Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 92


__ADS_3

" Walau pun yang datang kemari hanya tetua keluarga Yun saja. Namun hak yang di miliki oleh Soin Yun cukup besar si keluarga Yun, jadi tidak masalah. Aku juga tau bahwa Shuji Yun sebagai kepala keluarga besar Yun tidak akan datang langsung kemari. Karena aku tau betapa sombong dirinya itu." Batin Shon Chen.


Saat tetua Soin Yun berjalan dan sudah dekat dengannya, Shon Chen langsung menyapa tetua Soin Yun dengan senyum di wajahnya, walau pun senyum di wajahnya itu karena terpaksa.


" Selamat malam tetua Soin Yun." Kata Shon Chen sambil sedikit membungkukan badan dan menganggukkan kepalanya.


" Terima kasih karena tetua Soin Yun sudah mau datang kemari untuk mengurus bocah berengsek itu!! Dan juga tolong sampaikan rasa terima kasih ku kepada kepala keluarga besar Yun." Kata Shon Chen sambil tersenyum ringan.


Tapi siapa sangka bahwa sapaan dan perkataannya sama sekali tidak di hiraukan oleh tetua Soin Yun. Malahan tetua Soin Yun terus berjalan dan melewatinya.


Shon Chen terkejut juga marah. Di depan begitu banyak anggota keluarga Chen nya dan anggota keluarga Yun ada di sana menyaksikan kejadian itu.


Wajah Shon Chen memerah karena malu juga Shon Chen merasa harga dirinya hancur saat tetua Soin Yun mengabaikan sapaan dan perkataannya.


Shon marah tapi dia juga harus berpikir panjang kalau ingin memarahi tetua Soin Yun, sebab hal tersebut bisa membuat perseturuan antara keluarga besar Chen dan keluarga besar Yun.


Karena itu lah Shon Chen hanya bisa menggertak giginya untuk menahan amarah yang ada di hatinya itu.


Di sisi lain tetua Soin Yun masih melangkahkan kakinya ke depan setelah melewati Shon Chen. Lalu tetua Soin Yun baru berhenti setelah ada di depan Kurnia.


" Apakah anda baik baik saja tuan muda Kurnia? Apa anda terluka? Saya ingin tau siapa yang berani melukai anda dan mereka harus tau akibat dari melukai anda." Kata Soin Yun sambil matanya melotot ke arah Shon Chen dan anggota keluarga Chen yang ada di sana.

__ADS_1


" Apa!!" Kata anggota keluarga Chen yang terkejut saat mendengar perkataan tetua Soin Yun yang membela Kurnia dan mengancam jika ada yang melukai Kurnia akan mendapatkan akibat yang sangat buruk.


Begitu juga dengan Shon Chen yang saat ini hanya bisa melongo saja tanpa bergerak sama sekali. Shon Chen menatap Kurnia dan Soin Yun. Shon Chen merasa terpukul dan keheranan.


" Bukankah aku yang memberitahu mereka bahwa Kurnia ada di sini. seharusnya mereka membantuku untuk menyingkirkan Kurnia dan membunuhnya. Tapi kenapa sekarang mereka malah mengancamku, Tidak hanya itu saja. Mereka juga bertanya kepada Kurnia, apakah Kurnia terluka atau tidak. Dan mereka malah mengabaikanku begitu saja saat aku menyambut mereka sebelumnya dan malah langsung berjalan ke arah Kurnia. Sebenarnya apa yang terjadi?" Batin Shon Chen.


Shon Chen hanya bisa bergelut dengan pemikiran sendiri, setelah melihat apa yang terjadi di depan matanya. Tapi Shon Chen masih berpikir positif.


" Aku tau sekarang. Tetua Soin Yun dan yang lainnya hanya berpura pura saja mengabaikan sapaan dan perkataanku sebelumnya agar mereka bisa mendekati Kurnia. Pada saat itulah tetua Soin Yun memiliki kesempatan untuk menangkap Kurnia dab menyerangnya. Benar benar rencana yang bagus. Aku hanya perlu meyakinkan Kurnia agar percaya kepada tetua Soin Yun saja agar lebih memudahkan rencana ini." Batin Shon Chen"


" Aku baik baik saja tetua Soin Yun. Tapi kenapa kamu membawa begitu banyak orang kemari? Itu akan membuat heboh!!" Kata Kurnia setelah tetua Soin Yun bertanya tentang keadaannya.


