Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia

Kebangkitan Pecundang Keturunan Sang Penguasa Dunia
Bab 56


__ADS_3

Akhirnya Gamon Dinge terkena serangan Kurnia, dan itu tepat di dadanya. Gamon Dinge pun terpental mundur.


" Hahaha.. aku tidak menyangka kalau serangan saudara Kurnia lebih cepat dari milikku." (kata Gamon Dinge) setelah terkena serangan Kurnia.


" Saudara Gamon Dinge terlalu memujiku. saudara Gamon Dinge lah yang belum mengeluarkan kemampuan asli milimu." (kata Kurnia)


" Baiklah baiklah. kalau begitu aku akan benar benar mengeluarkan kekuatanku. Jadi saudara Kurnia tidak perlu sungkan sungkan juga untuk mengeluarkan kekuatan penuh milikmu." (kata Gamon Dinge) sambil tersenyum.


Akhirnya pertarungan mereka berlanjut lagi dan kali ini serangan serangan yang Kurnia dan Gamon Dinge keluarga lebih cepat lagi dan lebih kuat juga.


Hal itu membuat para penonton semakin meriah saat menyaksikan adu serangan dan balasan yang Kurnia dan Gamon Dinge keluarkan.


Beberapa kali serangan yang pun di luncurkan oleh mereka berdua, namun saat semakin memanas pertarungan itu.


Kurnia dan Gamon Dinge pun meloncat mundur besamaan dan setelah itu mereka maju dan saling meluncurkan serang tinjuan terkuat mereka.


Dan tinju mereka saling bertabrakan.


" Bukk..." (suara pukulan mereka saat bertabrakan)


Sama sama kuat dan juga pertahanan tubuh milik mereka juga kuat, jadi tidak ada yang kalah dengan adu tinjuan itu.


Lalu Gamon Dinge menendang Kurnia, Kurnia terkena tendangan Gamon Dinge, namun Kurnia bukannya terpental jauh tapi malah hanya terpental sedikit mundur saja.


Hal itu mengejutkan bagi Gamon Dinge, juga para penonton yang melihat dan hadir di sana.


Bagaimana Gamon Dinge tidak terkejut karena itu?


Bukankah tingkat kultivasi Kurnia hanya di tingkat Mendingkers tingkat menengah? kenapa ketika terkena tendangan milikku yang cukup keras namun hanya membuatnya mundur beberapa langkah saja?


Bahkan ketika seseorang di tingkat yang sama dengan Gamon Dinge atau bahkan sedikit di atas tingkat kultivasi nya.


Pasti seseorang itu akan menerima dampak yang akan membuat seseorang itu terpental jauh atau bahkan bisa tergeletak jatuh ketika menerima serangan itu.

__ADS_1


Akan tetapi di sini lah Kurnia, saat menerima serangan itu, Kurnia hanya mundur beberapa langkah saja.


Itu lah yang membuat Gamon Dinge sangat terkejut dan terkejut dengan apa yang terjadi pada Kurnia.


Dan berpikir bahwa Kurnia sangatlah hebat juga bukan seorang kultivator ahli bela diri sembarangan.


Setelah itu Gamon Dinge menyerang Kurnia lagi, tapi kali ini Gamon Dinge benar benar ingin mencoba melawan Kurnia dengan sungguh sungguh, seperti melawan musuh yang lebih kuat darinya.


Gamon Dinge berlari ke arah Kurnia, lalu menyerang Kurnia dengan tendangannya lagi sambil melompat dan terbang.


Kurnia yang melihat berubah yang terjadi oleh Gamon Dinge, kemudian kurnia sadar bahwa Gamon Dinge kini telah bersungguh sungguh untuk melawannya.


Itu membuat Kurnia menjadi lebih bersemangat lagi dengan pertarungan ini.


Saat Gamon Dinge mengeluarkan tendangannya, Kurnia menangkap kaki Gamon Dinge dengan cepat dan hanya merubah arah tendangan yang di lakukan oleh Gamon Dinge, Kurnia juga bisa dengan mudah menghindar dari tendangan itu.


Lalu saat tendangannya di ubah arah oleh Kurnia, Gamon Dinge sadar bahwa Kurnia akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang balik.


Saat Gamon Dinge bersiap siap untuk menerima serangan balik yang akan di luncurkan oleh Kurnia, Namun Kurnia tidak kunjung kunjung menyerangnya.


Gamon Dinge sudah mempunyai firasat bahwa Kurnia sedang merencanakan sesuatu yang akan membuatnya tidak berkutik.


