Kau Mengubah Hidupku

Kau Mengubah Hidupku
Episode 24


__ADS_3

Ketika Dara membuka penutup matanya dengan perlahan dia langsung terkejut dengan apa yang di lihatnya.


Betapa indahnya pemandangan ruangan kala itu,setiap sudut ruangan di penuhi dengan balon warna- warni yang indah.


tepat di tengah ruangan itu ada meja makan yang sangat amat indah dengan menu yang sudah tersedia di atasnya.


di kelilingi sebuah lilin yang menyala membuatnye menjadi terlihat lebih mengagumkan.


di hiasi lampu warna- warni dan juga bebera hiasan bunga


benar- benar sangat mengagumkan.


Dara pun berjalan dengan perlahan mendekat ke arah tengah ruangan dan terus memandang kagum dengan apa yang di lihatnya.


Deyon pun yang terus berdiri di sampinya menatap senang karena berhasil memberinya sebuah kejutan.


Deyon pun dengan segera menarikan sebuah kursi yang berada di sampingnya untuk mempersilahkan Dara duduk disana.


memperlakukannya dengan begitu lembut dan juga penuh perhatian yang amat dalam membuat gadis yang berada di sampinnya memjadi tersentuh.


Dara pun duduk di kursi yang di persilahkannya dengan senyum yang begitu manis dan juga penuh perasaan yang terkagum akan perbuatan dirinya,


Mereka pun saling bertatap- tatapan dengan perasaan yang mendalam dalam waktu yang cukup lama.


Di tengah- tengah suasana itu tiba- tiba saja Deyon menjentikam jarinya beberapa kali.


Dan munculah sorang pengawal dengan wajah yang tidak terlalu jelas membawakan sebuah bunga mawar merah yangg sangat indah kepadanya.


Deyon mengabil bunga itu dan mulai berlutut di depan Dara dan menjulurkan sekuntum mawar merah tersebut.


berkata dengan begitu manis dan menatap Dara dengan perasaan yang begitu dalam.


" Dara bersediakah kau menjadi pacarku dan menjalani hari- hari berikutnya bersama- sama dalam suka maupun duka" ucap dengan amat lembut dengan mejulurkan setangkai mawar merah.


" aku tau mungkin ini agak mendadak tapi aku beneran suka dan sayang sama kamu, aku gak bisa menunda waktu lebih lama lagi untuk mengutarakan semua ini sama kamu" ucap lagi dengan memegang tangannya dan jari jemarinya yang begitu lembut.


" apa kamu bersedia ?" tanyanya lagi dengan penuh harapan dan tatapan yang dalam.


Dara yang terkagum dengan apa yang telah di lakukannya dan mulai terhanyut dalam suasana romantis ini.


Dara yang juga sudah mulai menyukai Deyon sejak dulu dan dengan perlakuan manisnya membuatnya semakin ingin terus bersamanya.


tanpa ragu ia menganggukan kepalanya dan tersenyum dengan begitu manis memberi tau bahwa ia telah menerima cintanya si Deyon.


" kamu serius?" tanya Deyon lagi yang masih tidak menyangka cintanya diterima.


"iyaaa " jawab Dara dengan menganggukan kepalanya lagi.


Deyon pun tersenyum senang, langsung berdiri dengan masih memegang tangannya dengan erat.


Kemudian dengan tatapan yang manis dia langsung memeluk sang kekasih yang baru saja di dapatnya.

__ADS_1


Memeluknya dengan begitu erat seperti tak ingin melepasnya dan ingin menikmatinya dalam waktu yang cukup lama.


Dara pun membalas pelukan Deyon dengan tersnyum dan menyerkan kepalanya di bahu Deyon.


Merasa sangat nyaman dengan postur tubuh Deyon yang tinggi dan juga gagah sangat nyaman untuk di peluk dan di jadikan sebuah senderan.


Tidak lama setelah itu mereka pun melepas pelukan satu masa lain dan saling menatap dengan senyuman kebahagiaan.


Di tengah- tengah suasana itu musik pun tiba- tiba mengalun dengan begitu lembut dan romantis.


Deyon dengan pekanya langsung menjulurkan tangannya dan kaki yang sedikit membungkuk.


memberi isyarat ingin mengajak Dara untuk berdansa menikmanti alunan lagu yang romantis itu


Dara pun dengan senang hari meraih tangan Deyon dan bersedia menari bersamanya.


