
Landing Chen sangat berbeda dengan sebelumnya, saat ini Landing Chen sudah memotong rambut dan juga janggutnya yang panjang. Wajah Landing Chen juga terlihat cerah, pakaian yang dia pakai juga membuatnya lebih baik lagi.
Mereka bertiga pun berbincang bincang membahas tentang apa pun itu. Dari membahas tentang A sampai K dan terus sampai Z.
Setelah lama berbincang bincang, tetua Soin Yun memimpin jalan Kurnia dan Landing Chen ke ruang makan untuk sarapan pagi.
Saat sampai di ruangan makan. Kurnia dan Landing Chen di sambut oleh hidangan hidangan yang sangat banyak. Hidangan itu memenuhi meja yang begitu besar. Bahkan ada satu tubuh rusa yang terlihat masih utuh, juga ada banyak hidangan mewah yang membuat Kurnia tertekun sejenak.
Sebab Kurnia selalu makan dengan seadanya. Bahkan terkadang Kurnia harus makan tanpa nasi saat dulu. Namun sekarang hal itu telah berubah setelah Kurnia sudah menjadi seorang ahli bela diri dan memulai jalannya sebagai kultivator.
Tetua Soin Yun pun mempersilakan Kurnia dan Landing Chen untuk duduk dan memulai sarapan yang sudah di sediakan di atas meja.
Kurnia dan Landing Chen tidak sungkan lagi untuk memakan makanan yang ada di sana. Sebab tetua Soin Yun telah menyuruh pelayan dan orang yang ada di sana untuk keluar.
Jadi di sana hanya tinggal mereka bertiga saja. tetua Soin Yun, Kurnia dan Landing Chen.
Kurnia dan Landing Chen tidak sungkan untuk makan dengan lahap di sana karena tetua Soin Yun sudah tau jelas identitasnya dan ayahnya. Tetua Soin Yun tau jelas seperti apa yang terjadi kepada Kurnia saat sebelum menjadi kultivator.
Juga tetua Soin Yun tau bahwa Kurnia selalu di hina dan di siksa oleh saudara sekeluarga Chen nya itu. Kurnia sangat tersiksa dan untuk makan saja Kurnia kesulitan.
Maka dari itu tetua Soin Yun sengaja menyuruh para pelayan dan orang lain yang sebelumnya ada di ruangan makan untuk pergi.
Setelah itu tetua Soin Yun, Kurnia dan Landing Chen makan bersama sama. Cukup lama mereka bertiga sarapan. Sebab setelah selesai makan mereka bertiga melanjutkan perbincangan di sana.
__ADS_1
Lalu datanglah penjaga pintu ruangan makan untuk melaporkan sesuatu kepada tetua Soin Yun.
" Lapor tetua." Kata penjaga pintu sambil membungkukan badannya.
" Ada apa?" Tanya tetua Soin Yun kepada penjaga pintu tersebut.
" Para anggota keluarga dan para tetua keluarga Yun yang lainnya sudah berkumpul di aula besar." Kata penjaga pintu.
" Baiklah aku akan segera ke sana." Kata tetua Soin Yun.
Setelah itu penjaga pintu mengundurkan diri dari sana dan pergi melanjutkan pekerjaannya. Juga tetua Soin Yun mengajak Kurnia dan Landing Chen untuk ikut bersamanya ke aula besar kediaman Yun untuk rapat.
Kurnia tidak mau ikut rapat di aula besar. Karena rapat itu adalah rapat yang seharusnya hanya di hadiri oleh anggota keluarga Yun saja. Jadi Kurnia tidak mau mengajau di sana.
Akan tetapi tetua Soin Yun terus memaksa Kurnia dan Landing Chen agar ikut bersamanya untuk menghadiri rapat tersebut. Tetua Soin Yun berkata kepada Kurnia dan Landing Chen bahwa rapat ini memang sangat penting bagi masa depan keluarga besar Yun.
