Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 25


__ADS_3

Setelah mendengar apa yang di katakan oleh Zaza, Kurnia mulai mengerti apa yang sebenarnya terjadi saat dia tidur tadi malah. Tapi Kurnia masih tertarik dengan tingkat kultivasi pelayan pengawal Yubi, dan Kurnia pun bertanya kepada Zaza di tingkat kultivasi apa pelayan pengawal Yubi.


" Memang seberapa tinggi tingkat kultivasi pengawal Yubi itu Zaza?" (kata Kurnia)


" Pengawal Yubi tingkat kultivasi nya di tingkat Saingars tingkat tinggi tuan." (kata Zaza)


" Tingkat kultivasi di Saingars tingkat tinggi, padahal kultivasi di tingkat seperti itu kalau di kota Asakanda ini, pasti bisa menjadi orang yang terhebat dan menjadi nomer 1 (satu), tapi malah menjadi seseorang pengawal saja. sungguh mengagumkan identitas Yubi itu." (kata Kurnia)


" Tuan, lebih baik sekarang tuan lanjutan perjalanan ke kota Asakanda, bukankah tuan ingin mengikuti acara pertandingan Asakanda?" (kata Zaza)


" Yhaa.. ayo lanjut menuju kota sekarang." (kata Kurnia)


Kurnia melanjutkan perjalanannya yang telah tertunda dan menuju ke kota Asakanda. dengan kecepatan Kurnia saat ini, Kurnia hanya membutuhkan waktu kurang dari setengah hari untuk sampai di kota Asakanda.


Di kota Asakanda.


Sekarang Kurnia sudah sampai di kota Asakanda, sebelum masuk ke kota, Kurnia telah merubah penampilannya, Kurnia memakai jubah agar tidak ada seseorang yang mengenalnya di kota.


Kurnia pun langsung menuju ke tengah kota, yang di gunakan untuk acara pertandingan Asakanda dan juga di sana lah tempat untuk mendaftar untuk mengikuti pertandingan Asakanda tersebut.


Kurnia telah sampai di tempat pendaftaran itu, akan tetapi sebelum Kurnia mendapatkan diri, Kurnia harus mengantre terlebih dahulu.


Karena orang yang ingin mendaftar juga sangat banyak. Saat Kurnia ikut mengantre, Kurnia mendengar kalau ada perubahan besar untuk pertandingan Asakanda kali ini.


Kurnia yang mendengar berita itu pun langsung bertanya kepada orang yang membicarakan berita itu tadi.

__ADS_1


" Mohon maaf tuan, tolong bisa lebih jelaskan lagi apa yang anda maksud dengan berubah besar di acara pertandingan Asakanda kali ini?" (kata Kurnia)


Kurnia bertanya sambil mengulurkan 3 koin emasnya kepada seseorang tersebut.


Kurnia sebenarnya tidak memiliki uang sebelumnya, tapi karena bertemu dengan 3 (tiga) pembunuh bayaran waktu itu, Kurnia mengambil barang ketiga pembunuh bayaran itu dan akhirnya Kurnia menemukan uang yang lumayan yang di bawa oleh ketiga pembunuh bayaran waktu itu.


Alat pembayaran di kota Asakanda adalah sebuah koin emas, biasanya koin emas adalah alat pembayaran yang sah dan bisa di gunakan di mana mana.


Setelah melihat Kurnia yang mengulurkan tangan yang menggenggam emas, seseorang itu langsung dengan cepat mengambil koin emas itu dan langsung memberitahu kepada Kurnia apa yang Kurnia tanyakan tadi.


" Ohh.. apakah anda tidak tua tuan? padahal berita ini sudah lama tersebar dan menjadi topik di kita Asakanda, kalau tuan tidak tau, tuan bertanya kepada seseorang yang tepat, karena saya tau banyak tentang acara pertandingan Asakanda kali ini. Biarkan saya jelaskan tentang pertandingan kali ini." (kata seseorang itu)


" Yha tolong jelaskan secara rinci tapi hanya intinya saja, karena sebentar lagi waktunya saya untuk mendaftarkan diri." (kata Kurnia)


" Yha.. baik lah tuan. Pertandingan kali ini syaratnya sangat tinggi, sebelumnya syaratnya adalah seseorang yang berumur kurang dari 20 (dua puluh) tahun bisa ikut pertandingan, tapi kali ini seseorang yang di bawah umur 20 (dua puluh) tahun yang ingin mengikuti pertandingan harus berada paling tidak di tingkat Mendingkers tingkat rendah. Jadi mungkin kali ini yang memenuhi syarat untuk pertandingan kali ini hanya keluarga keluarga besar yang ada di kota Asakanda ini. paling paling hanya sedikit ahli bela diri mandiri yang akan lolos." (kata seseorang itu)


Kurnia yang mendengar syarat yang di katakan oleh seseorang itu pun sedikit lega, karena Kurnia memenuhi syarat itu.


