
Mereka pun memutuskan untuk jalan- jalan ke taman bermain, disana suasananya sangat indah dan juga ramai sekali.
banyak wahana yang menarik dan juga orang- orang yang bermain di sana, seperti anak kecil Dara sangat senang sekali berada di sana dia ingin memainkan semua wahana yang ada di sana mulai dari roller coaster, bianglala, hingga komedi putar. semuanya ia mainkan dengan bahagai.
Dara ingin membuat kenangan yang bahagia dan tak terlupakan sebelum Deyon pergi, karena ini terakhir kalinya mereka bertemu sebelum menjalani ldr yang cukup lama itu.
Mereka berdua bermain dengan sangat bahagia berfoto bersama hingga menikmati semua kuliner yang ada di sana.
sangat senang dengan suasana kali ini hingga mereka lupa waktu, saking asiknya bermain bersama mereka tidak menyadari bahwa matahari sudah tenggelam dan haru pun sudah mulai gelap.
Karena sudah larut malam Dara dan Deyon pun memutuskan untuk pulang dengan berjalan kaki karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah mereka.
berjalan-jalan sambil menikmati udara yang segar dan juga di kelilingi lampu jalan yang indah membuat suasana menjadi romantis.
" kamu senang gakk hari ini..?" tanya Deyon yang mengawali pembicaraan setelah bermain bersama.
" iyaa seneng banget... " jawan Dara sambil tersenyum kegirangan dengan sebuah cemilan di tangannya.
" bagus dehhh kalau kamu senang" ucap Deyon lagi dengan menghela nafas dalam dan tersenyum.
" oohh yaa besok kamu udahh mau berangkat yaaa... maaf gakk aku gak bisa anterin kamu ke bandara" ucap Dara yang tiba- tiba suasanya menjadi hening dan sedih.
" iyaa gak papa kok.... dengan kamu dukung aku aja aku udah seneng banget kok.." jawab Deyon dengan nada lembut dan penuh pengertian.
" kamu hati- hati yaa berangkatnya besok..." ucap Dara dengan nada yang sedikit sedih dan menahan air mata.
" kamu juga yaa semangat belajarnya jangan lupa praktik dengan baik yaa.." jawab Deyon yang juga memberinya semangat.
saling memberi dukungan satu sama lain dan saling percaya mereka menunjukan rasa saling dukung dan saling menghargai satu sama lain.
" oohhh yaa aku punya sesuatu untuk kamu.." ucap Dara yang tiba- tiba memberikan kejutan.
__ADS_1
" apa itu.." jawab Deyon penasaran.
" mmmm kamu tutup mata dulu..." ucap Dara dengn misterius.
" yaa udahh" jawab Deyon yang menyetujuinya dan langsung menutup matanya dengan tampan.
Dara pun mengeluarkan hadiah yang akan di berikannya. dengan tersenyum memakaikan syal yang di buatnya ke leher Deyon.
Deyon yang merasakan ada sesuatu yang hangat mengikat lehernya, Deyon pun membuka matanya dengan perlahan dan meraba apa yang ada di lehernya.
melihat sebuah syal yang sangat cantik melingkar di lehernya apalagi itu adalah pemberian dari kekasihnya Deyon merasa sangat senang sekali.
" kamu suka gakk..."tanya Dara dengan tersenyum.
" iyaa sukaa... kamu membuatnya..?" tanya Deyon yang merasa senang di berikan hadiah.
" iyaa aku membuatnya .. maaf yaa kalau gak sebagus yang di toko- toko.." jawab Dara yang merendah.
" apaan sii kamu ini berlebihan bangett.." jawab Dara sambil tersenyum mau- malu.
" emang bener kok..makasii udahh buatin aku syal yang bagus ini" ucap Deyon lagi sambil memegang tangannya dan mengucapkan terima kasih.
" mmm iyaaa sama- sama" jawab Dara yang sambil mengangguk- ngangguk.
