
" Ternyata juga ada jurus yang bisa di gunakan seperti ini juga? Benar benar menarik, orang yang menciptakan jurus itu pasti adalah orang yang sangat hebat."Kata Kurnia.
Tiba tiba salah satu dari pembunuh bayaran itu menghilang dari tempatnya tanpa ada yang tau. Tapi untung saja Zaza memberitahu kepada Kurnia tentang hal tersebut, Kurnia pun menjadi lebih fokus lagi dan berhati hati.
Saat pembunuh bayaran itu muncul, dia sudah ada di dekat Kurnia dan sambil terbang menyerang Kurnia dengan tendangannya.
Karena Kurnia sudah serius, Kurnia bisa menghindari dari serang itu. Tapi saat Kurnia berhasil menghindari serang tersebut, tiba tiba ada serang lainnya dari belakang Kurnia.
Kurnia terkejut dengan kecepatan serangan itu, tapi Kurnia masih bisa berhasil menghindar dari serangan itu.
Sekarang Kurnia mencoba melompat mundur dan agar bisa menjaga jarak dari mereka. Kurnia bisa melihat jelas bahwa mereka berdua yang baru saja menyerangnya tidak bergerak sama sekali.
Akan tetapi saat Kurnia melompat mundur masih baik baik saja. Mereka berdua juga tidak terlihat ingin menyerang, tapi sebelum bisa mendaratkan kakinya saat melompat tadi.
Di belakang Kurnia sudah ada orang yang menunggu dirinya sebelum bisa mendaratkan kaki. Orang itu tidak lain adalah salah satu dari pembunuh bayaran yang dari tadi belum bergerak sama sekali.
Untung saja saat pembunuh bayaran itu menyerang, Kurnia masih sempat menahan serangan itu dengan ketua tangannya. Walau pun Kurnia bisa menahan serang tersebut, Karena Kurnia dalam keadaan yang belum menginjakkan kakinya dan belum siap.
Kurnia langsung terpental jauh oleh serangan yang di lakukan oleh pembunuh bayaran tersebut. Kurnia menahan dengan kakinya agar dia tidak terpental lebih jauh lagi.
" Ohh.. cukup lumayan juga kamu!! Ternyata refleks tubuhmu cukup bagus saat aku akan menyerangmu tadi." Kata salah satu pembunuh bayaran yang menyerang Kurnia tadi.
" Huh.. apakah hanya seperti itu saja kekuatan kalian bertiga? Kalau hanya itu saja kekuatan yang kalian miliki, aku rasa kalian harus siap siap kalah dan mati di sini." Kata Kurnia kepada ketiga pembunuh bayaran itu.
" Haha.. kamu benar benar cari mati!! kalau itu yang kamu mau, aku akan mengabulkannya sekarang juga." Kata salah satu pembunuh bayaran itu.
__ADS_1
" Jangan berharap kamu bisa membunuhku dengan kekuatan yang kecil seperti itu. Kamu jangan bermimpi dengan hal itu." Kata Kurnia.
"Dasar baj*ngan tidak tau diri!! Aku akan mencabik cabikmu hidup hidup!!" Kata pembunuh bayaran.
Kurnia tidak mau banyak bicara lagi, dia langsung berlari ke arah salah satu pembunuh bayaran tersebut dan menyerangnya.
Pukulan Kurnia sangat kuat namun bisa di tangkis oleh pembunuh bayaran itu, serangan serang yang kuat di lakukan oleh Kurnia dan pembunuh bayaran itu.
" Saat tuan menyerang salah satu dari mereka, kekuatan kedua orang itu akan langsung mereka berikan kepada orang yang sekarang berhadapan dengan tuan. Jadi tuan harus menyerang kedua orang itu dulu. Karena secara kekuatan dan tenaga tuan masih di bawahnya, saat dia menerima kekuatan dari kedua rekannya itu." Kata Zaza.
" Yhaa aku mengerti Zaza." Kata Kurnia.
Kurnia masih bertarung sengit dengan salah satu pembunuh bayaran itu, pukulan dan tendangan saling mereka luncurkan. Semakin lama tenaga milik Kurnia semakin terkuras.
