Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 87


__ADS_3

Maka dari itu Shon Chen menyuruh seseorang untuk memberitahu ke keluarga Yun bahwa Kurnia ada di sana sekarang.


" Aku sarankan agar kamu tidak menyuruh seseorang untuk melakukan hal tersebut agar kamu tidak menyesal." Kata Kurnia.


" Haha.. apakah kamu takut sekarang? Ohh iya aku hampir lupa untuk memberitahumu sesuatu. Sebenarnya ayahmu adalah kambing hitam yang aku gunakan. Juga ayahmu masih hidup sekarang dan dia berada di kediaman keluarga besar Yun, aku yakin sekarang dia sedang di siksa habis habisan oleh Shuji Yun di sana. Ayahmu itu tidak mati sampai sekarang karena aku meminta Shuji Yun agar tidak membunuhnya tapi memintanya untuk menyiksa ayahmu agar lebih rasa marah di hati Shuji Yun bisa hilang dan itu menjadi lebih baik dari pada langsung membunuh ayahmu. Hahaha..." Kata Shon Chen sambil tertawa saat menceritakan tentang bagaimana keadaan ayah Kurnia.


"Jadi itu benar benar berbuatmu? Sekarang aku akan membuatmu lebih menderita dari apa yang di rasakan oleh ayahku!!" Kata Kurnia dengan marah.


" Ohh.. sepertinya kamu sudah tau akan hal itu yha. Tapi hal tersebut tidak akan merubah apa pun saat ini. Karena sebentar lagi kamu akan mati." Kata Shon Chen.


Lalu Shon Chen menyuruh anak buahnya lagi untuk menyerang Kurnia dan membunuh Kurnia saat itu juga.


" Bunuh dia sekarang!!" Kata Shon Chen menyuruh ketiga orang tadi.


" Baik!! " kata ketiga orang tersebut secara bersama.


Ketiga orang itu menyerang Kurnia lagi tapi kali ini serangan serangan yang mereka luncurkan lebih cepat dan lebih kuat.


Kurnia mulai serius saat ini untuk menghadapi ketiga orang tersebut. Ketiga orang tersebut tidak menyangka bahwa Kurnia akan menjadi lebih kuat dalam hal bertahan dan cepat dalam hal menghindar.


Kurnia tidak hanya menghindar dan menangkis serang serang itu, Kurnia juga sesekali menyerang salah satu dari mereka saat mendapatkan kesempatan. Kurnia terus menerus berjalan mudur karena terdesak oleh serangan yang terus menerus di luncurkan oleh ketiga orang itu.

__ADS_1


" Haha... Kurnia jangan harap kamu bisa melawan mereka bertiga, bahkan jika itu aku. Aku juga hanya bisa bertahan paling lama 5-10 (lima sampai sepuluh) menit saja saat melawan mereka. Mereka juga pernah melawan seseorang di tingkat Saingars tingkat menegah, seseorang itu di kalahkan mereka bertiga tidak lebih dari 15 (lima belas) menit. Kamu sudah cukup bagus bisa bertahan hingga saat ini. Tapi kamu tetap akan mati hahaha.." Kata Shon Chen.


Walau pun Shon Chen tidak memberitahu Kurnia, Kurnia sudah bisa menebak bahwa mereka bertiga bisa mengalahkan seseorang di tingkat Saingars tingkat menegah dengan menggabungkan kekuatan yang mereka miliki seperti ini.


Tapi itu tidak membuat Kurnia menyerah, namun membuat Kurnia semakin bersemangat, sebab Kurnia tidak pernah mendapatkan lawan hebat yang sama dengan tingkat kultivasinya.


Kurnia terus menerus menghindar dan menangkis serangan dari mereka bertiga, saat mereka bertiga fokus untuk menyerang Kurnia mengambil kesempatan itu untuk melakukan serangan kepada salah satu orang dan serang Kurnia mengenai orang itu.


Walau pun tidak kuat tapi serang Kurnia tepat mengenai hidung orang tersebut dan membuat darah mengalir dari hidung orang itu. Karena itu orang tersebut terpaksa melepaskan kain yang menutupi hidung juga mulutnya.


