
Seseorang tadi ingin tau identitas yang di miliki oleh Kurnia, setelah melihat Kurnia berjalan menjauh, seseorang itu mulai bertanya kepada orang lain apakah ada yang mengenal Kurnia.
Beralih kepada Kurnia. Saat ini Kurnia mulai berjalan maju ke arah pendaftaran, karena sekarang waktunya mendaftar telah tiba.
Setelah sampai di tempat pendaftaran, ada seseorang pria paruh baya yang pengurus yang mengurus pendaftaran.
" Nama, Umur, tingkat kultivasi dan berasal dari keluarga mana?" (kata pengurus pendaftaran)
" Apakah identitas ini akan di publikasi kan atau hanya beberapa orang saja yang boleh mengetahuinya?" (kata Kurnia)
Kurnia bertanya seperti itu, karena Kurnia takut kalau menyebut nama aslinya identitasnya akan terbongkar dan itu akan menjadi malapetaka bagi Kurnia.
" Yhaa.. kamu sangat berhati hati anak muda, dari saat aku mengurus pendaftaran ini selama lebih dari 15 (lima belas) tahun, hanya kamu yang bertanya seperti itu. Apakah kamu seseorang buronan atau seseorang yang telah melakukan kejahatan anak muda?" (kata pengurus pendaftaran itu)
" Yhaa.. saya memang orang yang selalu berhati hati senior. walau pun hanya masalah sepele, tapi saya tetap harus berhati hati. Mungkin saya bisa di katakan sebagai salah satu yang senior tadi katakan." (kata Kurnia)
" Baiklah kalau seperti itu. Aku hanya bisa menganggapmu sebagai seorang buronan saja. tidak masalah bukan? Kalau seperti itu kamu beruntung anak muda, walau pun kamu adalah seorang buronan di kota ini, tidak ada yang berani macam macam saat kamu mengikuti pertandingan nanti. Karena seseorang yang mengikuti pertandingan akan memiliki hak khusus. Tapi kalau pertandingan sudah berakhir hak khusus itu akan di cabut kembali." (kata pengurus pendaftaran itu)
" Yhaa.. baiklah senior." (kata Kurnia)
" isi saja formulir pendaftaran itu yang ada di depanmu. nanti aku akan mengeceknya nanti setelah kamu sudah selesai mengisinya. dan apakah kamu lolos atau tidak." (kata pengurus pendaftaran itu)
Setelah itu Kurnia mulai mengisi formulir pendaftaran yang ada di depannya. Seperti apa yang di katakan oleh senior tadi, setelah Kurnia selesai mengisi formulir pendaftaran, senior tadi mengeceknya.
Senior itu pun melihat pendaftaran Kurnia dan membacanya.
__ADS_1
" Nama Kurnia, umur 17 (tuju belas) tahun, tingkat kultivasi : di tingkat Mendingkers tingkat menegah. ahli bela diri mandiri." (kata pengurus pendaftaran tadi)
Setelah membaca isi pendaftaran Kurnia, pengurus pendaftaran itu melirik ke arah Kurnia sekilas, dan dia merasa heran.
" Umur 17 (tujuh belas) tahun dan tingkat kultivasinya sudah di tingkat Mendingkers tingkat menegah. itu masih sedikit bisa di maklumi tapi mengapa anak muda ini bukan berasal dari keluarga besar di kota Asakanda ini. Tapi malah seseorang ahli bela diri mandiri. Kalau dia benar benar seseorang ahli bela diri mandiri, dia seharusnya mulayan terkenal di sini, dan juga mengapa aku tidak pernah mendengar namanya. pertandingan Asakanda kali ini mungkin akan lebih menarik dari pertandingan sebelum sebelumnya." (batin pengurus pendaftaran itu)
Melihat ekspresi wajah dan kelakuan pengurus pendaftaran itu Kurnia pun merasa sepertinya ada yang salah saat dia mengisi formulir tadi, lalu Kurnia bertanya kepada pengurus pendaftaran itu.
" Apakah ada yang salah dengan formulir yang saya isi itu senior?" (kata Kurnia)
Pengurus pendaftaran yang mendengar pertanyaan Kurnia pun menjawab dengan sopan.
