Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 41


__ADS_3

Walaupun ada sebagian penonton yang sudah tau nama peserta yang bertanding untuk pertandingan itu.


Tapi tetap saja pembawa acara pertandingan harus menyebutkan nama nama peserta.


" Nama peserta yang akan bertanding adalah Sun Yhong menghadapi Kurnia." (kata pembawa acara pertandingan)


Ternyata yang bertanding pertama kali adalah Kurnia dan tentu saja yang naik ke atas panggung arena pertandingan tadi adalah Kurnia dan Sun Yhong.


Pertandingan ini tentu saja membuat para penonton dan semua orang di sana terkejut.


Karena apa?


Tentu saja karena pembawa acara pertandingan Asakanda menyebutkan nama Kurnia. Sebab nama Kurnia telah menyebar di seluruh kota Asakanda dan pernah menjadi topik pembicaraan nomer 1 (satu) di sana.


Tapi akhirnya topik pembicaraan mengenai Kurnia sedikit demi sedikit mereda karena pada saat itu acara pertandingan Asakanda akan segera di mulai, maka dari itu nama Kurnia sudah lama tidak terdengar lagi di kota Asakanda.


Akan tetapi kali ini justru nama Kurnia muncul lagi. dan juga nama Kurnia muncul saat pertandingan Asakanda di mulai, juga nama Kurnia di sebutkan sebagai nama peserta pertandingan.


Hal itu langsung memulai gejolak gejolak pertanyaan di tempat pertandingan. Dan juga semua orang sekarang tertuju melihat seseorang yang ada di panggung arena pertarungan, yang di sana ada 2 (dua) orang peserta.


para penonton tentu saja tau di antara mereka berdua siapa yang namanya adalah Kurnia. Yaitu semua orang melihat ke arah seseorang yang memakai pakaian tertutup itu.


Para penonton langsung tertuju ke arah seseorang yang berpakaian tertutup karena mereka sudah tau siapa Sun Yhong itu dan tentu saja juga tau wajah Sun Yhong.


Karena nama Sun Yhong sangat tersebar di kota Asakanda. apa lagi di kalangan para ahli bela diri di kota Asakanda ini.


Sun Yhong adalah ahli bela diri seperti Kurnia saat ini.

__ADS_1


Sun Yhong ahli bela diri mandiri dan tidak terikat oleh keluarga atau pun organisasi.


Dan tingkat kultivasi Sun Yhong ada di tingkat Mendingkers tingkat rendah.


Karena di kota Asakanda sangatlah sedikit orang orang muda yang tingkat kultivasi nya di tingkat Mendingkers, maka dari itu semua orang cukup tau nama Sun Yhong.


Saat nama Kurnia di sebutkan oleh pembawa acara pertandingan, itu juga memunculkan kegelisahan terhadap keluarga besar Chen.


Termasuk Ye Chen, dan bukan hanya Ye Chen saja. namun kepala keluarga Chen juga sama terkejutnya.


" Bagaimana mungkin Kurnia bisa selamat, bukankah saat dia di buru saat itu, dia sudah terluka parah? Dan bukan hanya sekarang baik baik saja, tapi dia juga ikut pertandingan Asakanda ini." (kata Ye Chen)


Ye Chen berkata dan dia di penuhi oleh rasa terkejut. Ye Chen masih tidak percaya kalau itu adalah Kurnia.


Mendengar apa yang di katakan oleh Ye Chen, Kepala keluarga Chen pun menanggapi perkataan anak nya itu.


" Aku juga terkejut akan hal ini, akan tetapi aku rasa seseorang yang bernama Kurnia itu bukanlah Kurnia yang kita maksud." (kata Shon Chen) Shon Chen adalah nama kepala keluarga Chen.


Setelah mendengar apa yang di katakan ayahnya. Ye Chen pun juga berpikir hal itu dan kemungkinan seperti itu lah yang terjadi saat ini.


