
Tetua Soin Yun hanya diam saja tanpa membalas satu kata pun kepada Kurnia. Lalu saat Kurnia akan pergi mencari di mana keberadaan kepala keluarga Yun.
Tetua Soin Yun menunjuk ke arah dalam dengan tangannya. Setelah itu tetua Soin Yun berjalan menjauh dari Kurnia dan meninggalkan Kurnia.
Lalu Kurnia juga pergi dari sana, dan menuju ke arah yang telah di tunjukkan oleh tetua Soin Yun. Kurnia berjalan dengan langkah yang santai tapi cepat.
Setelah sampai di depan pintu yang terlihat sangat besar. Kurnia mendorong pintu tersebut, saat pintu itu akan terbuka sepenuhnya.
Tiba tiba ada kaki seseorang dari dalam yang menyerang Kurnia. Namun Kurnia bisa menghindari serangan kaki tersebut dengan tepat waktu. Jadi serangan kaki itu tidak mengenai Kurnia.
Lalu terlihatlah seseorang yang tadi menyerang Kurnia, orang itu tidak lain adalah kepala keluarga Yun. Dan di samping kepala keluarga Yun ada seorang anak laki laki muda seumuran dengan Kurnia.
Anak muda yang ada di samping kepala keluarga Yun tidak lain adalah anak kandungnya dari kepala keluarga Yun.
Mereka berdua berjalan ke arah Kurnia dengan sangat angkuh dan sangat sombong. Karena kepala keluarga Yun dan anaknya melihat bahwa anggota keluarga besar Yun dan para tetua keluarga Yun.
Semuanya ada di belakang Kurnia dan sudah mengepung Kurnia saat ini. Namun kepala keluarga Yun dan anaknya tidak tau bahwa semua anggota keluarga Yun dan para tetua keluarga Yun mereka di sana hanya untuk menonton dan menyaksikan apa yang terjadi.
Tapi kepala keluarga Yun dan anaknya malah salah mengira bahwa Kurnia sudah terkepung dan tidak bisa berbuat apa apa.
Nama kepala keluarga Yun tidak lain adalah orang yang mencelakai ayahnya yaitu Shuji Yun. Dan untuk nama anak dari Shuji Yun tidak lain adalah Sedir Yun.
Setelah melihat bahwa Shuji Yun berada di depan matanya, Kurnia kesulitan untuk bisa menahan amarahnya saat ini. Kurnia mencoba sebisa mungkin untuk menahan amarahnya yang sudah di puncak sekarang.
__ADS_1
Kurnia sekilas menutup kedua matanya, lalu mengambil nafas dalam dalam untuk menenangkan pikirannya agar bisa menahan amarahnya saat ini.
Kurnia tidak mau jika amarahnya keluar akan sulit untuk di kendalikan dan akan menyerang secara membabi buta, dan akan menyerang orang tidak bersalah.Kurnia tidak mau hal itu terjadi.
" Haha.. bocah!! sekarang kamu sudah tidak bisa ke mana nama. Aku sarankan agar kamu meminta maaf kepada ku dengan cara bersujud di bawah kaki ku ini selama 3 (tiga) kali. Kalau kamu melakukan hal itu, aku bisa mempertimbangkan untuk membebaskanmu dari sini." (kata Shuji Yun)
Shuji Yun berkata sombong sambil tertawa dengan keras. Hal itu membuat para anggota keluarga Yun dan para tetua di sana sekarang sedikit paham dengan perilaku dan tindakan juga sifat asli dari Shuji Yun.
Namun Kurnia hanya diam saja dan menutup kedua matanya lagi, lalu mengambil napas dalam dalam seperti yang dia lakukan sebelumnya.
Hal itu membuat Shuji Yun senang, karena Shuji Yun mengira bahwa Kurnia diam saja dan menutup kedua matanya, karena takut dan berpikir untuk melakukan apa yang dia katakan.
Seperti yang di rasakan oleh ayahnya, Sedir Yun juga senang dan ingin menginjak injak Kurnia saat ini.
Sedir Yun juga menghina dan menyuruh Kurnia untuk berjalan sujud di bawah kakinya seperti apa yang di perintahkan oleh ayahnya kepada Kurnia sebelumnya.
