Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 94


__ADS_3

" Tuan muda Kurnia tenangkan dirimu dulu. Mungkin tuan Landing Chen memiliki rencananya sendiri jadi lebih baik kita dengarkan lebih dulu apa yang akan di katakan oleh tuan Landing Chen." Kata tetua Soin Yun menasihati Kurnia agar tidak gegabah dalam berbicara dan tidak melihat pikiran orang lain.


Kurnia pun menjadi tenang setelah mendengar nasihat dari tetua Soin Yun. Lalu setelah tenang, Kurnia bertanya kepada ayahnya, mengapa ayahnya melakukan hal itu.


Landing Chen mengambil nafasnya dalam dalam dan mengabaikan pertanyaan Kurnia tadi dengan berjalan ke arah Shon Chen.


Shon Chen sungguh senang melihat Landing Chen berjalan ke arahnya setelah mengabaikan pertanyaan Kurnia.


Shon Chen bisa menebak bahwa Landing Chen akan melepaskannya dan membiarkan dirinya hidup.


Oleh karena itu, Shon Chen tidak membiarkan kesempatan tersebut hilang sia sia.


" Landing Chen tolong selamatkan aku. Aku benar benar minta maaf atas apa yang aku lakukan terhadapmu dan Kurnia di masa lalu. Kamu tau kalau aku tidak memiliki cara lain dan aku sangat terpaksa."


" Aku yakin kamu bisa mengerti apa yang aku rasakan. Kamu dan Kurnia adalah orang yang baik. Jadi aku minta maaf dan mohon lepaskan aku dari sini. Aku tidak akan berbuat hal buruk lagi kepadamu dan Kurnia."


" Akan aku berikan apa pun yang kamu minta. Setelah kita menyelesaikan kesalahpahaman ini. Aku akan mengundurkan diri dari kepala keluarga Chen lalu kamu atau Kurnia bisa menjadi kepala keluarga Chen yang baru." Kata Shon Chen sambil memohon mohon kepada Landing Chen.


Landing Chen masih berjalan menuju Shon Chen, para pasukan anggota keluarga besar Yun yang mengepung Shon Chen langsung memberikan jalan untuk Landing Chen saat Landing Chen mendekat.


Setelah itu Landing Chen menepuk kedua bahu Shon Chen yang sedang terduduk. Lalu berkata.


" Yhaa aku tau apa yang kamu rasakan saat ini. Aku juga tidak tega melihat keadaanmu ini dan aku tidak sanggup kalau melihatmu di penggal oleh mereka di depan mataku." Kata Landing Chen menatap mata Shon Chen dengan rasa sedih terpancar di matanya.


" Kamu memang orang yang sangat lapang Landing Chen. Keluarga Chen benar benar beruntung memiliki orang sepertimu. Juga Kurnia yang sangat berbakat akan menjadi kebanggaan keluarga besar Chen di masa depan. Jadi biarkan aku pergi Landing Chen." Kata Shon Chen sambil melihatkan ekspresi sedihnya.


" Baiklah kalau begitu, aku akan melepaskanmu dari sini." Kata Landing Chen kemudian berjalan ke arah Shon Chen.


Shon Chen sangat senang wajahnya tersenyum, namun dalam pikirannya. Shon Chen akan membalas perbuatan yang di lakukan oleh Kurnia dan yang lainnnya kedapa dirinya saat ini.

__ADS_1


Pada saat nya nanti Shon Chen ingin membalas dendam setelah dia berhasil melepaskan dirinya dari sana.


Lalu Landing Chen berada di depan Shon Chen, dan tiba tiba leher Shon Chen mengalir darah.


Shon Chen memegang lehernya yang sekaan akan sudah mau terputus dan darah mengalir dari lehernya itu.


Ternyata itu perbuatan dari Landing Chen yang menyebabkan leher Shon Chen keluar darah.


" Aku membebaskanmu dari siksaan ini untuk selamanya." Kata Landing Chen.


Setelah itu Shon Chen ambruk ke tanah dan mati di sana sambil tangannya memegang leher.


Semua orang yang ada di sana sangat tercengang dengan apa yang di lakukan oleh Landing Chen. Mereka semua berfikir kalau Landing Chen akan melepaskan Shon Chen.


Namun siapa yang menduga bahwa maksud dari Landing Chen adalah melepaskan Shon Chen dari penderitaan dan mati.