" Yhaa untuk saja tuan muda Kurnia tidak apa apa. Saya sebenarnya juga tidak berniat untuk membawa begitu banyak anggota keluarga Yun datang kemari. Tapi saat kabar tentang anda ada di kediaman Chen begitu cepat tersebar dan membuat semua anggota keluarga Yun ingin ikut bergabung datang kemari. Saya juga sudah melarang mereka, namun mereka tetap memaksa ingin ikut. Saya tidak bisa berbuat apa apa lagi. Tapi saya juga sudah mengatur dan tentu saja saya meninggalkan tidak sedikit orang untuk menjaga kediaman keluarga Yun." Kata tetua Soin Yun.


" Haha.. tuan muda Kurnia terlalu sungkan kepada kami. Kami senang bisa membantu tuan muda Kurnia." Kata Soin Yun.


Mendengar apa yang Kurnia dan tetua Soin Yun bicarakan, Shon Chen menjadi lebih heran dan terkejut. Karena Kurnia dan tetua Soin Yun berbicara begitu akrab itulah yang membuat Shon Chen heran.


Juga kenapa tetua Soin Yun tidak segera menangkap Kurnia dan menyerangnya? sekarang adalah kesempatan yang sangat bagus.


Dengan pemikiran tersebut, Shon Chen berteriak kepada tetua Soin Yun agar melakukan apa yang di rencanakan dalam pikirannya sebelumnya.

__ADS_1


" Tetua Soin Yun cepat lakukan sekarang!! ini adalah kesempatan yang bagus!!" Kata Shon Chen dengan suara yang keras.


Namun hal itu malah membuat tetua Soin Yun bingung dan menggaruk kepalanya walau kepalanya tidak terasa gatal. Tetua Soin Yun dan Kurnia hanya bisa saling menatap saja karena kebingungan dengan apa yang di katakan oleh Shon Chen.


" Apa maksud anda kepala keluarga Chen? apa maksudmu dengan mengatakan aku harus lakukannya sekarang?" Tanya tetua Soin Yun yang masih kebingungan.


" Kenapa anda bertanya seperti itu tetua Soin Yun? Bukankah anda mendekati Kurnia dan mengabaikan aku karena agar tetua Soin Yun bisa dengan mudah menyerang Kurnia dan membunuhnya? Saat tetua Soin Yun berjalan ke arah Kurnia dan melewatiku, aku sudah bisa menebak bahwa tetua Soin Yun memiliki rencana yang begitu bagus jadi aku juga mengikuti alur rencana tetua Soin Yun. Jadi sekarang waktu yang tepat untuk melumpuhkan bocah berengsek itu tetua Soin Yun." Kata Shon Chen.


" Hahh..." Kata tetua Soin Yun dan Kurnia bersama saat terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Shon Chen.


" Aku rasa otaknya sudah rusak parah." Kata Kurnia berbisik bisik dengan tetua Soin Yun.


" Anda benar tuan muda, seperti kepala keluarga Chen sudah gila." Kata tetua Soin Yun.


Lalu Kurnia berkata kepada Shon Chen.


" Aku rasa kamu salah paham dengan mengapa tetua Soin Yun ada di sini orang tua bodoh." Kata Kurnia sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


Shon Chen pun juga heran dan berfikir bahwa ada yang tidak beres.


" Apakah tebakanku salah? Lalu kalau tetua Soin Yun kemari bukan untuk membantuku melawan Kurnia. Lantas kenapa dia kemari setelah aku menyuruh seseorang untuk memberitahu kepada kepala keluarga Yun bahwa Kurnia ada di sini?" Batin Shon Chen.

__ADS_1


" Pasti sekarang anda kebingungan bukan kepala keluarga Yun? percuma saja jika kamu berpikir, karena otakmu sudah tidak bisa di gunakan lagi." Kata Kurnia.


__ADS_2