Kau Mengubah Hidupku

Kau Mengubah Hidupku
Episode 49


__ADS_3

Dara dan Masya pun melanjutkan perjalanannya untuk segera pulang karena hari sudah semakin larut, di samping sambil berjalan Masya terus saja menggoda Dara ketika bertemu Jayson tadi itu.


Masya menggodanya sampai membuat Dara merasa malu dan juga kesal namun Masya sangat merasa puas ketika menggodanya.


Karena baru pertama kali melihat sahabatnya itu mempunyai teman lawan jenis hal itu sungguh tidak biasa dan merupakan kemajuan besar.


Hal itu membuat Masya tidak tahan untuk terus menggodanya dan tertawa dengan begitu puas.


Tidak lama kemudian Mereka pun sampai di rumah Dara dengan begitu banyak barang belanjaan dan juga suasana hati yang lebih baik.


" oohhh Syaa kamu nginep aja disini..." ucap Dara yang mengajaknya untuk tinggal di rumahnya karena ia khawatir sahabatnya itu pulang sendirian apalagi haru sudah malam.


" hhmmm lain kali aja dehh Darr.... hari ini aku sibuk niihh..." jawabnya menolak sopan.


" yaaa udahh dehh kamu hati- hati yaa pulangnya....mmmm makasiii yaaa Syaa untuk hari ini..." ucap Dara yang berterima kasih dan langsung memeluk Masya dengan perasaan yang terharu senang.


" iyaaa sama- sama...." jawab Masya yang membalas pelukan itu.


Setelah beberapa saat berpelukan mereka masih saja berbincang- bincang saling memberi semangat satu sama lain dan seperti tidak ingin terpisahkan dan juga rasa persahabatan yang begity kuat sangatlah melekat dalam diri mereka.


" oohhh aku suruh supir anterin kamu yaa..." ucap Dara yang melepaskan pelukan hangatnya itu dan memberinya tumpangan agar sahabatnya itu bisa sampai rumahnya dengan aman.


" gakk usahhh Darr... gue bisa balik sendiri kok..." jawab Masya yang lagi- lagi menolak tawaranya karena merasa tidak enak hati.


" gakk papa pokoknya kamu pulang di anterin supir..." ucap Dara lagi yang terus memaksa.


Tanpa sempat menjawab apapun lagi Dara langsung pergi mencari supirnya itu dan memberitahunya untuk mengantar sahabatnya itu pulang dengan selamat.


Setelah itu Masya pun pulang dengan di antar oleh supirnya si Dara.


Dara pun masuk ke dalam rumahnya dengan keadaan yang lebih baik daripada sebelumnya dan juga si bibinya yang melihatnya pun merasa lega dan senang melihat majikannya itu sudah mulai bersemangat kembali.


*

__ADS_1


*


*


Keesokan harinya Dara pun memutuskan untuk kembali ke kampus dengan keadaan yang sudah lebik baik dan juga sudah mulai bersemangat.


Menghela nafas dalam untuk kembali memulai hari yang baru dan juga melepaskan semua kesedihan yang ada dalam dirinya.


Dia juga sudah tidak mau terpuruk terlalu lama dalam kesedihannya dan juga tidak mau membuat orang- orang yang begitu perduli kepadanya juga merasa khawatir kepada dirinya.


Hal itu membuat Dara menyadari bahwa dia masih mempunyai orang- orang yang peduli padanya.


Dara datang ke kampus dengan semangat yang baru, kembali menghirup suasana kampus yang begitu riang.


Jayson yang melihatnya kembali ke kampus pun merasa sangat senang dan tersenyum bahagia, melihatnya baik- baik saja membuatnya merasa senang.


" akhirnya kamu kembali ke kampus juga.." Sapa Jayson dengan begitu senang melihatnya kembali ke kampus.


Setelah beberapa saat mereka pun masuk ke dalam kelas karena jam masuk akan segera di mulai.


Dan benar saja bel pun telah berbunyi semua siswa memasuki kelasnya masing- masing.


