Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 34


__ADS_3

Saat semua orang diam saja dan bengong, beberapa saat kemudian, hanya seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) yang berkata.


" Tuan yang ada di ruangan VIP nomer 1 (satu) sepertinya sangat hebat. jadi langsung menaikkan harga dengan tinggi. (kata seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) dan


Kurnia yang mendengar perkataan seseorang di ruangan VIP nomer 5 (lima) itu, kurnia langsung berkata.


" Saya sangat tersanjung dengan apa yang tuan katakan, dan akan tetapi saya melakukan itu bukan karena saya hebat. Namun saya hanya tidak suka dengan gaya bertele tele. Jadi untuk itu lah sayang langsung menaikkan harga." (Kata Kurnia)


Orang orang yang ada di ruangan tempat Lelang Kosokai pun mulai berbisik bisik lagi.


" Aku tidak menyangka mereka berdua yang ada di ruangan VIP nomer 1 (satu) dan dan nomer 5 (lima) dan akan sesengit ini. Semua Hanya demi benda tidak berguna itu." (kata seseorang yang ada di tempat lelang.)


" Aku juga tidak mengerti mengapa mereka melakukan itu." (kata seseorang lagi)


" Apakah semua orang kaya saat ini seperti mereka? tidak perlu basa basi langsung mengeluarkan uang mereka sesuka hati untuk barang yang mereka inginkan. Atau apakah mereka bodoh?" (kata seseorang yang ada di tempat lelang)


" Menurut saya mungkin benda itu bukan benda tidak berguna. Kalau tidak mengapa mereka rela menawar dengan harga yang tidak manusiawi seperti itu." (kata seseorang yang lain)


" Yha kemungkinan seperti itu. bisa jadi mereka identitas benda tidak berguna itu." (kata seseorang yang ada di tempat lelang)


Dan akhirnya pembawa acara lelang pun berbicara.

__ADS_1


" Apakah ada yang mau menaikkan harga lagi?" (kata pembawa acara lelang tersebut)


Pembawa acara lelang itu sangat pintar dalam hal bisnis seperti ini. Dia tau kalau kemungkinan harganya masih bisa naik.


Tentu saja dia berpikir seperti itu karena sebelumnya. seseorang yang berada di ruangan VIP nomer 5 (lima) tadi pernah berkata ingin memberikan 20000 (dua puluh ribu) kepingin koin emas untuk Kurnia, jika Kurnia membiarkannya membeli barang lelang itu.


" Aku yakin, seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) pasti akan menaikkan harga lagi. Karena paling tidak seseorang itu memiliki uang kurang lebih 100.000 (seratus ribu) keping koin emas. Sebab secara tidak langsung dia tadi berkata seperti itu." (kata pembawa acara lelang tersebut)


Dan benar saja apa yang di perkirakan oleh pembawa acara lelang itu.


Setelah dia menanyakan apakah ada yang ingin menaikkan harga barang lelang. Kurnia Langsung di jawab seseorang yang ada si ruangan VIP nomer 5 (lima) dengan cepat.


" Seperti yang di katakan tuan yang ada di ruangan VIP nomer 1 (satu). Saya juga tidak mau bertele tele lagi. Saya akan menaikkan harga dengan uang yang saya bawa kemari untuk mengikuti acara lelang di tempat Lelang Kosokai ini. Semua Untuk itu saya menaikkan harga 115.000 (seratus lima belas ribu) keping koin emas). Bagaimana tuan yang ada di ruangan VIP nomer 1 (satu) apakah anda ingin menaikkan harga untuk barang lelangan itu?" (kata seseorang yang ada di rungan VIP nomer 5 (lima)


" Satu ketukan untuk tuan yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) apakah ada yang ingin menaikkan harga lagi?" (kata pembawa acara lelang tersebut.


Setelah berkata seperti itu, sepertinya ada orang yang berada di tempat lelang pun berbisik bisik kepada yang lainnya dengan suara pelan.


