Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 27


__ADS_3

Saat ini di tempat Lelang Kosokai.


Setelah Kurnia sampai di depan tempat Lelang Kosokai, terlihat ada 2 (dua) penjaga di sana.


Mereka terlihat seperti penjaga yang sangat profesional, bukan hanya itu saja. 2 (dua) penjaga itu bertubuh kekar dan tinggi.


Sekilas kalau ada seseorang yang ingin mengacau di tempat Lelang Kosokai, setelah melihat para penjaga ini mungkin mereka akan takut dan tidak jadi untuk membuat masalah di tempat Lelang Kosokai.


Bukan hanya itu saja, para penjaga ini juga tingkat kultivasi nya termasuk di tingkat tinggi di kota Asakanda, kedua penjaga ini tingkat kultivasi nya di tingkat Mendingkers tingkat tinggi.


Itu sudah membuktikan kalau tempat Lelang Kosokai sangat mendominasi di kota Asakanda ini.


Kurnia berjalan masuk, setelah melewati para penjaga itu, Kurnia pun melanjutkan langkahnya lagi untuk lebih berjalan masuk ke dalam tempat Lelang Kosokai.


Setelah Kurnia masuk ke dalam, ada seseorang wanita cantik yang menghampirinya.


" Ada yang bisa saya bantu tuan? Saya adalah pegawai tempat Lelang Kosokai ini." (kata wanita pegawai tempat Lelang Kosokai)


Ternyata wanita itu adalah pegawai di tempat Lelang Kosokai.


" Pantas saja jadi tempat Jual beli nomer 1 (satu) di kota Asakanda, pegawai wanita saja sangat cantik dan menawan." (batin Kurnia)


Wanita itu memakai pakaian yang dirancang sangat bagus. Di tambah lagi wanita pegawai tempat Lelang Kosokai itu sangat cantik, berkulit putih sekali dan tubuhnya sangat bagus sekali.


Itu menambah daya tari tersendiri bagi penjual atau pembeli di tempat Lelang Kosokai.


Kurnia yang belum pernah melihat wanita cantik dan berdandan seperti ini sebelumnya pun menjadi diam dan hanya menatap pegawai wanita cantik itu.


Kurnia merasakan sensasi yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata. Hal ini juga pernah terjadi sebelumnya saat Kurnia mandi di sungai waktu itu dan bertemu dengan Yuna yang sangat cantik putih dan besar itu.


Wanita cantik pegawai tempat Lelang Kosokai yang melihat ekspresi Kurnia pun sedikit bingung. Dan wanita cantik itu memanggil Kurnia lagi dengan suara yang cukup keras.


" Tuann.... tuan....." (kata wanita pegawai tempat Lelang Kosokai) sambil memanggil Kurnia dengan suara yang cukup keras.


Mendengar suara wanita cantik itu yang memanggil nya terus menerus, akhirnya Kurnia pun tersadar dari lamunannya. Dan Kurnia sedikit merasa malu, karena menatap wanita cantik itu cukup lama.

__ADS_1


" Ma.. Maaf... saya kemari untuk menjual sebuah pil eliksir." (kata Kurnia) sambil menggaruk garuk kepala nya padahal kepalanya tidak gatal.


" Bolehkah saya tau tuan akan menjual pil eliksir apa? dan pil eliksir yang tuan jual termasuk pil tingkat berapa?" (kata wanita pegawai tempat Lelang Kosokai itu)


" Untuk namanya pil yang saya jual ada 2 (dua) jenis. Yaitu pil Plusan dan pil Marrie. Kedua pil ini di tingkat menengah." (kata Kurnia)


" Baiklah, tunggu sebentar tuan. Karena saya tidak bisa menilai dan tidak mengerti tentang pil eliksir, saya akan memanggil seseorang yang mengerti tentang pil eliksir. Agar tuan bisa mendiskusikan tentang harga yang cocok untuk menjualnya." (kata wanita pegawai tempat Lelang Kosokai itu)


" Yha.. baiklah. saya akan menunggu di sini. tapi tolong lebih cepat lah, karena saya masih ada hal lain yang harus saya kerjakan." (kata Kurnia)


" Baik tuan." (kata wanita pegawai tempat Lelang Kosokai itu)


Wanita cantik itu pun mengundurkan dirinya dari Kurnia dan menuju masuk untuk mencari seseorang yang bisa mengerti tentang sebuah pil eliksir.


Kurnia menunggu di sana dengan sangat bosan, akan tetapi kebosanan itu hilang saat melihat banyak orang orang yang masuk ke dalam tempat Lelang Kosokai itu.