Sebab darah yang keluar dari hidungnya itu mengganggunya, walau salah satu temannya terkena serangan. Kedua orang itu tetap fokus menyerang Kurnia tanpa mempedulikan yang lain.


" Dasar berengsek!! berani beraninya dia memukul hidungku sampai berdarah. Aku benar benar akan menghabisimu!!" Kata orang yang hidungnya berdarah.


Mereka berdua bertabrakan cukup keras dan terjatuh setelah terpental. Sebelum bisa berdiri dengan tegak, mereka berdua di tabrak lagi oleh seseorang.


" Bruk.." Suara tabrakan yang cukup keras.


Ternyata orang yang menabrak mereka tidak lain adalah teman mereka sendiri. Mereka bertiga terjatuh. Hal itu di luar pemikiran mereka bertiga, bahwa Kurnia yang hanya di tingkat Mendingkers tingkat tinggi bisa membuat mereka bertiga terluka seperti itu.


" Dasar bodoh!! bagaimana kalian bisa kalah dengan b*stars yang hanya di tingkat Mendingkers tingkat tinggi!! aku sudah menyewa kalian dengan harga yang sangat tinggi dan kalian tidak bisa menghadapi satu bocah b*stars ini!! Kalian tidak berguna!!" Kata Shon Chen yang melihat ketiga pembunuh bayaran yang dia sewa di kalahkam oleh Kurnia.

__ADS_1


" Kurang ajar!! beraninya kamu mengatakan itu kepada kami!!" Kata salah satu dari pembunuh bayaran itu.


Pembunuh bayaran itu marah kepada Shon Chen yang telah mengatakan bahwa mereka bodoh dan tidak berguna, salah satu dari mereka ingin menghajar Shon Chen, tapi tidak jadi karena di halangi oleh temannya.


" Jangan pedulihan orang tua yang sudah bau tanah itu. Lebih baik kita pikirkan cara untuk menghadapi musuh yang ada di depan kita." Kata salah satu pembunuh bayaran.


" Iya benar, orang itu sungguh hebat!! walau pun dia hanya di tingkat Mendingkers tingkat tinggi, dia bisa menyerang kita saat kita bersama sama menyerangnya. Kalau tidak salah dia adalah pemenang dari acara pertandingan Asakanda tahun ini di kota Asakanda. Jadi wajar jika dia akan memiliki kekuatan yang lumayan hebat." Kata salah satunya lagi.


" Aku tidak mau tau!! aku harus membunuh orang itu dan orang tua yang sudah bau tanah itu juga!!" Kata orang yang marah tadi.


"Baiklah. ayo kita selesai ini secepatnya sebelum masalah ini tersebar dan kalau itu terjadi, kita akan kesulitan untuk keluar dari kota ini." Kata salah satu dari mereka.


Setelah itu mereka bertiga memasang kuda kuda yang sangat aneh, akan tetapi saat melakukan hal tersebut. Kekuatan mereka bertiga bertambah kuat dan itu bisa di rasakan oleh orang orang yang ada di sekitar mereka.


Aura mereka keluar dan menyelimuti tubuh, lalu saat mereka satu persatu mengambil nafas aura yang keluar dari tubuh mereka seketika menghilang entah kemana.


" Tuan harus berhati hati saat melawan mereka. Karena mereka menggunakan jurus yang bisa mentransfer kekuatan satu sama lain." Kata Zaza mengingatkan Kurnia.


" Apa maksud dari itu Zaza" Tanya Kurnia.


" Jurus tersebut bisa memindahkan kekuatan ke satu orang. Jadi kedua orang lainnya bisa memberikan kekuatan milik mereka kepada salah satu orang tersebut saat salah satu dari mereka dalam keadaan yang kurang baik. Begitu juga sebaliknya, jadi tuan harus berhati hati dalam bertindak dan menyerang saat ini." Kata Zaza.

__ADS_1


" Ternyata juga ada jurus yang bisa di gunakan seperti ini juga? Benar benar menarik, orang yang menciptakan jurus itu pasti adalah orang yang sangat hebat."Kata Kurnia.


__ADS_2