Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 32


__ADS_3

Mendengar apa yang di katakan oleh pegawai wanita cantik itu, Kurnia juga berpikir mungkin akan ada barang bagus yang keluar nanti.


" Yha.. kamu benar, semoga saja ada barang bagus yang akan menarik perhatianku nanti. Kalau pun tidak ada, berarti aku lah yang kurang beruntung hari ini." (kata Kurnia)


Kurnia pun mulai memperhatikan lagi acara lelang itu. Akan tetapi sudah beberapa barang yang berlalu namun tidak ada yang menarik perhatian Kurnia sama sekali.


Dan hanya tinggal barang lelangan yang terakhir.


" Tuan muda dan nona muda yang ada di sini, sekarang tinggal barang terakhir saja, kalian seharusnya tau apa barang terakhir ini. Tidak basa basi lagi, semoga saja akan ada yang tertarik dengan benda ini dan saya berharap ada yang membelinya." (kata pembawa acara lelang)


Kurnia yang mendengar apa yang di katakan oleh pembawa acara tersebut pun.


" Oh.. ini barang yang terakhir, mungkin barang ini lah yang akan menarik perhatianku. dan karena di keluarkan di akhir acara lelang, seharusnya barang terakhir adalah barang yang sangat bagus. (kata Kurnia)


Namun sebelum barang terakhir acara lelang di keluarkan, banyak orang orang yang datang di acara lelang ini, yang membicarakan barang terakhir tersebut.


" Huh.. aku kira barang terakhir akan menarik, tapi siapa sangka acara lelang di tempat Lelang Kosokai ini terus menjual barang itu. padahal barang itu tidak berguna." (kata seseorang yang ikut acara lelang)


" Yhaa kamu benar, tempat Lelang Kosokai terus menerus menjual barang tidak berguna itu. dan yang paling aku tidak tau, padahal sudah beberapa kali barang tidak berguna itu di lelang. Tapi tidak ada yang mau membelinya sama sekali." (kata seseorang yang lain)


" Kamu salah, bukan hanya beberapa kali. yang aku dengar barang itu sudah di lelang cukup lama. kira kira saat pertama kali di lelang barang itu sudah lebih dari 7 (tujuh) tahun lamanya." (kata seseorang yang ikut acara lelang)


" Apa?? apa kamu yakin sudah lebih 7 (tujuh) tahun?" (kata seseorang yang lain)


" Yha.. aku sangat yakin. Pada saat pertama kali di lelang aku juga di sini untuk mengikuti acara lelang saat itu. Sebelum di lelang semua orang sudah saling siap untuk memberikan harga yang tinggi, akan tetapi setelah barang itu di keluar. semua orang menjadi diam dan suasana menjadi hening seketika." (kata seseorang yang ikut acara lelang)


" Oh.. kenapa bisa seperti itu?" (kata seseorang yang lain)


" Itu karena semua orang pertama kali beranggapan kalau barang itu sangat bagus dan siap untuk mendapatkannya apa pun yang terjadi. Namun saat mengetahui barang yang di lelang itu ternyata tidak berguna jadi semua orang hanya diam saja. Dan saat itu lah barang itu tidak ada yang mau membelinya sama sekali, walau sekali pun dengan harga murah." (kata seseorang yang ikut acara lelang)


" Yhaa sekarang aku mengerti." (kata seseorang yang lain)


Saat orang orang itu berbicara, Kurnia juga mendengarkan apa yang mereka bicara, dan itu membuat hati Kurnia kecewa dan hancur. Karena Kurnia mengira akan menemukan barang yang menarik perhatiannya.

__ADS_1


" Emm.. apakah yang di katakan oleh mereka itu benar semua?" (kata Kurnia)


Kurnia yang mendengar pembicaraan itu bertanya kepada pegawai wanita cantik yang ada di sampingnya.


" Memang benar tuan, akan tetapi yang aku tau barang itu bukan barang tidak berguna. melainkan harus barang yang bagus. Dan itu hanya perlu menemukan pemilik yang cocok dengan barang itu, entah itu benar atau tidak saya hanya merasa seperti itu." (kata pegawai wanita cantik itu)


Setelah mendengar apa yang di pikirkan oleh pegawai wanita cantik, Kurnia juga berpikir lebih terbuka jadi dia memutuskan untuk melihat barang yang terakhir di lelang itu.