" Mengapa banyak orang orang yang datang kemari? Apakah ada hal yang menarik yang akan terjadi? aku harus menanyakan hal ini kepada seseorang nanti." (batin Kurnia)


Beberapa saat kemudian wanita cantik pegawai tempat Lelang Kosokai itu datang dan di depannya ada seseorang laki laki yang terlihat memancarkan aura yang cukup kuat.


Laki laki itu berumur sekitar 40 (empat puluh) tahun lebih. Mereka berjalan ke arah Kurnia dengan cukup cepat.


" Yha... tidak masalah." (kata Kurnia)


" Sekarang kamu bisa pergi dan mengurus hal lainya." (kata laki laki itu kepada wanita cantik yang tadi)


" Baik tuan." (kata wanita itu) sambil menganggukan kepalanya kepada laki laki itu dan Kurnia, lalu wanita cantik itu pergi dari hadapan Kurnia dan laki laki itu.


" Salahkan tuan, lebih baik kita membahas masalah tentang pil yang anda jual di tempat lain saja, agar lebih enak untuk berdiskusi nantinya." (kata laki laki itu)


" Yha.. silahkan pimpin jalannya tuan." (kata Kurnia)


" Baik.." (kata laki laki itu)


Laki laki itu pun memimpin jalan untuk Kurnia dan pergi ketempat lain itu berdiskusi dengan Kurnia.

__ADS_1


Beberapa saat setelah berjalan, akhirnya sampai lah di tempat yang mereka tuju, tempat itu adalah ruangan tempat kerja pribadi laki laki itu. ruangan tempat kerja laki laki itu sangat besar dan ada sebuah kursi.


" Silahkan duduk tuan." (kata laki laki itu)


" Yha.. " (kata Kurnia)


Kurnia pun duduk di kursi yang sudah di sediakan dan juga laki laki itu ikut duduk.


" Saya tidak akan bertele tele lagi tuan. Saya kemarin hanya ingin menjual pil eliksir saja. Ada 2 (dua) jenis pil yang saya jual." (kata Kurnia)


Kurnia pun mengeluarkan 2 (dua) pil dan menjelaskan kepada laki laki itu.


" Kedua pil ini lah yang ingin saya jual. Pil yang berwarna hijau bernama pil Plusan dan pil yang berwarna kuning bernama pil Marrie. Kedua pil ini adalah pil di tingkat menengah." (kata Kurnia)


" Yha.. saya sudah mendengar dari pegawai wanita saya tadi tuan. Bolehkah saya mengeceknya sebentar tuan?" (kata laki laki itu)


" Silahkan tuan." (kata Kurnia)


Laki laki itu pun mengecek kedua pil yang di bawa Kurnia. Dan tentu saja kedua pil itu asli.


Sambil menunggu laki laki itu mengecek pil nya, Kurnia menanyakan tentang mengapa dia melihat banyak orang yang datang ke tempat Lelang Kosokai tadi.


" Tuan bolehkah saya bertanya?" (kata Kurnia)


" Silakan tuan, tuan boleh bertanya tentang apa pun. asalkan saya tau saya akan memberitahu kepadamu tuan." (kata laki laki itu)


" Sebenarnya saya sedikit heran, mengapa saat saya menunggu tadi, ada banyak orang orang yang datang ke tempat Lelang Kosokai ini? apakah ada hal yang menarik tuan?" (kata Kurnia)


" Haha... apakah tuan muda tidak tau? kalau tempat Lelang Kosokai akan mengadakan Lelang di hari ini dan ada barang barang yang cukup bagus kali ini." (kata laki laki itu)


" Ohh.. benarkah?" (kata Kurnia)


" Yha.. itu benar tuan, dan tuan sangat beruntung, pil yang anda jual ini akan saya taruh di tempat lelang nanti. karena kedua pil ini cukup langka, mungkin akan banyak yang menginginkannya. Dan pada saat itu mungkin kedua pil ini akan sangat tinggi harganya." (kata laki laki itu)


" Sepertinya akan menarik, apakah saya boleh masuk ke tempat lelang nanti tuan?" (kata Kurnia)

__ADS_1


" Tentu. tentu saja tuan boleh masuk. Saya akan memberikan anda kartu anggota VIP tempat Lelang Kosokai untuk tuan nanti. Agar tuan bisa masuk dan tuan bisa membeli suatu barang kalau ada barang yang menarik perhatian anda nanti tuan." (kata laki laki itu)


Setelan itu laki laki itu mengeluarkan kartu anggota tempat Lelang Kosokai, dan di kartu itu terdapat tulisan anggota VIP.


__ADS_2