" Pembawa acara itu hanya bisa berkata apakah ada yang ingin menaikkan harga lagi? Pasti seperti itu, sepertinya dia sangat pintar sekali untuk mendapatkan keuntungan yang besar di saat seperti ini." (kata seseorang yang ada di tempat lelang)


" Yha dia hanya bisa berkata seperti itu dia sangat pintar dan licik. Dan agar seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) dan nomer 1 (satu) tetap menawar lagi dan lagi. Aku kira dia hanya ingin keuntungan yang benar benar besar untuk acara ini." (kata seseorang yang lain)

__ADS_1


Walaupun mereka berbicara dengan berbisik bisik dan dengan suara yang pelan pelan, pembawa acara lelang tersebut tetap santai dan tidak menanggapi perkataan orang orang itu.


" Terserah kalian bilang apa, kalian tidak tau saja seseorang yang ada di ruangan VIP di tempat Lelang Kosokai bukan sembarangan orang, bukan seperti kalian yang hanya berada di bawah. Dan juga kalian tidak tau, mereka berdua yang ada di ruangan nomer 1 (satu) maupun nomer 5 (lima) bukan hanya di sederhana saja. Aku pasti adalah orang yang sangat cakap. Karena mereka mempunyai uang sebanyak itu. menawar barang dengan harga lebih dari 100.000 (seratus ribu) dan keping koin emas tanpa pertimbangan panjang. Walaupun keluarga besar di kota Asakanda ini pun paling paling hanya berani mengeluarkan 50.000 (lima puluh ribu) sampai 75.000 (tujuh puluh lima ribu) dan keping koin emas saja. Aku Dan itu pun kalau terpaksa untuk sesuatu yang berharga." (batin pembawa acara lelang tersebut)


Setelah mendengar seseorang yang berada di ruangan VIP nomer 5 (lima) menaikkan harga dengan cukup tinggi yaitu 115.000 (seratus lima belas ribu) keping koin emas dan juga berkata kalau dia hanya membawa uang sebanyak itu untuk mengikuti acara lelang ini, semua Kurnia pun lalu berkata.


" Saya akan menaikkan harga 116.000 (seratus enam belas ribu) kepingin koin emas. Kalau begitu saya benar benar minta maaf kepada tuan yang terhormat yang berada di ruangan VIP nomer 5 (lima). Saya akan mengambil benda yang di lelang itu." (kata Kurnia)


Kurnia berkata seperti itu karena Kurnia tau kalau seseorang yang berada di ruangan VIP nomer 5 (lima) itu bukan orang biasa. dan Kurnia tidak mau mencari musuh dan mengurangi teman.


" Lebih baik nanti aku akan menemui orang yang ada di rumah VIP itu untuk berbicara dan meminta maaf secara langsung, agar dia tidak salah paham. Aku juga tidak mau menyinggung seseorang lagi karena musuhku sekarang masih banyak. Lebih baik mengurangi musuh dari pada menambah musuh." (batin Kurnia)


Setelah itu pun pembawa acara lelang pun berkata.


" Satu ketukan untuk tuan yang berada di ruangan nomer 1 (satu) dengan harga 116.000 (seratus enam belas ribu) kepingin koin emas. Apakah ada yang mau menaikkan harga?" (kata pembawa acara lelang tersebut)


Pembawa acara lelang tau kalau seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) tidak mungkin lagi untuk menaikkan harga. Akan tetapi dia masih berharap kalau ada yang lainnya atau seseorang yang ada di ruangan VIP tidak hanya memiliki uang 115.000 (seratus lima belas ribu) keping koin emas saja. Dia masih berharap lebih lagi.


Akan tetapi kenyataan tidak sesuai dengan harapannya, setelah dia berbicara apakah ada yang ingin menaikkan harga lagi. ternyata tidak ada yang menaikkan harga dan juga seseorang yang ada di ruangan VIP nomer 5 (lima) dan juga sama, namun tidak menaikkan harga lagi.


Oleh sebab itu pembawa acara lelang berkata lagi.

__ADS_1


" Dua ketukan untuk tuan yang ada di ruangan VIP nomer 1 (satu) apakah ada yang ingin menaikkan harga?" (kata pembawa acara lelang tersebut)


__ADS_2