Akan tetapi yang membuat Gamon Dinge semakin heran adalah bahwa Kurnia masih berdiri di sana dan tidak melakukan apa apa.


" Mungkin aku terlalu banyak berpikir." (batin Gamon Dinge)


Lalu Kurnia secara terang terangan menyerang Gamon Dinge di depannya langsung, Gamon Dinge berhasil menangkis serangan yang di luncurkan oleh Kurnia, Saat Kurnia menyerang Gamon Dinge melihat bahwa Kurnia tidak melakukan gerakan pertahanan dan kelemahan Kurnia itu terlihat jelas oleh Gamon Dinge.


Gamon Dinge pun menyerang balik Kurnia dengan kekuatan penuh, namun serangan miliknya berhasil di hindari oleh Kurnia, dan hanya menyentuh ujung baju milik Kurnia saja.


Kurnia semakin mencoba untuk menjauh dari Gamon Dinge, agar serangan Gamon Dinge tidak bisa menjangkaunya.


Namun ketika Gamon Dinge melihat Kurnia berusaha menjauh dan menghindar untuk menjaga jarak darinya. Tanpa berpikir panjang Gamon Dinge terus menerus mengejar Kurnia sambil meluncurkan serangan miliknya.

__ADS_1


Kurnia hanya bisa menghindar dari serangan Gamon Dinge dengan mengundurkan langkahnya.


Gamon Dinge yang semakin melihat kesempatan itu langsung semakin mempercepat serangannya, akan tetapi serangan yang dia luncurkan terus terusan bisa di hindari oleh Kurnia terus menerus.


Semakin lama tenaga serangan Gamon Dinge semakin melemah, dan saat itulah Kurnia semakin mudah untuk menghindari serangan milik Gamon Dinge.


Tepat ketika Gamon Dinge mengurangi serangannya, Kurnia langsung membuat loncat ke samping yang cukup jauh. Gamon Dinge pun berhenti menyerang Kurnia, saat Kurnia melakukan lompatan jauh untuk menghindar dari jangkauan serangannya.


Namun hal yang tak terduga pun terjadi. Saat Kurnia melompat menjauh dari jangkauan Gamon Dinge, dan Kurnia mendarat dari lompatan tersebut, Kurnia malah terpeleset.


Kurnia pun terlihat akan jatuh saat terpeleset.


Melihat bahwa Kurnia sedang fokus untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh, Gamon Dinge langsung dengan cepat berlari ke arah Kurnia dan ingin menyerang Kurnia, saat Kurnia sedang fokus pada keseimbangan tubuhnya.


Gamon Dinge berlari dengan kecepatan maksimalnya saat hanya beberapa langkah mendekati tubuh Kurnia dan bersiap untuk meluncurkan serangannya, tiba tiba kaki Gamon Dinge terasa sangat sakit.


Namun Gamon Dinge tidak mempedulikan rasa sakit di kakinya itu, dia masih berlari ke arah Kurnia. Karena dia tidak mau menyia nyiakan kesempatan emas itu.


Tepat saat tinggal 2 langkah saja sudah ada di depan Kurnia dan bisa meluncurkan serangannya, kaki Gamon Dinge yang sebelumnya terasa sangat sakit. Kali ini bertambah semakin sakit.


Ketika Gamon Dinge menginjak 1 (satu) langkah, kakinya langsung tidak bisa menahan sakit itu. Lantas kakinya tidak bisa menompang tubuhnya saat ini. Gamon Dinge pun mengurangi kecepatannya dan berhenti sesaat setelah itu.


Tepat ketika Gamon Dinge ingin mengambil langkah dan menyerang Kurnia, tiba tiba Kurnia sudah ada di depannya.


Lalu pukulan pun mendarat di tulang rusuknya tepat di antara dada dan perut milik Gamon Dinge. Ternyata Kurnia lebih dulu menyerangnya.


" Bukk..." (suara pukulan yang terdengar)


Dan di susul oleh suara yang keluar dari mulut Gamon Dinge.


" Ughh..." (suara dari mulut Gamon Dinge)


Suara itu keluar karena Gamon Dinge terkena pukulan Kurnia dan itu tepat juga cukup keras.

__ADS_1


Gamon Dinge pun akan terjatuh ke depan, namun dengan tekat yang dia miliki sebelum terjatuh. Gamon Dinge meluncur serangannya dengan cepat ke arah Kurnia.


Kurnia pun melangkah mundur untuk menghindari serangan Gamon Dinge. Lalu Gamon Dinge tidak jadi terjatuh, dan bangkit lagi.


__ADS_2