
" Haha... sudah lama sekali tidak ada orang bodoh yang berani berbuat onar di kediaman keluarga besar Yun seperti ini. Dan apakah menurutmu tidak ada konsekuensi apa pun dari tindakanmu ini? Apakah kamu tau bahwa sebelumnya juga ada orang yang membuat onar seperti yang kamu lakukan ini. Tapi orang itu sekarang hanya bisa berbaring di tempat tidurnya saja dan tidak bisa bergerak." (kata penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun tersebut)
Lalu kedua penjaga pintu itu tertawa keras bersama sama. Namun sebelum mereka berdua berhenti tertawa, Kurnia dengan cepat menghajar salah satu penjaga pintu itu dengan pukulan yang cukup keras.
" Bukk.." (suara pukulan keras Kurnia)
Pukulan keras Kurnia itu tepat di perut penjaga pintu itu. Seketika penjaga pintu yang terkena pukulan dari Kurnia berhenti tertawa, dan terjatuh ke tanah langsung dan terkapar pingsan di sana.
Penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun yang satunya sangatlah terkejut dengan apa yang baru saja terjadi di depan matanya.
Hal itu langsung membuat penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun itu takut kepada Kurnia dan melangkahkan kakinya mundur dari Kurnia karena takut. Dengan gugup penjaga pintu itu berkata.
" Tu.. tuan.. tolong ampuni saya. Saya benar benar bersalah." (kata penjaga pintu itu)
Namun Kurnia tidak menanggapinya dan terus berjalan melangkahkan kakinya ke depan ke arah penjaga pintu tersebut.
Penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun itu semakin takut dan takut kepada Kurnia. Penjaga pintu itu pun langsung berlutut untuk memohon ampun kepada Kurnia.
" Hamba akan memanggil kepala keluarga Yun tuan. tapi tolong ampuni saya." (kata penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun lagi)
Kurnia pun berhenti berjalan ke arah penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun itu sebelum berkata.
__ADS_1
" Aku tidak ingin membuat mu menderita. Jadi aku akan memberikanmu kesempatan. Tidak perlu memanggil kepala keluarga besar Yun mu itu. Tapi bawalah aku ke tempat tahanan yang barnama Landing Chen dari keluarga Chen yang menjadi tawanan di sini." (kata Kurnia)
" Baik.. baik tuan. Silakan ikuti saya." (kata penjaga pintu tersebut)
Lalu penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun itu membawa jalan untuk Kurnia dan masuk ke dalam kediaman keluarga besar Yun.
Saat masuk ke dalam, Kurnia di sambut oleh pemandangan yang cukup membuatnya terkejut. Karena ketika di dalam kediaman keluarga besar Yun sudah ada banyak orang yang sepertinya sudah menunggu Kurnia untuk masuk ke dalam.
Namun bukannya takut, Kurnia malah tersenyum dengan dingin dan masih terlihat tenang saja.
Kenapa banyak sekali orang yang ada di dalam kediaman keluarga besar Yun? Hal itu sebenarnya terjadi saat Kurnia meluncurkan serangannya kepada salah satu penjaga pintu sebelumnya.
Pada saat itulah, secara kebetulan ada seseorang dari keluarga Yun mau lewat. Namun saat seseorang itu mau melewati pintu, dia melihat bahwa ada seseorang yang ingin mengacau di kediaman keluarga Yun.
Lalu seperti ini yang terjadi sekarang. Setelah melaporkan masalah itu kepala keluarga besar Yun memerintahkan hampir semua orang yang ada di dalam kediaman untuk keluar. Dan juga termaksuk para tetua kediaman keluarga besar Yun.
Banyak sekali orang yang ada di depan Kurnia saat ini. mereka semua juga terlihat bingung. Mereka kira akan ada masalah besar apa yang terjadi di kediaman mereka.
Namun yang mereka lihat saat ini adalah seperti sebuah lelucon saja. Mereka semua berkumpul untuk menghadapi seorang bocah kecil dan bahkan bocah kecil itu hanya sendirian saja.
