
Dua tahun kemudian......
Hari ini adalah hari yang paling di tunggu- tunggu oleh Dara, tidak terasa dua tahun telah berlalu hal yang di nantikan selama dua tahun akhirnya segera tiba.
Dimana Deyon akan kembali pada tahun ini dan tugas magang Dara pun telah selesai dengan baik dan juga mendapat peringkat yang bagus.
hubungan dengan teman- temannya pun sudah menjadi lebih baik terutama dengan Jayson. mereka derdua telah menjadi teman yang baik selama beberapa tahun terakhir ini.
" ahhh besok adalah jadwal keberangkatan Deyon untuk pulang.. akhirnya dia pulang juga aku seneng banget dehhh.. gak sabar nunggu dia buat pulang terus bisa melakukan banyak hal bersama- sama" ucap Dara yang sudah merencanakan banyak hal sebelum Deyon pulang dengan senangnya dan juga sangat besemangat senyiapkan segala sesuatunya untuk memberikan kejutan kepada Deyon sang kekasihnya itu.
Sambil loncat- loncat di atas kasurnya saking senangnya karena Deyon akan kembali membuatnya girang tidak karuan suasana hatinya begitu tidak karuan sehingga tidak bisa di ucapkan dengan kata- kata lagi.
Tidak sabar menunggu hari esok untuk segera menjemputnya di sebuah bandara untuk bisa melepas semua kerinduan yang telah terpendam selama bertahun- tahun.
Karena ingin membuat kejutan untuk kekasihnya itu Dara pun ingin membuatkan sebuah tulisan yang berisi kata- kata romantis untuk Deyon dengan cukup besar yang akan di tunjukannya ketika ia akan menunggu di bandara.
Merasa itu hal yang sangat romantis yang juga unik untuk menunjukan sebuah perasaan secara nyata yang di tuangkan dalam bentuk tulisan, itulah yang ia pelajari dari sebuah film yang ia tonton dan adegan itu sangatlah romantis menurutnya dan juga ingin mencobanya dalam kehidupan nyata.
Karena hari ini ia masih berada di dalam kampus dengan beberapa tugas yang harus segera di selesaikannya agar ia bisa cepat pulang, Dara pun dengan segera menyelesaikan tugasnya itu di sebuah perpustakaan agar bisa mengambil dari beberapa narasumber atau dari beberapa media lainnya.
Di saat dia sedang sibuk- sibuknya tiba- tiba Jayson datang menghampirinya dan senyuman manisnya yang sok akrab karena sudah berteman baik dengan Dara.
" heii kamu lagi ngapain sibuk banget kelihatannya..." tanya Jayson dengan penasaran dan langsunb duduk di depannya.
" iyaa ni lagi ngerjain tugas banyak banget nihh... harus selesai hari ini juga..." jawab Dara yang masih fokus dengan tugasnya.
" tugas apaa sihhh?" tanya Jayson lagi yang bingung mengapa Dara begitu ada banyak tugas sementara itu dia tidak yang padahal mereka satu kelas.
" iyaa ini... di suruh pak dosen untuk revisi semua ini.." jawab Dara yang menunjukan tugas yang di berikan oleh dosen itu.
__ADS_1
" oohhh jadi kamu di beri kepercayaan untuk ini.." ucap Jayson dengan menganguk- ngangguk.
" yaa udahh aku bantu yaa.." ucapnya lagi dengan menawarkan dirinya layaknya seperti sahabat yang baik.
" beneran...makasii yaa kamu emang pengertian banget tau aja aku lagi butuh bantuan ... soalnya aku mau pulang cepet hari ini.." jawab Dara dengan senyum memelasnya yang juga sangat senang karena dia membantunya.
" yaa uudahh sini aku lihat dulu.." ucap Jayson yang langsung mengambil beberapa buku untuk beberapa materinya.
Mereka berdua pun mengerjakan tugas tersebut dengan begitu serius dan juga sangat fukus dengan buku yang begitu banyak bertumpuk di hadapannya dan juga sebuah laptop di depannya.
