Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 55


__ADS_3

Setelah itu pembawa acara pertandingan mengumumkan dan menyuruh para peserta pertandingan final untuk menuju menaiki arena pertandingan.


Kurnia pun berjalan ke tempat arena pertandingan, namun sebelum itu dia mengungkapkan terima kasih kepada pegawai wanita cantik itu karena telah membangunkannya tadi, kalau pegawai wanita cantik itu tidak mencari dan membangunkannya kemungkinan dia tidak mungkin bisa mengikuti pertandingan final ini yang sangat penting bagi Kurnia.


Lalu Kurnia bisa berjalan ke tempat arena pertandingan dengan lega dan bersemangat untuk pertandingan final yang akan dia jalani itu.


Bukan hanya Kurnia saja yang saat ini berjalan ke tempat arena pertandingan, juga ada peserta yang memakai pakaian tertutup seperti Kurnia sebelum ini.


Peserta itu adalah peserta yang sangat tertutup dan Kurnia sedikit khawatir apakah dia bisa menang melawan peserta itu.


Mengapa Kurnia khawatir tentang hal itu? Bukankah sebelumnya Kurnia percaya diri dengan dirinya dan yakin bahwa dia akan menjadi juara pertandingan Asakanda tahun ini?


Yang membuat Kurnia khawatir apakah bisa menang adalah karena Kurnia tidak bisa melihat tingkat Kultivasi peserta yang akan dia lawan itu, juga Kurnia tidak tau jelas siapa dia.


Dan Kurnia tidak tau jurus jurus milik peserta itu karena peserta itu belum pernah bertanding selama ini.


Hal itu membuat Kurnia harus berhati hati saat melawan peserta itu nanti.


Setelah Kurnia dan peserta itu sudah menaiki arena pertandingan, pembawa acara pertandingan pun berkata.


" Hadirin sekalian yang terhormat. para penonton, 3 (tiga) keluarga besar, ketua Fan Ming dari tempat Lelang Kosokai dan juga utusan Sekte Langit Merah yang menjadi sakti para peserta pertandingan Asakanda tahun ini. Saya tidak bertele tele lagi. Inilah kedua para peserta yang akan melakukan pertandingan final tahun ini." (kata pembawa acara pertandingan)


Tidak hanya sampai di situ saja pembawa acara pertandingan berkata. walaupun sebelumnya pembawa acara pertandingan berkata tidak ingin bertele tele lagi.


" Nama peserta pertandingan final ini. di sisi kana saya adalah peserta dengan nama Kurnia dan di kiri saya adalah peserta dengan nama Gamon Dinge. Seperti yang anda sekalian tau, nama nama ini pantas untuk di ingat karena mereka pernah menjadi peserta final pertandingan Asakanda tahun ini. walaupun hanya akan ada 1 (satu) peserta saja yang akan keluar menjadi pemenangnya. Semoga di masa depan nanti para peserta final ini akan menjadi orang sangat hebat dan mengharukan nama kota Asakanda kita ini. Dan juga bukan hanya peserta final ini saja, para peserta pertandingan sebelumnya juga akan menjadi hebat lagi." (kata pembawa acara pertandingan)


Perkataan pembawa acara pertandingan itu langsung di sambut meriah oleh suara para penonton.


" Sekarang kita bisa menyaksikan pertandingan final ini dengan bangga dan menikmatinya." (kata pembawa acara pertandingan)


Sorakan para penonton pun semakin meriah lagi dan lagi.

__ADS_1


Setelah itu pembawa acara pertandingan mengumumkan bahwa pertandingan final Asakanda di mulai.


Kurnia dan Gamon Dinge pun siap siap untuk bertanding. Namun sebelum itu mereka berdua melakukan penghormatan yang di lakukan oleh para kultivator ahli bela diri.


Dan penghormatan itu sebagai tanda pengenalan di antara mereka.


Lalu setelah itu Kurnia terkejut dengan suara yang keluar dari mulut Gamon Dinge.


" Saudara pendekar Kurnia, tolong keluarkan kemampuanmu yang sebenarnya, karena saya tau, bahwa sebelumnya saat saudara pendekar Kurnia bertanding, saudara pendekar Kurnia tidak mengeluarkan seluruh kemampuan yang kamu miliki." (kata Gamon Dinge) Gamon Dinge berkata sambil tersenyum dengan tenang.


Kurnia pun terkejut dengan apa yang baru saja di katakan oleh Gamon Dinge. Lalu Kurnia pun menjawabnya.


