
Saat Sedir Yun tergeletak di tanah, dengan kesombongan Ye Chen, Ye Chen langsung menginjak Sedir Yun dan berkata.
" Hahaha.. cepat menyerahlah kalau tidak mau terluka lagi. Dan bila kamu tidak mau menyerah aku akan langsung menginjak nginjakmu dengan keras hingga tulang tulangmu akan hancur." (kata Ye Chen)
Ye Chen sangat sombong karena ada rumor yang tersebar kalau keluarga Yun tidak seperti dulu lagi.
Sekarang keluarga Yun kekuatannya telah merosot drastis. oleh karena itu keluarga Yun jatuh dan lemah. Keluarga Yun menjadi keluarga yang paling lemah di antara 2 (dua) keluarga besar di kota Asakanda ini.
Jadi walaupun Ye Chen menginjak nginjak Sedir Yun, keluarga Yun tidak akan melawan berani melawan Ye Chen dan keluarga Chen walaupun mereka sekarang menginjak harga diri keluarga mereka.
Jadi Sedir Yun dan keluarganya hanya bisa pasrah saja dengan apa yang di lakukan Ye Chen sekarang.
" Huhh.. sekarang mereka tau bagaimana rasanya di permalukan. Walaupun Ye Chen keterlaluan, tapi aku juga senang melihat keluarga Yun menderita. Dan penderitaan ini tidak akan berakhir seperti itu saja. Saat waktunya tiba aku akan menghancurkan keluarga Yun untuk membalaskan dendam ayahku dan menyelamatkan ayah juga." (batin Kurnia)
Kurnia yang melihat Ye Chen menginjak nginjak harga diri Sedir Yun dan keluarga Yun. Dia sekarang memiliki suasana hati yang lebih baik dari pada saat Kurnia mengingat balas dendamnya.
Setelah Sedir Yun di paksa menyerah oleh Ye Chen dan dia sekarang tubuhnya di injak oleh Ye Chen, Sedir Yun hanya bisa mengakui kekalahannya.
" Aku.. aku menyerah." (kata Sedir Yun)
Lalu pembawa acara pertandingan Asakanda pun berkata.
" Karena Sedir Yun menyerah, pemenang pertandingan kali ini adalah Ye Chen dari keluarga Chen." (kata pembawa acara pertandingan)
Lalu dengan bangganya Ye Chen berjalan seakan akan dia pasti akan menjadi juara pertandingan Asakanda.
Kemudian pembawa acara pertandingan melanjutkan pertandingan itu dan menyebutkan nama peserta yang akan bertanding.
" Pertandingan berikutnya adalah seorang adalah ahli bela diri mandiri, melawan peserta ahli bela diri dari keluarga Zhou, Kurnia ahli bela diri mandiri melawan Hrete Zhou dari keluarga Zhou." (kata pembawa acara pertandingan.
Lalu Hrete Zhou berjalan ke arah panggung pertandingan dan di ikuti oleh Kurnia di belakangnya.
" Pertandingan di mulai." (kata pembawa acara pertandingan)
Pembawa acara pertandingan berkata setelah Kurnia dan Hrete Zhou sudah bersiap di atas panggung pertandingan.
__ADS_1
" Lebih baik kamu menyerah saat ini, dari pada kamu hancur di tanganku." (kata Hrete Zhou)
Hrete Zhou berkata dengan percaya diri.
" Kata kata itu aku kembalikan kepadamu." (kata Kurnia) Kurnia berkata sambil tersenyum.
Kurnia hanya bingung, kenapa semua orang selalu berkata seperti itu sebelum pertandingan di mulai. Apakah mereka berfikir bahwa mereka adalah yang terbaik dan yang paling kuat dari pada yang lainnya.
Itu lah yang di pikirkan oleh Kurnia saat ini.
" Haha.. hanya seorang ahli bela diri mandiri saja sudah sangat sombong? saat kamu bertanding sebelum ini, aku sudah melihatnya. kalau kekuatanmu hanya seperti itu saja, aku takut kamu akan kalah dariku dan paling paling kamu hanya bisa menahan serangan milikku tidak lebih dari 3 (tiga) serangan." (kata Hrete Zhou)
" Oh.. sepertinya kamu sangat percaya diri sekali, seperti yang aku katakan kepada. Kata kata itu aku kembalikan kepadamu." (kata Kurnia)
Mendengar apa yang di katakan oleh Kurnia membuat Hrete Zhou marah dan dia langsung menyerang Kurnia.