Namun di tengah- tengah sibuknya itu Jayson yang sangat penasaran dengan urusan Dara dan ingin tau tentang semua hal tentang Dara, ia pun memberanikan diri untuk bertanya beberapa hal.
" hmmm ohh yaaa ngomong- ngomong hari ini kamu kenapa mau pulang lebih awal?" tanya Jayson yang mulai penasaran.
" hari aku mau pulang cepet karena mau membuat beberapa persiapan untuk menjemput Deyon..." jawab Dara dengan tersenyum senang membayangkan akan segera bertemu Deyon.
" haa Deyon?" tanya Jayson lagi yang masih bingung.
" iyaa Deyon.. pacar aku yang sedang bertugas di luar negeri dan besok dia udah pulang.." jawab Dara lagi yang begitu bersemangat ketika membahas hal yang berhubungan dengan Deyon.
" oohh jadi kamu udahh punya pacar.... jadi dia itu orang yang kamu tangisin beberapa tahun lalu waktu di bandara?" tanya Jayson lagi yang mulai mengulik- ngulik semuanya.
" iyaaa benerr waktu itu.." jawab Dara mengangguk.
" terus kamu yakin masih mau nungguin dia.." ucap Jayson yang tiba - tiba nerubah.
" hahh maksud kamu gimana.." jawab Dara yang bingung dan juga mengubah suasana hatinya.
" gakk maksudnya .. waktu itu kan kamu sampai nangis- nangis gitu sampai pingsan lagi terus apa dia orang baik sampai nyakitin kamu kayak gitu" ucap Jayson yang menjelaskan maksudnya tadi.
__ADS_1
" oohhh gitu... gakk kamu itu salah paham ... pokoknya ceritanya panjang banget... intinya itu dia adalah orang yang paling baik yang pernah aku kenal" jawab Dara dengan tersenyum lagi.
" oohh gitu" jawab Deyon dengan nada yang berubah ketika mendengar Dara begitu bersemangat dan sangat bahagia ketika membahas tentang Deyon dan juga dia terlihat sangat mencintainya.
Dengan senyum berpura- pura ikut bahagia dengannya meskipun sebenarnya hatinya merasa sangat sedih dan merasa bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan.
Mereka pun kembali mengerjakan tugasnya dengan serius agar cepat selesai.
Setelah beberapa jam kemudian akhirnya mereka pun telah selesai mengerjakan tugasnya dan bersiap untuk kembali pulang.
" thank you yaa Jayy.. kalau gak ada kamu pasti tugas ini gak bisa selesai secepat ini.." ucap Dara yang sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dari Jayson, sambil berjalan menuju parkiran kampus.
" iyaa sama- sama" jawab Jayson yang masih terlihat sedih dan juga sedikit murung.
" kamu kenapa? " tanya Dara yang memperhatikannya sedang murung sejak tadi.
" ee gaak papa kok.." jawabnya mengelak.
" oohhh yaaa aku masih ada urusan niihh... aku lupa masih ada yang harus di kerjakan" ucapnya lagi yang tiba- tiba mengalihkan pembicaraan seperti sedang menghindarinya.
Dara pun melihatnya dengan kebingungan ada apa denganya sejak tadi, dia menjadi sangat aneh dan juga seperti ada hal yang di tutupinya.
Karena tidak mau ambil pusing semua urusan ini dan juga tidak mau merusak suasana hatinya yang tengah bahagia karena Deyon akan segera pulang.
Dara pun memutuskan untuk segera pulang dan segera mempersiapkan segala sesuatu yang telah di rencanakan.
Dengan senyum kegirangan Dara menuju tempat parkir dimana disana telah di tunggu oleh pak supirnya sejak tadi, dengan segera memasuki mobil itu dengan wajah yang riang gembira.
pak supir yang melihatnya pun kebingungan apa yang telah terjadi pada nonanya itu nanum juga merasa senang karena dia terlihat gembira daripada melihatnya bersedih setiap harinya.
__ADS_1
...****************...