Mereka pun belanjar sekitar beberapa jam dengan di dampingin dosen pembimbingnya masing- masing.


Ketika akan usai melakukan pembelajaran dosen pun memberikan sebuah pengumuman penting untuk siswanya.


" Hari ini bapak akan menyampaikan kabar gembira... kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik di setiap rumah sakit yang kalian tempatkan... dan bapak akan memberikan apresiasi kepada salah satu siswa yang sangat berbakat.." ucap dosen itu dengan begitu serius.


Para siswa pun mendengarkan pengumumannya dengan sangat serius tanpa ada yang bersuasa sedikitpun.


" baik jadi bapak sudah mendapat laporan dari setiap rumah sakit yang bekerja sama dengan kampus ini... dan bapak memberikan sebuah pengharaan khusus untuk Dara salah satu siswa yang paling berbakat...." ucap dosen itu dengan menyebut Dara sebagai siswa yang terpilih untuk mendapat penghargaan.


" selamat kepada Dara..." ucap Dosen itu lagi.

__ADS_1


" terima kasih pak.." ucap Dara dengan nada yang sangat senang dan terharu tidak menyangka bahwa dirinya bisa mendapat penghargaan itu.


Semua teman kelasnya pun memberi tepuk tangan yang meriah kepada Dara dan juga ucapan selamat atas pencapaiannya.


Terutama Jayson orang yang paling semangat memberikan tepuk tangan yang keras dan juga merasa sangat senang dan mereka dia memang pantas mendapat semua ini di lihat dari perjuangan yang ia lakukan saat bertugas di rumah sakit itu.


Karena Jayson merupakan saksi mata atau bisa di bilang satu- satunya orang yang melihat dan juga menemani perjuangan Dara hingga akhir.


Bagaimana ia memperlakukan orang- orang yang berada di rumah sakit itu dan juga bertanggung jawab dengan sepenuh hati melaksanakan tugasnya dan berbakti pada orang- orang sekitarnya.


Bahkan ia tidak memperdulikan kesehatan dirinya sendiri dan lebih mementingkan keselamatan orang lain.


Setelah semua penghargaan itu kelas pun telah di bubarkan, semua siswa dapat beristirahat selama beberapa menit atau sesuai dengan kelasnya masing- masing.


Saat jam istirahat Dara selalu berada di kantin untuk makan siang dan juga berbincang dengan yang lainnya dan tidak ketinggalan juga Jayson yang selalu berada dimana pun Dara berada seperti seorang bos dengan asistennya.


Ketika mereka sedang asik menikmati makanannya tiba- tiba ia mendengar suatu kehebohan di halaman kampus yang membuat orang- orang berkumpul di sana.


Hal itu tentu saja membuat Dara dan teman- temannya ikut penasangan dengan kehebohan yang terjadi dan membuat mereka segera bergegas keluar dari kantin menuju halaman untuk ikut serta menyaksikan kehebohan itu.


ketika mereka berlarian keluar, mereka sudah melihat orang- orang tengah berkerumun sehingga tidak bisa melihat apa yang terjadi.


Sehingga mereka memutuskan untuk mendekat ke kerumunan itu dan menyela- nyelah ke barisan yang paling depan agar bisa menyaksikan adegan yang terjadi.


Ketika itu Dara melihat orang dengan pakaian yang high class turun dari sebuah mobil mewah dengan menggunakan kaca mata hitam .


mereka terdiri dari beberapa seorang lelaki dan perempuan berada paling depan dan juga beberapa pendamping di belakangnya.


Mereka terlihat seperti orang yang terkenal dan juga terlihat seperti sepasang sekasih, namun mereka juga terlihat tidak asing bagi Dara.


Hal itu membuat Dara semakin penasaran dengan orang- orang sehingga membuat heboh satu kampus, Dara tidak bisa melihatnya dengan jelas karena mereka menggunakan kaca mata hitam yang juga sedikit tertutup oleh orang-orang.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2