Hal itu semakin membuat anggota keluarga Yun dan tetua keluarga Yun yang ada di sana semakin tidak percaya dengan apa yang mereka dengar dari suara yang keluar melalui mulut kepala keluarga Yun dab tuan muda keluarga Yun mereka.
Saat ini anggota keluarga Yun dan tetua keluarga Yun merasa jijik kepada Shuji Yun dan Sedir Yun. Mereka semua merasa bahwa Shuji Yun dan Sedir Yun sudah benar benar keterlaluan.
Dan tidak sedikit dari mereka yang berbicara dan menebak nebak, kenapa bisa keluarga besar Yun selama ini selalu menurun dan menurun terus menerus.
" Pantas saja keluarga besar Yun yang dulu sangat hebat dan di hargai semua orang, saat ini malah di anggap sebagai musuh semua orang yang ada di kota Asakanda. Ternyata benar apa yang di katakan oleh orang orang, bahwa perilaku dan tindakan keluarga Yun kita benar benar sudah kelewatan. Dan itu semua di sebabkan oleh kepala keluarga Yun kita sendiri dan tuan muda keluarga kita. Aku sama sekali tidak menyangka, kepala keluarga dan tuan muda yang seharusnya menjadi contoh yang baik bagi anggota keluarga kita yang lainnya malah bertindak seperti ini dan menghancurkan harga diri keluarga besar Yun kita ini." (kata salah satu anggota keluarga besar Yun)
__ADS_1
Semua orang sangat bingung dan ingin memukul kepala keluarga Yun dan tuan muda keluarga Yun mereka. Namun mereka tidak berani, karena keputusan mutlak ada di kepala keluarga Yun mereka.
Setelah merasa tenang, Kurnia pun membalas apa yang di katakan oleh Shuji Yun dan anaknya Sedir Yun dengan santai dan sambil tersenyum
" Jadi jika aku bersujud di bawah kaki kalian berdua selama 3 (tiga) kali, dan menjadi tunggangannya tuan muda Sedir Yun dan berkeliling di jalan jalan kota Asakanda ini, kalian akan melepaskan aku dari sini?" (kata Kurnia)
Sebelum menjawab pertanyaan Kurnia, Shuji Yun pun tertawa cukup keras.
" Hahaha..." (suara tawa Shuji Yun)
" Benar. Jika kamu melakukan apa yang kami suruh, kami akan melepaskanmu dari sini." (kata Shuji Yun)
Mendengar apa yang baru saja di katakan oleh ayahnya, Sedir Yun terkejut dan bertanya kepada ayahnya itu.
" Ayah. apakah kamu benar benar akan melepaskannya begitu saja? Aku sungguh tidak menyangka ayah akan melepaskannya dengan mudah. Bukankah ayah bilang tidak akan pernah melepasnya, dan akan menyiksanya bersama dengan Landing Chen, jika orang ini adalah Kurnia itu?" (kata Sedir Yun)
Sedir Yun bertanya kepada ayahnya dengan pelan, namun pelan hanya dia rasakan sendiri.
Bagi orang lain suara itu tidak pelan dan cukup untuk bisa di dengarkan dengan jelas. banyak anggota keluarga Yun dan tetua yang lumayan dekat mendengar apa yang di katakan oleh Sedir Yun.
Mereka yang mendengar apa yang di katakan oleh Sedir Yun, tidak bisa berkata kata apa lagi. Mereka hanya mengehela napas dan menggeleng gelengkan kepalanya saja.
Namun ada satu hal yang membuat mereka semua terkejut dan bingung, sebab mereka mendengar cukup jelas bahwa Sedir Yun berkata bahwa ingin menyiksa orang ini bersama dengan Landing Chen dari keluarga Chen.
__ADS_1
Juga berkata bahwa orang ini adalah Kurnia, jadi secara teori mereka tau bahwa orang ini adalah Kurnia dari keluarga Chen, yang waktu itu memenangkan acara pertandingan Asakanda tahun ini.
Tentu saja mereka semua juga tau bahwa Landing Chen adalah ayah dari Kurnia, jadi mereka sangat terkejut bahwa Kurnia datang kemari untuk membalaskan dendam ayahnya.