" Benar apa yang anda katakan ayah handa. Kemungkinan besar Kurnia itu bukanlah Kurnia dari keluarga kita dulu. dan orang itu adalah orang yang berbeda." (kata Ye Chen)


" Hahaha.. memang seperti itu, aku tidak mungkin salah." (kata Shon Chen)


Shon Chen berkata dengan kepercayaan diri yang tinggi.


" Yha.. Kalau pun itu adalah Kurnia yang dulu dari keluarga Chen kita, itu tidak lah menjadi masalah. Kalau itu benar benar dia, saat aku bertemu di arena pertandingan nanti, aku akan menghancurkannya dengan kekuatan saat ini. Dan aku akan membunuhnya juga. Hahaha." (kata Ye Chen)

__ADS_1


Ye Chen berkata sambil tertawa karena dia sangat membanggakan dirinya.


Sebelum pertandingan di mulai, Kurnia melihat ke arah Shon Chen dan Ye Chen juga semua keluarga Chen lainnya.


Saat namanya di sebutkan oleh pembawa acara pertandingan saat itu, lalu Kurnia melihat Shon Chen dan Ye Chen. Kurnia melihat saat kedua orang itu berbicara tadi, tentu saja Kurnia tau apa yang mereka ayah dan anak itu bicarakan.


" Paling paling mereka ayah dan anak sialan itu sedang membicarakanku saat ini. Biarkan saja mereka menikmati waktu saat ini. Namun kalian harus hati hati saat di masa datang aku kembali ke kediaman keluarga Chen, untuk mencari keadilan atas kedua orang tuaku. Lihat saja aku tidak akan melepasnya 1 (satu) pun dari kalian saat nanti." (batin Kurnia)


Kurnia hanya bisa berkata dalam hatinya, saat berkata dalam hati, Kurnia memiliki ekspresi yang menakutkan di wajahnya saat ini, dan Kurnia mengepalkan tinju.


Hawa membunuh pun keluar dari tubuh Kurnia, walaupun hawa membunuh itu tidak terlalu banyak dan tidak terlalu kuat, akan tetapi hawa membunuh Kurnia saat ini tentu saja termasuk hawa membunuh yang bisa membuat orang biasa merasa merinding.


Dann hal itu juga di rasakan oleh Sun Yhong, namun Sun Yhong merasa heran. Karena Sun Yhong melihat bahwa hawa membunuh Kurnia keluar saat Kurnia melihat ke arah keluarga Chen.


Sun Yhong juga tau bahwa hawa membunuh milik Kurnia bukan di keluarkan dan di tujukan kepadanya.


Walaupun begitu Sun Yhong masih mau bertarung oleh Kurnia, karena dia juga ingin memenangkan acara pertandingan Asakanda ini dan menjadi murid Sekte Langit Merah.


Kurnia yang masih mengeluarkan hawa membunuh dan melihat ke arah Shon Chen, Ye Chen dan keluarga Chen lainnya saat ini, di kejutan oleh suara yang memanggilnya.


" Pendekar Kurnia." (kata Sun Yhong)


Kurnia pun melihat ke arah Sun Yhong lalu berkata.


" Yha... ada apa saudara Sun Yhong." (kata Kurnia)


" Ohh.. tidak ada apa apa, namun aku hanya ingin mengingatkan pendekar Kurnia untuk fokus ke pertandingan kita ini, walaupun saya lihat kemungkinan ada masalah di antara pendekar Kurnia dengan orang keluarga besar Chen atau pun dengan semua keluarga besar Chen. Lebih baik kita fokus untuk pertandingan kita ini, dan juga saya ingin melihat seberapa kuat, kekuatan milik saya dan peserta lainnya. Jadi saya akan bilang kepada pendekar Kurnia untuk fokus menghadapi saya, karena saya tidak akan sungkan sungkan untuk mengeluarkan kekuatan penuh milikku." (kata Sun Yhong)

__ADS_1


Kurnia pun terkejut dan tersentuh oleh perkataan Sun Yhong kepadanya.


Karena tidak banyak orang baik hati seperti Sun Yhong, yang mengingatkan musuhnya untuk fokus.


__ADS_2