Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 57


__ADS_3

Gamon Dinge pun akan terjatuh ke depan, namun dengan tekat yang dia miliki sebelum terjatuh. Gamon Dinge meluncur serangannya dengan cepat ke arah Kurnia.


Kurnia pun melangkah mundur untuk menghindari serangan Gamon Dinge. Lalu Gamon Dinge tidak jadi terjatuh, dan bangkit berdiri lagi.


" Apa yang sebenarnya terjadi kepadaku? kenapa kakiku tiba tiba saja terasa sangat sakit, dan bertambah sakit saat ini. Dan kenapa bisa tepat saat aku hanya tinggal melangkahkan kakiku lalu aku akan bisa menyerang Kurnia." (batin Gamon Dinge)


Gamon Dinge merasa kalau ada yang salah dengan kakinya, lantaran kakinya sebelum ini tidak terasa sakit sama sekali, malahan kakinya sangat kuat dan baik baik saja sebelum pertandingan di mulai.


Gamon Dinge pun berpikir dalam hatinya, dan mencari tau apa yang sebenarnya terjadi pada kakinya itu.


" Padahal sebelum pertandingan ini kakiku sangatlah baik baik saja, bahkan saat melakukan pertarungan melawan Kurnia tadi juga baik baik saja. Tapi kenapa saat ada kesempatan untuk meluncurkan serangannya kepada Kurnia malah kakiku bisa terasa sakit seperti ini?" (batin Gamon Dinge)


Gamon Dinge terus berpikir di mana tepatnya saat kakinya merasa kesakitan, beberapa saat kemudian pikirannya mulai menemukan bahwa ada sedikit kejanggalan.


Gamon Dinge pun tersenyum ke arah Kurnia, Sebagai tanggapan dari senyuman Gamon Dinge, Kurnia akhirnya berkata.


" Yha.. sepertinya saudara Gamon Dinge sudah mengetahui hal itu." (kata Kurnia)


" Haha.. aku sangat takjub dengan taktik taktik serangan yang kamu miliki saudara Kurnia, kalau saja ini di medan perang, pasti aku sudah mati terbunuh olehmu." (kata Gamon Dinge)


Seperti yang Kurnia dan Gamon Dinge bicarakan. Ternyata penyebab kenapa kaki Gamon Dinge bisa terluka dan merasakan sakit adalah di karena oleh Kurnia.


Kenapa bisa Kurnia yang melakukannya? Bukankah dari tadi Kurnia belum menyerang Gamon Dinge sama sekali? Dan bukannya malah sebaliknya, Bahwa Gamon Dinge lah yang terus menerus menyerang Kurnia?


Karena hal itu di lakukan oleh Kurnia saat Gamon Dinge mulai menyerang Kurnia tadi. Saat Gamon Dinge berlari ke arah Kurnia dan menyerang Kurnia dengan tendangannya sambil terbang, saat itulah penyebab kaki Gamon Dinge akan merasakannya sakit.


Karena saat itu Kurnia memegang kaki Gamon Dinge dan mengubah arah tendangan Gamon Dinge, Namun saat Kurnia memegang kaki Gamon Dinge. Kurnia bukan hanya sekadar menyentuhnya dan mengubah arahnya saja. Kurnia juga sedikit menekan kaki Gamon Dinge tepat di saluran otot kaki Gamon Dinge.

__ADS_1


Saat Kurnia menekan saluran otot kaki Gamon Dinge, Kurnia sedikit mengubah arah serangan Gamon Dinge juga. Tepat ketika Kurnia melakukan hal itu, Kurnia juga sambil mengubah sedikit arah saluran otot kaki Gamon Dinge.


Karena hal itulah Gamon Dinge tidak merasakan apa apa. Dan tebakan Gamon Dinge sebelumnya adalah benar, bahwa Kurnia merencanakan sesuatu setelah kejadian itu. Karena sebelumnya tepat pada saat Kurnia berhasil mengubah arah serangan Gamon Dinge dan menghidar, seharusnya itu adalah kesempatan bagi Kurnia untuk melakukan serangan balasan.


Namun hal yang di lakukan oleh Kurnia adalah berdiri diam saja.


Saat setelah itu Kurnia mencoba memancing Gamon Dinge dengan melakukan serangan dan memberikan celah untuk Gamon Dinge agar menyerangnya. Kurnia terus menerus memancing Gamon Dinge untuk mengejar dan melakukan gerakan gerakan yang cepat.


Dan saat itulah Kurnia menghindar dengan melompat ke samping dan Kurnia terpeleset, Namun Kurnia sengaja melakukan hal itu.