Tapi ini adalah keputusan semua anggota keluarga Yun bahwa kalian berdua harus mengikuti rapat kali ini, agar kalian bisa menyumbangkan ide ide terbaik untuk masa depan keluarga Yun yang akan datang.
Setelah mendengar kata-kata tetua Soin Yun bahwa ini adalah keputusan semua anggota keluarga besar Yun untuk mengundang dirinya dan ayahnya, Kurnia pun terpaksa menyetujui untuk menghadiri acara rapat keluarga besar Yun tersebut.
Juga sebenarnya Kurnia tetap pada keputusannya bahwa dia tidak akan datang ke rapat tersebut. Namun saat di mengarahkan pandangannya ke arah Landing Chen. Ayahnya itu malah menganggukkan kepalanya menandakan bahwa ayahnya menyuruh dirinya agar menyetujui ajakan tetua Soin Yun untuk menghadiri rapat tersebut.
Oleh karena itulah Kurnia baru mau menyetujui datang ke rapat keluarga besar Yun tersebut. Tetua Soin Yun sangat senang dengan apa yang di katakan oleh Kurnia dan Landing Chen, bahwa mereka berdua menyetujui untuk datang ke rapat tersebut.
__ADS_1
Padahal sebelumnya tetua Soin Yun tidak yakin apakah Kurnia dan Landing Chen akan mau menghadiri rapat tersebut. Namun karena semua anggota keluarga Yun meminta tetua Soin Yun untuk membujuk agar Kurnia dan Landing Chen mengikuti acara rapat, tetua Soin Yun hanya menyetujui untuk membujuk saja. Namun tidak berani mengatakan bahwa Kurnia dan Landing Chen akan mau datang.
Tapi ssiapa sangka bahwa Kurnia dan Landing Chen akan sebaik ini dan mau menghadiri rapat yang di selenggarakan keluarga Yun mereka.
Sesampainya di aula besar. Semua anggota keluarga Yun sudah berkumpul di sana. Namun bukan semua orang terkejut saat tetua Soin Yun datang membawa Kurnia dan Landing Chen.
Suasana di sana langsung menjadi ramai saat ketiga orang itu datang masuk ke aula besar kediaman keluarga Yun. Lalu tetua Soin Yun mempersilakan Kurnia dan Landing Chen untuk duduk.
Di sana ada banyak orang dan di depan Kurnia terdapat kursi singgasana yang di buat sedikit lebih tinggi. Kurnia tau bahwa kursi singgasana tersebut untuk tempat duduk khusus kepala keluarga Yun.
Karena kepala keluarga Yun sudah mati dan belum ada orang yang menggantikan sebagian kepala keluarga Yun yang baru. Maka dari itu singgasana itu kosong dan tidak ada orang yang duduk di singgasana tersebut.
Lalu rapat keluarga besar Yun di buka oleh tetua Soin Yun dan rapat itu langsung menuju inti dari mengapa rapat tersebut di adakan secara mendadak.
Semua orang juga tau mengapa rapat tersebut di adakan. Juga semua orang sebelumnya sudah di beritahu bahwa setiap orang harus memiliki pendapat tentang apa yang harus di lakukan oleh keluarga Yun agar lebih baik di masa depan nanti.
Setelah itu semua orang satu persatu akan di suruh untuk maju dan menuliskan ide yang mereka sendiri pikirkan, lalu memasukannya ke dalam kotak yang sudah di sediakan.
Jadi intinya ini seperti musyawarah kurang lebih seperti itu. Namun bedanya adalah yang di tulis pemikiran setiap orang.
Lalu tetua Soin Yun adalah orang pertama yang melakukan hal itu, lalu di susul tetua yang lainnya dan anggota keluarga Yun lainnya juga. Kurnia dan Landing Chen pun juga sama.
Mereka harus ikut melakukan hal tersebut. Kurnia dan Landing Chen hanya bisa pasrah saja dengan apa yang terjadi sekarang dan hanya mengikuti alurnya saja. Acara rapat itu sungguh melelahkan bagi semua orang yang hadir di sana.
__ADS_1