Namun sebelum barang di keluarkan dan di lelang sudah ada sebagai orang yang keluar dari tempat lelang itu. dan sebagian tetap di sini karena ingin melihat apakah ada seseorang yang akan membeli barang itu.


Setelah itu barang lelang pun di keluarkan.


Dan orang orang di sana mulai berbisik bisik lagi.


" Ohh.. Ternya memang benar benar barang tidak berguna itu hahaha." (kata seseorang)


" Haha.. apa aku bilang pasti barang tidak berguna itu. Sekarang aku mau lihat apakah ada orang bodoh mana yang akn membeli barang tidak berguna itu." (kata seseorang yang lain)


Karena suasana di acara lelang itu sangat berisik akhirnya pembawa acara pun berkata.


Seketika semua orang yang berisik tadi langsung diam tak bersuara lagi. Mereka seperti itu karena mereka takut kalau menyinggung perasaan tempat Lelang Kosokai. Jadi lebih baik mereka diam.


Pembawa acara lelang pun mulai berbicara lagi.


" Karena anda semua sudah tau apa barang yang di lelang ini, saya tidak akan lagi menjelaskannya, dan harga benda ini di mulai dari harga, 11000 (sebelas ribu) keping koin emas. Dan harga yang di tambah tidak boleh kurang dari 1000 (seribu) keping koin emas." (kata pembawa acara lelang tersebut)


Setelah pembawa acara lelang berhenti berbicara, semuanya diam dan tidak ada yang ingin membeli barang itu.


" Tuan belilah benda itu." (kata Zaza)


Entah ada apa dengan Zaza, dan Zaza menyarankan Kurnia agar membeli barang itu.


" apa kamu yakin Zaza? Benda itu terlihat tidak berguna sama sekali, dan aku rasa itu hanyalah barang usang." (kata Kurnia)

__ADS_1


" Tuan tidak perlu bertanya untuk saat ini, nanti saat tuan sudah membelinya hamba akan menjelaskan kepada tuan." (kata Zaza)


Kurnia pun menyetujui apa yang di katakan Zaza, untuk membeli barang itu.


" Yhaa baiklah, lagi pula aku dari tadi juga tidak membeli apa apa. Dan barang itu hanya berharga 11000 (sebelas ribu) keping koin emas saja. Jadi tidak akan masalah bagi, karena sekarang aku punya banyak uang." (kata Kurnia)


Seketika semua orang terkejut dengan suara yang ingin membeli barang tidak berguna itu.


" Aku akan membelinya. 11000 (sebelas ribu) keping koin emas. (kata seseorang)


Semua orang hanya bengong dan melihat ke arah mana suara itu berasal. Dan semua orang yang ada di acara lelang itu melihat ke arah VIP nomer 1 (satu).


VIP nomer 1 (satu) tidak lain adalah ruangan yang di tempati oleh Kurnia. Tentu saja yang ingin membeli barang tidak berguna itu adalah Kurnia.


" Ohh.. Apakah ada yang salah? Kenapa anda pembawa acara tidak menghitungnya dan agar barang itu cepat terjual?" (kata Kurnia)


Pembawa acara lelang itu sebelumnya hanya bisa berdiri diam dan bengong seperti semua orang dan melihat ke arah ruangan VIP nomer 1 (satu) tempat Kurnia.


Pembawa acara lelang itu juga tidak menyangka kalau akan ada seseorang yang ingin membeli barang tidak berguna itu.


Maka dari itu dia hanya diam dan bengong saja sebelumnya.


Setelah mendengar lagi apa yang di katakan oleh Kurnia, pembawa acara itu pun langsung berkata.


" 1 (satu) ketukan. 11000 (sebelas ribu) keping koin emas dari tuan VIP nomer 1 (satu). Apakah ada yang ingin menaikan harga?" (kata pembawa acara tersebut)


Semua orang masih diam saja dan tidak ada yang menaikan harga. Melihat itu pembawa cara melanjutkan ketukannya.


" 2 (dua) ketukan." (kata pembawa acara tersebut)


Semua orang masih terdiam dan tidak ada yang menaikan harga. Melihat itu pembawa acara meneruskan ketukanya.


" 3 (ti..) ( kata pembawa acara)

__ADS_1


Sebelum pembawa acara menyelesaikan perkataannya. Ada seseorang yang berkata dan bersuara.


" Tunggu... Aku akan menaikkan harganya. 12000 (dua belas ribu) keping koin emas." (kata seseorang)


__ADS_2