" Maaf karena sedikit lama, tapi tidak ada yang salah dengan formulir yang kamu isi anak muda. Akan tetapi kalau tingkat kultivasimu sudah tingkat Mendingkers tingkat menegah seharusnya aku pernah mendengar namamu di kota ini, tapi mengapa aku tidak pernah mendengar namamu ini anak muda?" (kata pengurus pendaftaran itu)
Mendengar kata balasan Kurnia, pengurus pendaftaran itu pun tertawa.
" Hahaha... yha mungkin karena orang tua ini tidak memiliki pengetahuan yang luas dan tidak mengerti apa apa." (kata pengurus pendaftaran itu)
" Senior bercanda, bagaimana mungkin seseorang dengan tingkat kultivasi Saingars tingkat menengah di kota Asakanda ini tidak memiliki pengetahuan yang luas dan tidak mengetahui apa apa." (kata Kurnia)
Kurnia bisa mengetahui tingkat kultivasi pengurus pendaftaran itu, bukan lain karena Kurnia di beritahu oleh Zaza, sebelum Kurnia mengisi formulir pendaftaran tadi.
Pengurus pendaftaran itu pun terkejut, ternyata Kurnia bisa melihat tingkat kultivasinya.
" Yha.. mungkin kali ini bukan dari keluarga besar yang memenangkan pertandingan Asakanda ini." (batin pengurus pendaftaran itu)
__ADS_1
" Baiklah kamu sudah lolos anak muda. Besok kamu kembalilah kemarin untuk mengikuti pertandingan Asakanda. Karena besok sudah akan di mulai pertandingannya. Ambillah token ini, token ini sebagai bukti kalau kamu adalah seseorang yang akan mengikuti pertandingan." (kata pengurus pendaftaran itu)
" Yha... terima kasih senior. kalau begitu aku akan pergi terlebih dahulu." (kata Kurnia)
Kurnia pun berjalan pergi dari tempat pendaftaran itu.
" Seseorang dengan tingkat Saingars menengah menjadi pengurus pendaftaran. sungguh sulit di mengerti." (kata Kurnia)
" Tuan lebih baik tuan sekarang menjual pil yang tuan miliki jadi tuan bisa memiliki uang yang cukup. agar tuan tidak perlu khawatir lagi tentang uang." (kata Zaza)
" itu ide yang bagus, untuk saja kamu mengingat ku Zaza, kalau tidak mungkin aku akan melupakan tentang hal ini. Di kota Asakanda hanya ada 1 (satu) toko yang cocok untuk menjual pil Plusan dan pil Marrie ini. Yaitu itu tempat lelang yang bernama Kosokai." (kata Kurnia)
Tempat Lelang Kosokai adalah tempat lelang tapi bukan hanya untuk tempat lelang saja, juga termasuk sebuah toko besar yang menjual sebuah pil eliksir yang sangat bagus.
Tempat Lelang Kosokai tidak hanya menjual pil tapi juga menjual barang barang lain. Misalnya sebuah senjata dan tumbuhan yang di gunakan untuk membuat sebuah pil. Bukan hanya itu saja, mereka juga menjual barang barang lainnya yang bagus.
Dan biasanya kalau ada sebuah barang yang langka dan bagus, tempat Lelang Kosokai akan melelangnya dan tentu saja, Orang orang sudah paham betul dengan tempat Lelang Kosokai. Juga tempat lelang Kosokai sangat terpercaya di kota Asakanda dan menjadi tempat lelang nomer 1 (satu) di kota, itu karena tempat Lelang Kosokai bisa di percaya dan tempat lelang itu sangat mempedulikan keselamatan pelanggannya yang melelang barang kepada mereka, dan identitas pelelang akan di sembunyikan jadi sangat aman. Termasuk juga orang yang membeli barang lelangan mereka.
Bukan hanya itu saja tempat lelang Kosokai juga terkenal dengan kekuatan mereka, ketika seseorang mendengar nama tempat Lelang Kosokai, mereka akan berfikir 2 (dua) kali sebelum bertindak.
Bukan hanya orang orang biasa yang tidak mau menyinggung tempat Lelang Kosokai.
Tapi para keluarga besar juga tidak berani menyinggung tempat Lelang Kosokai, karena kalau menyinggung tempat lelang Kosokai mereka akan mengalami kerugian yang sangat besar.
Maka dari itu bisa di katakan kekuatan terbesar di kota Asakanda saat ini, bukan lain adalah tempat Lelang Kosokai.
__ADS_1