
Pegawai wanita cantik itu pun membuka matanya. Dan saat membuka kedua matanya, di susul Kurnia yang berkata.
" Huhff.. kenapa lama sekali, aku sudah menunggu dari tadi. Tapi kenapa tidak di mulai mulai? Padahal aku juga pertama kali untuk melakukan hal ini." (kata Kurnia)
Kurnia saat ini sudah tidak sabar lagi untuk menunggu. Juga hal ini pertama kali bagi Kurnia.
Pegawai wanita cantik itu pun terkejut saat mendengar apa yang di katakan oleh Kurnia tadi.
" Ternyata ini juga pertama kali untuk orang berengsek ini? tapi ini juga pertama kali untuk ku. Apa aku harus memulainya lebih dulu? tapi itu akan sangat memalukan bagiku." (batin pegawai wanita cantik itu)
" Berapa lama lagi akan di mulai? aku hanya ingin tau bagaimana rasanya.?" (kata Kurnia)
" Ma.. maaf tuan, saya akan melakukannya sekarang juga." (kata pegawai wanita cantik itu)
" Baguslah aku sudah tidak sabar." (kata Kurnia)
Setelah itu pegawai wanita cantik itu pun duduk di sebelah Kurnia, akan tetapi wanita cantik itu bingung harus bagaimana memulainya.
" Bagaimana ini? aku belum pernah melakukan hal ini, apa yang harus aku lakukan pertama kalinya?" (batin pegawai wanita cantik itu)
Saat memikirkan apa yang harus dia lakukan, Kurnia pun berkata kepada pegawai wanita cantik itu.
" Kenapa kamu masih duduk di sini? bukankah kamu akan melakukannya sekarang? Ohh.. iya aku hampir lupa." (kata Kurnia)
Saat ini pegawai wanita cantik itu semakin gugup. namun setelah itu ada yang aneh yang di lakukan oleh Kurnia.
" ini kuncinya, kamu bisa keluar dari sini dan memulai acaranya." (kata Kurnia)
Pegawai wanita cantik itu masih bengong dan bingung apa yang di lakukan oleh Kurnia, mengapa Kurnia memberikan kunci pintu ruangan itu kepadanya.
Saat melihat ekspresi pegawai wanita cantik itu seperti kebingungan dan hanya bengong saja, Kurnia pun bertanya.
" Kenapa hanya diam saja? bukankah kamu bilang akan memulai acara lelangnya? ini kuncinya kenapa kamu tidak mengambilnya?" (kata Kurnia)
Pegawai wanita cantik yang bingung pun berbalik bertanya kepada Kurnia dengan sedikit terbata bata.
__ADS_1
" Bu.. bu.. bukankah tuan ingin kita melakukan melakukan sesuatu hubungan? kenapa sekarang tuan menyuruh saya untuk memulai acara lelangnya?" (kata pegawai wanita cantik itu)
Kurnia pun terkejut setelah mendengar apa yang di katakan wanita cantik itu.
" Hahh.. apa yang kamu katakan? apakah aku berkata ingin melakukan hubungan seperti itu denganmu?" (kata Kurnia)
" Bukankah tuan saat mengunci pintu tadi, dan bilang ingin merasakan sesuatu dan sudah tidak sabar lagi?" (kata pegawai wanita cantik itu)
...Lagi lagi Kurnia terkejut dengan apa yang di katakan pegawai wanita cantik itu lagi....
" Ohh.. iya sekarang aku ingat. Maksudmu yang tadi itu?"
" ii.. iya tuan" (kata pegawai wanita caKurnia pun tertawa.
" Haha... kamu salah paham tentang itu." (kata Kurnia)
Pegawai wanita cantik itu malah tambah bingung lagi, setelah Kurnia berkata kalau dia salah paham tentang hal itu.
" A.. apa maksud tuan, dengan aku salah paham tentang apa yang terjadi tadi?" (kata pegawai wanita cantik itu)
" Kamu jangan salah paham terlebih dahulu, saat aku mengunci pintu itu, karena aku berpikir lebih baik aku menguncinya sebab aku hanya agar di ruangan ini tentang dan aku tidak mau kalau nanti saat acara lelang di mulai akan ada yang mengganggu. Dan aku sudah pernah bilangkan, kalau aku lebih suka dengan ketenangan. Jadi seperti itu lah." (kata Kurnia)
Pegawai wanita cantik itu pun terkejut dan merasa malu, karena dia berpikir kalau Kurnia ingin menikmati hubungan yang lebih intim dengannya.
