Kau Mengubah Hidupku

Kau Mengubah Hidupku
Episode 28


__ADS_3

Hari ini tidak seperti biasa Dara berangkat ke kampus dengan di antar pak supir dengan mobil mewah serta mengkilap.


turun dari mobil dengan mempesona dan egelan, mejadi pusat perhatian semua penghuni kampus yang berkeliaran.


Dengan mengngenakan pakaian yang feminim serta riasan tipis yang membalut wajah pucat pasinya itu dengan sentuhan lipstik merah muda yang sedikit mengkilap mewarnai bibir manisnya itu.


Dia begitu tampak menawan hari ini tidak seperti biasanya yang hanya berpakaian sekedarnya.


Hari ini ia menunjukan sisinya yang berbeda dengan aura yang lebih anggun dan juga percaya diri.


Berjalan mengenakan high heels berlenggak lenggok selayaknya seorang model dengan kepala yang sedikit terangkat dan tatapan yang tajam.


Rambut yang terutai terkibas dengan hembusan angin yang menyertainya, aroma pafrum yang elegan ikut memeriahkan suasana kampus pagi ini.


" waahhhh siapaa ituu.." bisik segerombol siswa yang tengah memperhatikannya seakan mereka tidak mengenalinya lagi.


" iyaa yaa cantikk bangettt" ucap orang- orang itu lagi dengan kagum.


Dara yang berjalan dengan anggun seperti tidak ada beban menikmati suasana kampus hari ini.


Saat memasuki ruang kelas, teman- teman kelasnya pun terkagum- kagum da juga terheran- heran melihat penampilan Dara hari ini, dia benar- benar berubah seratus delapan puluh derajat dari hari biasanya.


Dengan beraninya ia melangakah dan duduk di tempatnya dengan anggun.


Akan tetapi di balik semua penampilan itu akan selalu ada orang yang tidak senang melihat perubahan dirinya.


akan tetapi semua itu bukanlah masalah besar, Dara rasa ia bisa menghadapinya dan berusaha mengabaikannya.


Menghela nafas dalam dan berusaha tegas agar bisa melewati semua ini.


ketika ia tengah duduk di tempat duduknya tiba- tiba terdengar suara hentakan kaki dan pintu terbuka.


Disitu munculah seorang pria yang juga berpenampilan berbeda hari ini.


ia berpenampilan layaknya seorang cio yang tampan dan juga kaya raya, berjalan dengan lantang dan pesona luar biasa sehingga membuat geger dan panas para gadis- gadis kampus.


Dengan sebuah kacamata hitam dan gaya yang sedikit anggkuh, berjalan menuju tempat duduk Dara dan menghampirinya.


" haii..." terdengar sebuah bisikan di telinga Dara dengan halus dan lembut.


suara itu sontak membuat Dara menoleh ke arahnya. seketika ia kaget dengan sosok pria yang muncul di sampinya itu.


" siapa kamu... " tanyanya kesal dan kebingungan.

__ADS_1


" hari ini kamu terlihat sangat cantik..." jawabnya dengan lembut dan dengan senyum angkuhnya.


" siapaaa kamu.." tanyanya sekali lagi.


Wajah Dara yang sudah mulai kesal dengan lelaki yang tengah mengganggunya.


Pria itu dengan senyum melepaskan kacamata hitamnya dengan penuh pesona.


Dara pun tiba- tiba terkejut ketika pria itu melepas kacamatanya, mulutnya terbuka lembar dan kedua matanya pun ikut terbuka lebar.


" Bagaimana penampilanku hari ini" ucap pria itu dengan mengeluarkan gaya memperlihatkan penampilannya hari ini.


" kamuu..." ucap Dara yang masih dengan wajah kagetnya.


" gimana.." tanyanya lagi dengan merentangkan kedua tangannya.


" Deyonn.., ternyata kamu aku kira siapa yang berani menggangguku" ucap Dara yang masih sedikit kaget dan juga tersenyum tipis melihat penampilan Deyon hari ini.


" yaa siapa lagi yang bisa sekeren ini di kampus ini" ucap Deyon dengan percaya dirinya.


" mulaii dehh narsirnya keluar.." jawab Dara dengan menggeliatkan kedua bola matanya di sertai dengan senyuman usilnya.


