukk..." jawab Jayson yang tidak mau perduli dengan suasana riuh kampus saat ini.


" yaaa udahhh...yukk..." sahut Dara yang juga tidak mau ambil pusing tentang keributan ini. Dara merasa yang di katakan Jayson itu masuk akal juga hal ini tidak penting dan tidak ada hubunganya dengannya.


Namun ketika mereka hendak pergi meninggalkan kerumunan itu tiba- tiba ia tidak sengaja mendengar salah satu orang yang ada di sana berbicara bahwa orang- orang yang di kagumi itu adalah Deyon dan juga Dea.


Siswa senior idaman di kampus ini,atau sering di sebut couple kampus.


Dara langsung terkejut ketika mendengar kabar itu,mendengar bahwa kekasihnya itu telah pulang dan kembali ke kampus membuatnya sangatlah syok seketika langsung panik dan mata pun menjadi berkaca- kaca.

__ADS_1


tidak tau harus percaya atau tidak dengan semua itu hatinya seketika menjadi kacau, Dara ingin menyaksikan dan melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa pria itu benar Deyon kekasihnya itu ataukah bukan.


Ia ingin memastikannya sendiri, Dara pun langsung bergegas menuju orang itu dengan sekuat tenaga menyempil di setiap orang yang berkerumun untuk bisa bertemu dengan orang itu dan melihatnya secara langsung.


Tanpa pikir panjang Dara langsung memanggil nama Deyon dengan begitu keras sehingga membuat orang- orang tertuju padanya.


Tidak hanya orang- orang bahkan pria itu langsung menghentikan langkahnya dan langsung menoleh padanya dengan tatapan yang aneh dan juga sinis terhadapnya.


Ketika pria itu menoleh kehadapanya, betapa terkejutnya Dara melihat pria itu ternyata benar adalah Deyon kekasihnya yang telah lama tidak kembali.


Betapa senangnya Dara melihat Deyon kembali dengan keadaan sehat, dengab mata yang berkaca- kaca ia mendekat ke arah Deyon dengan tatapan penuh kebahagian.


Dengan begitu senang Dara langsung memeluknya dengan erat sehingga membuat heboh orang- orang.


" akhirnya kamu pulang... aku sangat senang kamu pulang.. aku sudah sangat lama menunggu hari ini akan tiba... aku pikir kamu tidak akan kembali lagi... tapi sekarang kamu di sini aku sangat senang..." ucap Dara dengan panjang lebar dan memeluknya dengan erat sambil menangis terharu senang.


" kamu siapa... beraninya berbuat seperti ini... Dasar cewek gila..." jawab Deyon dengan nada yang keras dan melepaskan pelukannya dengan begitu kasar.


Dara pun langsung terkejut ketika mendengar kata yang di lontarkan oleh Deyon, ia merasa sungguh tidak percaya dengan semua ini.


" kamu.... kamu pasti bercanda kan... gak mungkin kamu gak kenal aku..." ucap Dara dengan begitu panik dan menjelaskannya dengan terbata- bata.


" aku memang tidak mengenalmu jadi jangan ngaku- ngaku dehhh.." jawab Deyon dengan begitu marah dan juga kesal merasa tidak suka di ganggu dengan orang seperti itu, dan merasa bahwa Dara benar- benar tidak waras.


" gak mungkin... ini gak mungkin..." ucap Dara dengan sangat panik dan juga sedih tidak percaya dengan semua ini, batinnya langsung lemah tidak berdaya bahkan hampir terjatuh.


" Dasar cewek aneh mulai sekarang jangan pernah dekat- dekat denganku..." Jawab Deyon dengan sangat marah dan tempramennya juga buruk padahal sebelumnya Deyon sangatlah baik dan juga tidak memiliki tempramen yang buruk.

__ADS_1


Deyon dan juga teman- temannya itu pun meninggalkan tempat itu dengan keangkuhan dan juga kesombongannya.


Meninggalkan Dara sendirian di tengah kerumunan dan membuatnya merasa malu dengan wajah yang dinginya itu tanpa ada rasa kasihan dan iba sedikit pun.


Tidak kuasa menahan tangis dan masig tidak percaya dengan apa yang di alaminya barusan, semua itu seperti mimpi baginya, ia merasa sangat sedih dan juga tidak mengerti mengapa Deyon bisa melupakannya.


" udahh Darr jangan sedih lagi... kamu gak pantes buang- buang air mata kamu hanya untuk lelaki seperti itu.." ucap Jayson yang menghampirinya dan berusaha menghiburnya ketika melihatnya sedang menangis.


Dan ini juga baru pertama kalinya Jayson melihat orang yang di sukai oleh Dara, dan juga merasa tidak habis pikir mengapa orang sebaik Dara masih saja di perlakukan tidak baik oleh orang lain.


" kenapa..? kenapa dia gak inget sama aku.." jawab Dara dengan tatapan yang kosong air mata yang sudah mengalir deras.


"dia itu gak pantes kamu tangisin.." ucap Jayson lagi dengan nada yang keras karena sudah merasa sangat emosi melihat Dara yang menangis sampai segitunya hanya untuk orang yang tidak menghargainya.


" gak.. gakk... pasti ada yang salah ... pasti ada sesuatu di balik semua ini.." Ucap Dara yang masih tidak percaya dengan semua ini dan masih saja berpikir positif tentang Deyon.


Dara pun dengan wajah yang panik langsung segera pergi menyusulnya untuk memastikan sekali lagi, ia berpikir mungkin ada salah paham atau mungkin ia sengaja berpura- pura tidak mengenalnya hanya untuk mengujinya.


Jayson yang hanya menatapnya ketika ia pergi tidak bisa menahannya lagi dan hanya bisa memandangnya dari kejauhan meskipun di dalam hatinya dia merasa sedih hatinya ikut teriris melihat kesedihan yang di alami Dara namun di samping itu ia juga merasa kecewa mengapa Dara tidak pernah mau melihatnya sedikitpun.


" tungguu..." ucap Dara dengan berteriak kepada Deyon sambil berlari menghampirinya.


Dayon pun langsung berhenti ketika mendengar teriakan itu dari belakang, Dara pun langsung berdiri tepat di hadapannya.


" apa pagi..." tanya Deyon dengan begitu ketus dengan wajah dinginya dan di dampingi oleh Dea di sampingnya.


Dengan tatapan yang begitu dalam Dan ingin meperjalas semuanya apakah dia benar- benar telah melupakannya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2