Deyon langsung meletakan tangan Dara dengan lembur di bahunya dan ia langsung meraih pinggang kecil Dara.


Dengan perasaan yang begitu senang mereka berdua menari bersama, menikmati alunan musik dan suasana hari ini yang begitu romantis.


*


*


*


Setelah semua itu Deyon mengajak Dara jalan- jalan sebentar sambil menikmati hari- harinya yang indah hari ini.


Deyon yang biasanya terihat begitu berwibawa ternyata dia adalah pria yang sangat bucin dan sensetif soal perasaan.


dia benar- benar pria yang tau cara memperlakukan seoarang gadis dengan baik.


benar- benar lelaki idaman.


tangan Dara pun mulai berkeringat karena Deyon menggenggamnya terlalu erat.


karena merasa tidak nyaman tangan yang sudah berkeringat Dara pun mencoba melepas genggamannya.


Deyon pun langsung menggentikan langkah kakinya dan menoleh kearahnya.


" kenapa kamu melepasnya?" tanya Deyon dengan tatapan tidak suka.


" coba lihat tanganku sudah berkeringat, kamu menggenggamnya terlalu erat" jawabnya dengan memperlihatkan telapak tangannya.


Deyon pun menghela nafas dengan wajah yang sedikit cemberut dan berjalan menuju samping kiri Dara.


" kamu kenapa?" tanya Dara yang bingung dengan sifatnya yang kekanak- kanakan itu.


Deyon menggenggam tangan yang satunya lagi dan mengangkatnya.


" yaa udahh pengang yang ini aja, yang ini gak berkeringat kan" jawabnya dengan meperlihatkan tangan yanh satunya lagi.

__ADS_1


" Dasar kamu ini yaa" ucap Dara dengan menggeleng- gelengkan kepalanya dan tersenyum tipis terhadapnya.


Terheran pria yang begitu dewasa ternyata perlakuannya seperi anak kecil saja.


anak kecil yang tidak ingin terpisah dari ibunya.


Lagi- lagi Dara menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat tingkah konyol si Deyon.


" yaa udah yukk jalan" ucap Deyon dengan senangnya.


Mereka pun berjalan menuju parkiran mobil dan akan segera kembali kerumah karena hari sudah sore.


Setelah beberapa menit mereka telah sampai di parkiran mobilnya dan langsung masuk ke dalam mobil untuk mengantar dara kembali ke rumahnya dengan selamat.


Tidak terasa menempuh perjalanan yang singkat menurut si Deyon yang padahal itu sudah lebih dari setengah jam


yang pada sebenarnya jarak tempat itu tidak terlalu jauh, hanya butuhh waktu 20 menit untuk sampainya.


Tetapi Deyon sengaja memperlambat kecepatan mengemudinya agar dia bisa bersama lebih lama dengan Dara.


mobil berhenti tepat di depan rumah Dara


Dara pun keluar dari mobil itu dan di susul oleh Deyon yang juga ikut keluar dari mobilnya dan meraih tangan Dara lagi.


" kepana?" tanya Dara dengan lembut.


" aku belum siap pisah sama kamu" ucapnya dengan manja.


" dasar kamu ini .. kan besok ketemu lagi" ucapnya dengan tersenyum.


" tapi itu lama bangett" ucapnya lagi dengan tingkah manjanya.


" udahh dehhh jangan gitu besok kita ketemu lagi kok" ucap Dara


" udahh gih kamu balik dulu aku juga mau masuk nihh" ucap Dara dengan mengelus kepala Deyon dengan senyuman manisnya.


siapa yang bisa tahan dengan senyuman manisnya


Deyon pun menjadi luluh dan menuruti perkataan sang kekasihnya itu.


" yaa udahh aku balik dulu yaa" ucapnya dengan memeluknya sekali lagi.


" iyaaa hati- hati di jalan yaa" balas Dara dan membalas pelukannya.


setelah itu Deyon pun kembali ke rumahnya dengan sedikit merasa lega.


Dara yang melihatnya dari luar mobil memberinya sebuah senyuman dan melambaikan tangannya.


mobil pun segera berjalan dan semakin lama semakin tak terlihat.


setelah mobil tak terlihat Dara pun masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang senang.

__ADS_1


********


__ADS_2