Karena tenaganya semakin berkurang, kecepatan dan kekuatan serangan Kurnia menjadi lemas, akan tetapi kekutan dan kecepatan pembunuh bayaran itu tidak melemah juga tidak berkurang.
Kurnia baru berhenti terpental saat jaraknya lebih dari 10 (sepuluh) meter. pembunuh bayaran itu sangat senang dengan apa yang terjadi saat ini, karena serangannya mengenai Kurnia dan Kurnia terlihat terluka cukup parah.
"Haha.. bagaimana? apakah kamu sekarang akan memohon ampun kepadaku?" Kata salah satu pembunuh bayaran tersebut.
" Bodoh!! kamu hanya baru sekali bisa menyerangku. Apa menurutmu kamu sudah menang. Apa kamu sudah tidak memilik otak sama sekali? Atau otak mu sudah hancur saat aku menyerangmu sebelumnya sampai kamu terpental jauh dan tertabrak oleh kedua saudara bodohmu itu!! Yhaa aku rasa otak kalian bertiga sudah hancur, jadi kalian sekarang tidak memiliki otak sama sekali. Pantas saja aku merasa kalian semua tidak waras sama sekali." Kata Kurnia.
" Apa kamu bilang!! kamulah yang bodoh!! kamu yang tidak memiliki otak!! kamu yang gila!! kamu yang akan mati hari ini!! kamu akan aku menyesal!! kamu.. kamu.. kamu baj*ngan. Aku akan membunuhmu." Kata salah satu pembunuh bayaran tersebut tanpa bisa berpikir untuk berkata apa apa lagi.
Pembunuh bayaran itu langsung marah dan menyerang Kurnia.
__ADS_1
" Serangan Black."
" Matilah kamu baj*ngan!!" Kata pembunuh bayaran sambil marah dan mengeluarkan kekuatan penuhnya.
Kurnia juga tidak mau kalah dengan pembunuh bayaran itu, Kurnia juga mengeluarkan jurusnya. Saat pembunuh bayaran itu mulai dekat dengannya.
" Langkah Shadow " Kata Kurnia
Pembunuh bayaran itu melihat sekelilingnya saat Kurnia menggunakan jurusnya tersebut.
" Dasar pengecut!! kalau berani hadapi aku sekarang!! jangan hanya bisa berlari saja!! Apakah kamu takut!!" kata pembunuh bayaran.
" Aku sudah bilang kepadamu bukan? Bahwa kamu sudah tidak memiliki otak lagi dan otak kalian semua sudah hancur. Jadi kalian sudah tidak waras lagi." Kata Kurnia.
Saat mendengar suara Kurnia, ketiga pembunuh bayaran itu terkejut. Karena suara Kurnia itu berada di belakang kedua orang pembunuh bayaran yang saat ini telah memberikan kekuatannya kepada temannya yang tadi sedang bertarung dengan Kurnia.
Saat kedua pembunuh bayaran itu menengok ke belakang untuk melihat Kurnia. Kurnia langsung memukul kepala bagian belakang dari kedua pembunuh bayaran tersebut dan membuat kedua pembunuh bayaran itu langsung jatuh ketanah.
Kepala kedua pembunuh bayaran itu langsung di alir ii oleh darah. Lalu Kurnia menginjak kaki kedua pembunuh bayaran tersebut dan mematahkan kaki mereka, Kurnia juga mematahkan tangan mereka.
Kurnia mematahkan tangan mereka berdua agar jurus yang mereka gunakan hilang. Sebab dari tadi saat mereka bertarung, Kurnia melihat bahwa kedua pembunuh bayaran itu selalu menggunakan segel tangan mereka dan tidak merubahnya sama sekali.
Kurnia bisa menebak bahwa segel itu harus mereka lakukan agar kekuatan yang mereka berikan kepada salah satu temannya tidak terputus.
" Bagaimana sekarang? apakah kalian sudah sadar mengapa aku bilang kepada kalian bahwa kalian tidak memiliki otak?" Kata Kurnia.
__ADS_1
" Dasar tidak tau malu!! Bab kamu berkata seperti itu untuk memancing emosi kami agar kamu bisa menyelinap dan menyerang kedua rekanku!! Aku akan mencincang dagingmu dan memberikannya kepada anjing!!" Kata pembunuh bayaran.