Karena itu adalah rencana dari Kurnia. Dan benar saja saat Kurnia terpeleset, Gamon Dinge berlari ke arahnya dengan sangatlah cepat. Juga ketika itulah kaki Gamon Dinge terasa sakit dan kesakitan.


Akhirnya bukannya Gamon Dinge yang bisa meluncurkan serangan, malahan Kurnia lah yang meluncurkan serangan kepadanya.


Hal itu tentu sudah di perkirakan oleh Kurnia, sebelumnya jelas Kurnia sudah mengubah arah saluran otot di kaki Gamon Dinge, Kurnia tau saat dia mengubah arah saluran otot kaki Gamon Dinge, efek rasa sakitnya tidak akan langsung terjadi pada Gamon Dinge.


Kembali lagi di mana sekarang Gamon Dinge masih terkejut dan terkagum kagum oleh Kurnia, karena dengan usia yang masih muda Kurnia sudah bisa memikirkan rencana yang begitu matang dan rencana itu sesuai dengan apa yang Kurnia pikirkan.


" Sungguh sangat hebat kamu saudara Kurnia. Namun kita belum bertanding untuk melakukan serangan dengan jurus jurus. Tentu saja aku mengaku kalah kepadamu tentang rencana maupun tentang bertarung dengan jarak dekat. Namun aku masih percaya diri bisa menang melawanmu dengan jurus jurus yang aku miliki." (kata Gamon Dinge) Gamon Dinge berkata dengan penuh percaya diri. Namun Gamon Dinge juga tidak meremehkan kekuatan yang besar di miliki oleh Kurnia.


" Baiklah.. karena di pertarungan yang ada sebenarnya juga tidak akan pasti apakah lawan akan melakukan apa." (kata Kurnia)


" baik. kalau begitu aku tidak akan sungkan menyerang mu saudara Kurnia." (kata Gamon Dinge)


" Yha.. silakan saudara Gamon Dinge menyerangku dengan kekuatan penuh. Aku juga tidak akan menyerah begitu saja." (kata Kurnia)


Lalu Gamon Dinge pun mulai menyerang Kurnia dengan jurus yang dia miliki.

__ADS_1


" Serangan Macan Siru" (kata Gamon Dinge)


Setelah Gamon Dinge mengeluarkan jurusnya tersebut, tiba tiba gerakan Gamon Dinge berubah seperti macan yang sedang mengejar mangsanya.


Kurnia sangat terkejut, ternyata Gamon Dinge menyembunyikan jurusnya ini. Bukan karena Gamon Dinge menyembunyikan jurus ini membuat Kurnia terkejut. Lantaran jurus Macan Siru ini adalah jjurus yang sangat menakutkan.


Hal itu bisa di lihat dari perubahan yang di berikan jurus itu kepada penggunanya, saat ini Gamon Dinge bertindak seperti macan yang sangat lapar dan ingin memakan mangsanya dengan cepat. Gamon Dinge saat ini sangatlah agresif.


Serangan yang di berikan kepada Kurnia sebenarnya mudah untuk di hindari oleh Kurnia. Namun semakin lama Kurnia menghindar dari serangan serangan itu.


Semakin cepat juga serangan serangan yang di luncurkan oleh Gamon Dinge, Gamon Dinge tidak seperti biasa, dia menyerang Kurnia dengan agresif dan terus menerus, akan tetapi sudah menyerang Kurnia terus menerus, bukannya Gamon Dinge lelah malahan Gamon Dinge semakin agresif dan agresif.


Gamon Dinge menyerang seperti macan yang sudah lama tidak pernah makan. dan ketika melihat mangsa ada di depannya, dia akan terus menerus mengejar mangsanya sampai dia benar benar bisa memakan mangsanya agar dia tidak kelaparan lagi.


Kurnia pun di buat Gamon Dinge terpojok dan tidak berkutik sama sekali.


" Nampaknya kali ini aku benar benar akan menghabiskan tenagaku." (batin Kurnia)


Saat Kurnia sudah terpojok, Kurnia lalu menggunakan jurusnya untuk menghidar.


" Langkah Shadow." (kata Kurnia)


Tiba tiba Kurnia menghilang dari pandangan Gamon Dinge. Dan tiba tiba juga ada pukulan keras yang mengenai tubuh Gamon Dinge.


Pukulan itu milik Kurnia, namun Gamon Dinge hanya terpental ke belakang sedikit saja, dan itu hanya sekitar 5 (lima) langkah dari tempat dia berdiri sebelumnya.


Hal itu membuat Kurnia sangat terkejut.

__ADS_1


" Apa?? dia hanya terpental mundur beberapa langkah saja?" (kata Kurnia)


__ADS_2