" Apakah hanya itu saja syaratnya tuan?" (kata Kurnia)


" Bukan hanya itu saja, kali ini kota Asakanda hanya mendapatkan 1 (satu) kuota untuk masuk ke dalam sekte Langit Merah, jadi yang ingin masuk ke dalam sekte Langit Merah harus menjadi juara 1 (satu) dalam pertandingan ini." (kata seseorang tersebut)


" Apa..?? Bukan kah sebelumnya kota Asakanda memiliki 3 (tiga) kuota untuk masuk ke dalam Sekte Langit Merah? mengapa sekarang hanya ada 1 (satu) kuota saja?" (kata Kurnia)


" Kalau tentang itu saya juga tidak tau tuan, akan tetapi yang saya dengar dari orang orang yang berhubungan dengan Sekte Langit Merah, kejadian kali ini di sebabkan karena orang orang di kota Asakanda yang telah masuk ke dalam Sekte tidak terlalu mencolok di sana, malah hanya melihatkan perkembangan yang sangat lambat. mungkin karena ini Sekte Langit Merah memutuskan untuk mengurangi jumlah kuota di kota Asakanda kali ini." (kata seseorang itu)

__ADS_1


" Yhaa, itu masuk akal juga. Apakah ada yang lain lagi? mungkin berita tentang seseorang yang unggulan di pertandingan Asakanda ini?" (kata Kurnia)


Setelah Kurnia bertanya lagi seseorang itu terlihat berfikir dalam dalam. Dan Kurnia yang melihat seseorang itu pun menjadi bingung. Tapi berbeda dengan Zaza, Zaza yang melihat itu langsung memberitahu kepada Kurnia.


" Tuan sepertinya orang itu tau lebih banyak lagi, itu adalah sebuah kode, kalau tuan ingin mendapat berita yang lain yang tuan tanyakan, tuan harus memberikan uang lagi. uang kali ini biasanya di sebut uang extra atau uang tambahan, tuan hanya memberikan uang lagi tapi kali ini tuan hanya memberikan uang yang lebih sedikit dari pada yang tuan berikan tadi. Tapi itu juga tergantung dengan berita yang tuan tanyakan." (kata Zaza)


Kurnia yang sudah tau apa yang di inginkan seseorang itu pun llangsung memberikan 5 (lima) keping koin emas lagi kepada seseorang itu.


" Baiklah..baiklah.., cepat katakan apa yang kamu tau." (kata Kurnia) sambil mengulurkan keping koin emas.


" Haha... tuan sangat pintar. Yang saya tau, pertandingan kali ini setiap keluarga besar paling tidak hanya ada 2 (dua) sampai 3 (tiga) orang saja yang bisa memenuhi syarat untuk pertandingan Asakanda kali ini, dan saya kira mungkin hanya ada sekitar 8 (delapan) sampai 10 (sepuluh) orang saja yang memenuhi syarat ini. Jadi pertandingan kali ini adalah pertandingan para ahli bela diri elit elit di kota Asakanda juga yang ada di sekitar kota." (kata seseorang itu)


" Ohh.. jadi maksudmu, kemungkinan hanya sedikit orang yang lolos syarat ini, tapi kenapa banyak orang yang juga ikut mendaftar?" (kata Kurnia)


" Yha.. kalau itu mereka sepertiku, hanya ingin melihat lihat saja sambil meriahkan suasana, dan juga ingin tau kandidat mana yang bisa memenangkan pertandingan Asakanda sampai akhir, karena biasanya mereka akan melakukan judi siapa yang akan menang. agar mendapatkan uang yang banyak." (kata seseorang itu)


" Yha.. aku mengerti sekarang." (kata Kurnia)


Setelah selesai bertanya kepada seseorang itu. sekarang waktunya Kurnia untuk mendaftar.


" Apakah tuan juga ingin ikut mendaftar?" (kata seseorang tadi)


" Yha.. aku juga ingin seperti kalian untuk meriahkan suasana saja. baiklah sekarang waktuku untuk mendaftar." (kata Kurnia)


" Semoga tuan lolos dan bisa mengikuti pertandingan nanti." (kata seseorang itu)

__ADS_1


Seseorang itu masih heran mengapa orang seperti Kurnia sangat percaya diri saat setelah mendengar syarat syarat yang dia katakan untuk pertandingan Asakanda kali ini.


" Aku harus mencari tau siapa sebenarnya tuan itu tadi, kenapa dia terlihat percaya diri sekali, setelah mendengarku membicarakan syarat syarat itu. Dan juga aku tidak bisa melihat tingkat kultivasi nya di tingkat mana." (kata seseorang itu)


__ADS_2