Hal itu seperti sebuah lelucon yang sangat sangatlah keterlaluan. Banyak di antara orang orang keluarga Yun yang berkumpul saat ini berdiskusi tentang hal yang terjadi saat ini.
__ADS_1
" Apakah ini lelucon? kenapa kita semua yang ada di kediaman di perintahkan untuk menghadapi bocah kecil yang baru bau kencur seperti ini? apa kepala keluarga sudah gila? bahkan bocah yak bau kencur itu hanya sendirian saja. Bukankah kalau seperti ini harga diri keluarga Yun, namun yang di anggap salah satu keluarga besar di kota Asakanda akan tercoreng nama baiknya? Ini sangatlah gila." (kata seseorang dari keluarga Yun yang ikut berkumpul di sana)
Hal itu langsung di tanggapi oleh orang yang ada di sampingnya.
" Kamu benar sekali. Bukankah hanya seorang bocah saja dan juga dia hanya sendirian. Kenapa menyuruh kita semua untuk menghadapi seorang bocah dan bahkan juga memerintahkan para tetua yang lainnya. Aku benar benar tidak mengerti apa yang di pikirkan oleh kepala keluarga. Kalau kabar ini sampai tersebar keluar. Bagaimana kita akan menghadapi cemohan cemohan orang lain yang mengatakan bahwa keluarga besar Yun yang adalah salah satu keluarga besar yang ada di kota Asakanda menindas seorang bocah yang masih bau kencur dan bahkan mengeroyok bocah itu, padahal bocah itu hanya sendirian saja. Kalau seperti itu lebih baik kita semua pergi dari kota Asakanda saja dari pada harga diri kita menurun drastis di mata semua orang dan menjadi orang yang menyedihkan." (kata salah satu dari mereka)
Bukan hanya mereka berdua saja yang berdiskusi menentang apa yang di perintahkan oleh kepala keluarga Yun saat ini. Bahkan hampir semua orang yang ada di sana juga mendiskusikannya.
Para tetua keluarga Yun juga sama, mereka bingung dan tidak mengerti apa yang sebenarnya di pikirkan oleh kepala keluarga Yun mereka itu.
Akan tetapi dari semua orang anggota keluarga besar Yun dan para tetua keluarga besar Yun yang hadir di sana. Kepala keluarga Yun malah tidak terlihat ada di sana berkumpul dengan mereka semua yang ada di hadapan Kurnia. Bahkan kepala keluarga Yun tidak terlihat di mana pun di sekitar sana.
Dan kenapa saat Kurnia masuk ke dalam kediaman keluarga besar Yun dan melihat begitu banyak orang yang sedang menunggunya di sana, akan tetapi Kurnia hanya sedikit terkejut saja? juga tidak merasa takut sama sekali?
Sebenarnya saat Kurnia akan menghajar salah satu penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun saat tadi.
Kurnia sudah merasakan bahwa ada seseorang yang sedang berjalan ke arahnya. Namun Kurnia tidak peduli dan menyerang salah satu penjaga pintu kediaman keluarga besar Yun.
Dan pada saat itulah Kurnia juga menyadari bahwa seseorang yang tadi berjalan kearahnya mendadak berjalan masuk ke dalam lagi. Kurnia sudah menebak bahwa seseorang tadi pasti telah melihat saat dia menyerang penjaga pintu dengan satu kali serangan saja.
Hal itu di yakinkan oleh Zaza yang berkata kepada Kurnia. Bahwa seseorang tadi berjalan ke dalam dengan cepat. Juga Zaza berkata bahwa seseorang yang tadi pasti akan melaporkan kejadian yang dia lihat kepada kepala keluarga Yun.
__ADS_1
Dan juga kepala keluarga Yun akan memerintahkan banyak orang untuk menghancurkan Kurnia. itulah yang di kata oleh Zaza kepada tuannya itu.
Jadi Kurnia saat ini tidak terlalu terkejut dengan apa yang dia lihat di depan sekarang.