" hahaha tapi emang bener kan aku keren dan ganteng" ucap Deyon dengan percaya dirinya lagi.


" kamu juga cantik banget hari ini" ucap Deyon lagi dengn lembut.


" oohh jadi hari ini aja aku cantik, terus kemarin- kemarin aku jelek gitu" jawab Dara dengan menggodanya dan berpura- pura ngambek.


" eehh gakk gitu maksud aku kamu cantik, kemarin- kemarin juga cantik, sekarang cantik ... eee gakk maksudnya selalu cantik kok... " jawab Deyon dengan panik dan terbata- bata karena takut si Dara marah padanya.


" kamu jangan marahh dong.." ucao Deyon lagi dengan wajah yang sudah mengkerut.


" iyaa aku cuma bercanda kok..." jawab Dara dengan senyum usilnya itu.


"ooohh udahh mulai main bercanda- bercandaa sekarang yaa.." ucap Deyon dengan mengangguk- anguk dan senyum sebelahnya itu.


Dengan usilnya mereka saling menggoda satu sama lain.


Candaan romantis mereka yang membuat iri semua orang dan juga ingin merasakan hubungan yang manis seperti mereka juga.


Akan tetapi seketika suasana menjadi hening dan mereka menjadi terdiam.


tatapan dalam Deyon yang penuh misteri dan juga teka teki.

__ADS_1


Tiba- tiba dosen pun masuk ke dalam kelas Dara, semua orang kembali ke tempat duduk masing- masing.


" yaa udahh aku pergi dulu yaa.." ucap Deyon sambil mengelus kepala Dara.


Dara yang tersenyun dan menganggung mengiyakan perkataan Deyon.


Setelah itu Deyon pun pergi dari tempat itu melalui pintu belakang.


Suasana kelas menjadi hening kembali dan mereka belajar dengan baik dan tenang seperti biasanya.


Setelah beberapa jam kelas pun akhirnya telah usai, jam istirahat pun tiba, mereka menggunakan waktu istirahat dengan baik.


Di kantin kampus


Dara dan Deyon bertemu kembali mereka istirahat dan makan bersama di kantin seperti biasanya, hanya saja penampilan mereka yang berbeda.


Mereka seperti selayaknya putra putri kampus tersebut.


Dara terlihat sangat bahagia hari ini, ia selalu tersenyum dan matanya pun berbinar terang.


tetapi tidak halnya dengan Deyon meski ia terlihat tersenyum akan tetapi matanya menunjukan kehampaan dan selalu menatap dalam Dara.


" kamu kenapa? apa ada yang mau kamu omongin.." tanya Dara sambil menyantap makananya.


" eee enggakk .. gak ada kok " jawab Deyon dengan sedikit terkejut.


" abis kelihatannya kamu kayak ada hal yang mau di sampaikan gitu, dari tatapan kamu sii.." ucap Dara lagi dengan santai sambil menyantap makananya lagi.


" terus kenapa kamu bengong.." ucap Dara lagi.


" eehh enggak papa kok, mungkin karena lagi banyak pikiran aja .. eee tugas numpuk soalnya.." jawab Dengan dengan gugup seperti menyembunyikan sesuatu.


" oohhh gitu... yaa kamu makan dong.." ucap Dara lagi dengan santai tanpa ada rasa curiga padanya.


" iyaa iyaa aku makan kok" jawab Deyon dengan tergesa- gesa dan langsung menyantap makanan di hadapannya yang sejak dari tadi di aduk- aduknya.


Dara yang sebenarnya tau bahwa ada yang di sembunyikan Deyon darinya, akan tetapi ia tidak mau menaruh rasa curiga dan kekhawatiran diri sendiri lagi. ia menahan sedih dan berusaha tersenyum seolah tidak tau apa- apa.


Di sisi lain Deyon yang juga bingung akan hal yang di hadapinya dan tidak tau cara menberitaukan Dara. Deyon yang meligat Dara bahagia hari ini tidak ingin merusak suasana yang bahagia ini.


mereka pun akhirnya makan bersama dengan senyum kepalsuan yang sebenarnya mereka menyimpan kesedihan yang sama.


*********

__ADS_1


__ADS_2