" Ayah apa kah kamu baik baik saja?" Tanya Kurnia kepada Landing Chen.


Kurnia khawatir terhadap ayahnya, sebab wajah ayahnya terlihat seperti pucat dan jelas bahwa Landing Chen tidak tega untuk melakukan hal tersebut.


Tapi ayahnya memberanikan dirinya untuk membunuh Shon Chen, hal itu Landing Chen lakukan juga untuk kebaikan Shon Chen agar Shon Chen bisa mati dengan muda tanpa merasakan sakit dan siksaan yang mengerikan.


" Yhaa aku baik baik saja. kamu tidak perlu khawatir Kurnia." Kata Landing Chen.


Lalu setelah itu tetua Soin Yun mengumumkan bahwa keluarga besar Chen sudah tidak memiliki kepala keluarga lagi.


Tetua Soin Yun menambahkan bahwa jabatan kepala keluarga besar Chen akan di ganti oleh Landing Chen. Namun Landing Chen menolak akan hal tersebut.


" Maaf semuanya, aku tidak bisa menjabat sebagai kepala keluarga besar Chen dan aku juga tidak mau terlibat dalam masalah keluarga besar Chen. Jadi terserah kalian semua untuk melakukan apa pun." Kata Landing Chen.

__ADS_1


Semuanya hanya bingung kenapa Landing Chen tidak mau menjadi kepala keluarga besar Chen. Jelas semua orang berfikir bahwa menjadi kepala keluarga besar Chen bukankah hal yang sangat hebat dan bisa melakukan apa yang dia inginkan.


Juga bisa mendapatkan kekayaan yang sangat besar jika menjadi kepala keluarga besar Chen.


Lantas kenapa Landing Chen tidak mau menjadi kepala keluarga besar Chen? itulah yang di pikirkan oleh semua orang yang ada di sana.


Karena hal itu lah sampai sampai tidak ada yang menyadari bahwa ada seseorang yang menghilang dari sana. Siapa lagi kalau bukan Kurnia.


Kurnia tiba tiba menghilang dari sana dan pergi dengan diam diam agar tidak ada orang yang tau kemana dia akan pergi.


Di sisi Kurnia saat ini.


Kurnia sedang berjalan ke arah sebuah kamar yang terlihat bagus bahkan dari luar saja kamar itu terlihat sangat hebat. Sebab di luar kamar tersebut terdapat banyak sekali foselin foselin yang sangat indah dan cantik. Bahkan dari jauh pegangan pintu kamar tersebut bisa terlihat jelas menggunakan bahan dari emas asli.


Bisa di bayangkan betapa indah kamar tersebut.


Kurnia semakin dekat dengan pintu kamar itu, lalu saat Kurnia sudah sampai di depan pintu tersebut. Kurnia langsung memegang pegangan pintu itu dan membukanya tanpa permisi dan tanpa berkata apa pun langsung masuk begitu saja setelah membuka pintu tersebut.


Setelah membuka pintu, terlihat seseorang anak laki laki yang seumuran dengan Kurnia terbaring di ranjang dengan kasur yang empuk.


Laki laki itu terlihat terditur lelap dan tidak mengetahui kedatangan Kurnia di sana. Namun keringat laki laki itu terlihat jelas di keningnya dan keringat itu cukup banyak.


Kemudian Kurnia berjalan mendekati laki laki tersebut sambil berkata dengan santai.


" Ternyata sudah tidur nyenyak sekali. aku kira kamu belum tidur Ye Chen. Karena kamu sudah tidur lelap. Aku akan membuatmu untuk tidur selamanya dan tidak akan bisa bangun lagi." Kata Kurnia.


Ternyata laki laki tersebut tidak lain adalah Ye Chen anak dari Shon Chen. Kurnia ingin membunuh Ye Chen untuk membalaskan dendamnya atas apa yang terjadi pada dirinya karena perbuatan dari Ye Chen.


Mendengar apa yang baru saja di kata oleh Kurnia.Ternyata laki laki tersebut tidak lain adalah Ye Chen anak dari Shon Chen. Kurnia ingin membunuh Ye Chen untuk membalaskan dendamnya atas apa yang terjadi pada dirinya karena perbuatan dari Ye Chen.

__ADS_1


__ADS_2