" Langkah Kilat." (kata Hrete Zhou)
Hrete Zhou menggunakan jurus Langkah Kilat nya untuk menyerang Kurnia.
Namun Hrete Zhou tidak menyenangkan bahwa Kurnia sudah mengetahui keberadaannya yang ada di belakang Kurnia.
Kurnia yang tau tentang itu, sebelum pukulan Hrete Zhou mengenainya, Kurnia langsung menghindar. Dan pukulan Hrete Zhou hanya mengenai angin saja.
Terkejut dengan apa yang baru saja di lakukan Kurnia, Hrete Zhou lalu berkata.
" Ohh.. aku tidak menyangka bahwa kamu sudah mengetahui keberadaanku. Ternyata aku meremehkan kekuatan yang kamu miliki." (kata Hrete Zhou)
Namun Kurnia berbalas perkataan Hrete Zhou dengan santai saja.
" Haha.. Jadi jurus ini yang kamu gunakan saat pertandingan sebelumnya? Aku kira kamu memiliki jurus yang hebat. Dan ternyata hanya sebuah jurus biasa saja. Apakah kamu menganggap jurus Langkah Kilat milikmu ini adalah jurus yang hebat? Kamu meremehkan kekuatanku, akan tetapi sebaliknya. Aku terlalu memandang terlalu tinggi kekuatan yang kamu miliki." (kata Kurnia)
" Haha.. Kamu berbicara lah sesuka hatimu saat ini, sebelum kamu aku hancurkan." (kata Hrete Zhou)
Karena Kurnia merendah kekuatan miliknya.
__ADS_1
" Kamu akan mati saat ini." (kata Hrete Zhou)
Setelah itu Hrete Zhou menyerang Kurnia lagi.
" Jurus Pukulan Serigala Hami." (kata Hrete Zhou)
Serangan Hrete Zhou sangat kuat namun Kurnia bisa menghindari serangan Hrete Zhou dengan mudah.
" Langkah Shadow." (kata Kurnia)
Hrete Zhou saat ini benar benar terkejut, karena Kurnia berhasil menghindari jurus miliknya dengan sangat mudah.
Hal ini juga membuat para penonton lainnya juga terkejut.
" Woww.. ternyata peserta yang bernama Kurnia ini sangat hebat, apakah mungkin pertandingan kali ini yang keluar sebagai pemenang adalah dia?" (kata penonton pertandingan)
Setelah itu penonton yang lain pun menanggapinya.
" Aku kira pemenangnya adalah Hrete Zhou. Walaupun kekuatan yang di miliki oleh Kurnia itu sangat bagus." (kata penonton lainnya)
" Ohh.. apa yang membuatmu berpikir seperti itu." (kata penonton tadi)
" Yhaa aku berkata seperti itu karena Kurnia adalah ahli bela diri mandiri. Namun berbeda dengan Hrete Zhou, Hrete Zhou adalah ahli bela diri dari keluarga besar. Jadi yang aku maksud di sini adalah bahwa Hrete Zhou memiliki jurus andalan dari keluarganya yang belum di keluarkan." (kata penonton lainnya)
" Apakah maksudmu adalah jurus andalan keluarga Zhou yang hebat itu?" (kata penonton itu)
" Yhaa.. yang aku maksud adalah jurus andalan yang di miliki oleh keluarga Zhou." (kata penonton lainnya)
" Sekarang aku ingat, Aku dengar bahwa sebelum pertandingan di mulai Hrete Zhou sudah menguasai jurus andalan dari keluarganya. Apakah rumor itu benar? Kalau itu benar, sudah di pastikan bahwa Hrete Zhou lah yang akan memenangkan pertandingan ini." (kata penonton lain)
" Memang, memang rumor itu benar. Jadi sudah bisa kita tebak bahwa Hrete Zhou lah yang akan menang. Namun hal itu bisa berubah kalau Kurnia itu memiliki jurus yang lebih tinggi lagi dari jurus andalan milik keluarga Zhou." (kata penonton lainnya)
" Yhaa.. hal itu bisa saja terjadi, akan tetapi menurutku Kurnia tidak memiliki jurus yang lebih tinggi lagi." (kata penonton lain) Bukan hanya penonton itu saja yang sedang berdiskusi siapa yang akan memenangkan pertandingan antara Hrete Zhou melawan Kurnia.
Juga ada keluarga Chen dan keluarga Yun yang berdiskusi tentang hal itu.
__ADS_1