" ini tangan kamu kenapa?" tanya Deyon yang sambil memegang tangannya dan melihanya berluka.
" oohh ini.. gakk papa kok cuma luka kecil aja kok..gak sengaja tertusu jarum" jawab Dara dengan tersenyum yang memberitahukan bahwa dirnya baik- baik saja.
" lain kali hati- hati yaa... aku gak mau kamu terluka sedikit pun" ucap Deyon yang sangat perhatian terhadap Dara bahkan pada hal kecil sekalipun.
" iyaa lain kali aku pasti hati- hati" jawab Dara yang sambil bermanja- manja menyenderkan kepalanya ke dada si Deyon.
__ADS_1
Deyon tersenyum dan langsung memeluk Dara sambil mengelus- elus kepalanya.
Setelah beberapa menit kemesraan itu berlangsung mereka pun melanjutkan perjalanan untuk pulang sambil bergandengan tangan dan menikmati cahaya lampu jalanan yang lumayan indah meskipun tidak seiindah sinar rembulan dan juga bintang akan tetapi hari ini cukup senang dan juga romantis.
menikmati malam- malan terakhir mereka bersama karena besok Deyon sudah akan pergi, saling melepas kerinduaan dan kesempatan untuk bersama sudah tidak akan ada lagi.
Setelah berjalan cukup lama mereka pun sampai di rumah Dara, sesampainya di depan pintu gerbang rumah Dara Deyon kembali memeluk Dara dengan sangat erat.
Dara yang merasakan kehangatan itu pun membalas pelukan Deyon yang sangat erat itu, setelah beberapa menit berpelukan Deyon pun melepas pelukanya dengan wajah yang sedikit murung.
kesedihan yang terlihat di raut wajahnya itu sungguh tidak bisa di pungkiri, rasa kehilangan yang begitu berat membuatnya tidak rela pergi meninggalkannya namun hal itu tidak bisa merubah apapun dia tetap harus pergi demi orang tuannya dan juga orang- orang yang telah mendukungnya.
di sisi lain Dara yang juga tak kuasa menahan air mata yang telah membendung di kedua sudut matanya.
" kamu masuk gihhh udahh malem juga..." ucap Deyon yang berusaha menenangkan dirnya dan berusaha tegar.
" iyaa udahh aku masukk dulu yaa... kamu hati- hati pulangnya..." jawab Dara yang berusaha menyembunyikan kesedihannya.
" iyaaa.... masukk giihh.." ucap Deyon lagi dengan memberikan kode masuk ke dalam rumah.
Dara pun masuk terlebih dahulu ke dalam rumah agar Deyon pun bisa pulang, karena jika Dara belum masuk ke dalam rumahnya Deyon pun tidak mau meninggalkannya terlebih dahulu karena ia ingin memastikan bahwa kekasihnya itu aman sampai rumahnya.
Setelah Dara masuk ke dalam rumah Deyon pun menghela nafas lega dengan kesedihan yang di pendamnya dan juga perasaan yang menyiksa karena tidak sanggup harus meninggalkannya pergi apalagi dalam waktu yang lumayan lama.
Tidak hanya Deyon yang merasa bersedih Dara juga sangat merasa sedih dengan kepergiannya namun dia harus tetap tegar dan juga sabar, dia harus bisa merelakan dan mendukungnya.
hal yang bisa di lakukan hanyalah mempercayainya dan juga mendukungnya karena hanya dengan begitu barulah hubungan bisa bertahan dan perasaanpun menjadi lebih tenang.
tidak ada hal lain yang bisa dilakukannya selain menangis sendirian di dalam kamar, karena dengan menangis bisa mengurangi penderitaan yang di alami.
setelah menangis tersedu- sedu Dara memutuskan untuk memberi sebuah pesan kepada Deyon agar dia terbiasa nantinya menjalani hubungan jarak jauh.
__ADS_1
***********