" Yhaa.. karena saudara Gamon Dinge sangat ingin aku mengeluarkan kemampuan penuhku, aku akan melakukannya. Juga aku meminta hal yang sama seperti yang saudara Gamon Dinge inginkan." (kata Kurnia)


Kurnia berkata sambil tersenyum seperti apa yang di lakukan oleh Gamon Dinge


" Baiklah seperti yang kita sepakati, kita akan saling mengeluarkan kemampuan penuh kita." (kata Gamon Dinge)


Kurnia berkata sambil tersenyum lagi, namun kali ini Kurnia tersenyum dan mengangguk kepalanya.


" Bagaimana kamu bisa mengetahui tingkat kultivasi saat ini?" (kata Gamon Dinge)


Gamon Dinge sangatlah terkejut saat mendengar bahwa Kurnia mengetahui tingkat kultivasi miliknya.


Sebab Gamon Dinge sebelumnya telah menyembunyikan tingkat kultivasi miliknya dengan jurus yang bisa menyembunyikan tingkat kultivasi seseorang.


Dan tentu saja setelah menggunakan jurus yang bisa menyembunyikan tingkat kultivasi. Seseorang yang ada di bawah tingkat kultivasi nya tidak akan bisa melihat tingkat kultivasi saat ini. Dan juga bukan hanya seseorang yang ada di bawah tingkat kultivasi nya yang tidak bisa melihatnya.


Melainkan seseorang yang ada di atas 2 tingkat kultivasi nya saja tidak bisa melihatnya. Dan sekarang bagaimana cara Kurnia bisa mengetahui tingkat Kultivasi nya.


Jelas jelas Kurnia hanya di tingkat Mendingkers tingkat menegah dan itu jauh di bawah tingkat kultivasi nya.

__ADS_1


Hal itu membuat Gamon Dinge terkejut dan terheran heran dengan Kurnia.


Namun Kurnia hanya menjawab dengan santai.


" Ohh.. apakah itu benar? Haha.. saudara Gamon Dinge jangan memikirkan hal itu lagi aku akan menjelaskannyan. Sebenarnya aku hanya menebak nebak saja, dan aku benar benar tidak menyangka tebakanku benar." (kata Kurnia)


Kurnia berkata begitu agar Gamon Dinge tidak curiga kepadanya.


Dan kenapa Kurnia bisa mengetahui tingkat kultivasi milik Gamon Dinge. itu karena sebelumnya Kurnia bertanya kepada Zaza dan Zaza memberitahu kepada Kurnia.


Juga Gamon Dinge yang mendengar apa yang di katakan oleh Kurnia, Gamon Dinge tau bahwa Kurnia hanya menjawab dengan menyembunyikan sesuatu.


Namun Gamon Dinge tidak bertanya lebih jauh lagi, dia hanya berpikir bahwa seseorang akan memiliki rahasia nya sendiri dan orang lain tidak akan di beritahu rahasianya kecuali dia sendiri yang ingin memberitahukannya.


" Yha.. baiklah kalau begitu. kita harus bertanding dengan senang hati." (kata Gamon Dinge) sambil tersenyum ke arah Kurnia.


" Yha.. ayo kita mulai." (kata Kurnia)


Lalu mereka berdua saling serang.


Gamon Dinge pun menyerang dengan tendangannya ke arah Kurnia, Kurnia pun menangkis tendang Gamon Dinge lalu meluncurkan serangannya balik dengan tinjunya.


Gamon Dinge pun juga menangkis serangan Kurnia, lalu menyerang balik Kurnia. Namun saat dia ingin menyerang balik Kurnia, ternyata Kurnia belum selesai dengan serangannya, Kurnia masih menyerang Gamon Dinge lagi.


Akan tetapi serang Kurnia kali ini menggunakan kakinya. Gamon Dinge yang tidak menyangka serangan milik Kurnia ternyata lebih cepat dari pada miliknya.


Akhirnya Gamon Dinge terkena serangan Kurnia, dan itu tepat di dadanya. Gamon Dinge pun terpental mundur.


" Hahaha.. aku tidak menyangka kalau serangan saudara Kurnia lebih cepat dari milikku." (kata Gamon Dinge) setelah terkena serangan Kurnia.


" Saudara Gamon Dinge terlalu memujiku. saudara Gamon Dinge lah yang belum mengeluarkan kemampuan asli milimu." (kata Kurnia)

__ADS_1


__ADS_2