" Ma.. maaf tuan, aku kira tuan ingin melakukan.." (kata pegawai wanita cantik itu)
Pegawai wanita cantik itu tidak meneruskan ucapannya karena malu dan dia berpikir yang tidak tidak.
Kurnia yang mendengar penjelasan yang di maksud oleh wanita cantik itu pun terkejut dan Kurnia bengong sesaat.
" Jadi maksudmu aku ingin kamu melayaniku? Haha.. kamu terlalu berpikir terlalu banyak, bukankah aku sudah bilang kepadamu kalau aku tidak akan melakukan hal hal buruk kepadamu? Dan juga aku bukan orang yang seperti itu." (kata Kurnia)
" Sekali lagi saya minta maaf tuan, karena berpikir yang bukan bukan terhadap tuan." (kata pegawai wanita cantik itu)
Wanita itu menundukkan kepalanya karena malu dan merasa bersalah kepada Kurnia.
__ADS_1
" Yaa.. mungkin aku juga yang salah kalau aku tidak mengunci pintu dan berkata seperti tadi, jadi karena itu kamu bisa berpikir semacam itu." (kata Kurnia)
Pegawai wanita cantik itu hanya mengangguk kepalanya juga hanya diam saja dan masih menundukkan kepalanya.
" Anggap saja tidak pernah terjadi hal seperti itu dan lebih baik kita melupakannya." (kata Kurnia)
Dan setelah Kurnia selesai menjelaskan dengan panjang lebar, akhirnya masalah itu berlalu, akan tetapi suasana di dalam ruangan itu menjadi hening.
Kedua orang yang ada di dalam ruangan itu menjadi canggung dan tanpa melakukan apa.
Suasana di dalam ruangan pun pecah, karena pembawa acara lelang akhirnya keluar dan memulai acara lelang tersebut.
Kurnia pun menghela napasnya, karena lega.
" Huhff... akhirnya di mulai juga acaranya, dan aku suasana di sini lebih baik dari pada tadi, karena suasana dari sangat buruk, aku menjadi canggung saat itu." (batin Kurnia)
Dan bukan hanya Kurnia saja yang lega menghela napasnya, pegawai wanita cantik itu pun juga merasa lega, karena pegawai wanita cantik itu juga merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan oleh Kurnia.
" Yha.. akhirnya di mulai juga acaranya." (kata Kurnia)
Kurnia berkata seperti agar suasana di sana lebih enak.
" Yhaa tuan benar, sekarang tuan fokuslah ke acara lelangnya, kalau ada yang tuan tidak tau dan membutuhkan bantuan saya, tuan jangan sungkan sungkan bertanya kepada saya. Saya akan membantu tuan sebisa yang saya bisa." (kata pegawai wanita cantik itu)
Dan acara lelang di sana pun di mulai.
barang barang yang pertama tidak ada yang menarik perhatian Kurnia, dan Kurnia pun sudah merasa bosan.
Setelah sekian lama barang barang yang di lelang akhirnya, pil eliksir milik Kurnia yang di jual pun di tampilkan di sana. dan lelang pil eliksir Kurnia di mulai.
Namun Kurnia sangat terkejut ternyata cara lelang pil eliksir miliknya di lelang dengan cara 1 per 1 (satu per satu). Juga banyak orang yang ikut acara pelelangan ini sangat tertarik dengan pil milik Kurnia.
Kurnia tidak menyangka 1 (satu) pil eliksir miliknya terjual dengan harga 17000 (tujuh belas ribu) kepingin koin emas. Dan harga itu semakin naik saat pil kedua dan seterusnya.
" Haha aku tidak menyangka pil Plusan dan pil Marrie milikku akan terjual dengan harga yang sangat mahal, itu jauh dari harga yang aku bayangan saat itu." (kata Kurnia)
__ADS_1
" itu sangat maklum tuan, karena pil eliksir yang anda jual, sangat berharga bagi seseorang ahli bela diri, dan apa lagi bagi keluarga besar yang ada si kota Asakanda ini." (kata pegawai wanita cantik itu)