
*****
Pradiktan sedang mencoba untuk mencari informasi tentang keberadaan kekasihnya, dan Willend juga membantunya untuk mencari petunjuk. Katanya ia berada ditempat yang gelap dan mendengar suara air. "Apa mungkin ia sedang berada didalam gua bawah tanah ?" Batin Pradiktan.
Pria itu segera melihat kearah peta dan meneliti tempat tempat yang kemungkinan terdapat gua bawah tanah didalamnya. Pandangan ku tertuju pada sebuah bukit yang terdapat air terjun yang dijaga oleh tujuh naga. Feelingnya semakin kuat, dan mulai meyakinkan hatinya jika Willend berada ditempat itu.
γ
Pandangannya menatap kesekitar, berjaga jaga jika akan ada lagi yang menyerangnya, dan ternyata feeling pria itu benar. Seorang monster berukuran besar kembali menyerangnya. Dengan sigap dan cekatan ia membalas serangan serangan yang diberikan oleh monster itu, dan Pradiktan berhasil mengalahkannya.
γ
Pradiktan segera naik keatas kuda putih itu, dan kuda tersebutpun mulai mengepakan sayapnya kembali. Mereka terbang diatas langit yang berwarna jingga, didepan sana terlihat air terjun yang sangat tinggi. Sepasang kuda putih itu terbang menembus air terjun tersebut, dan berhenti didepan sebuah gua.
"~WILLEND~"
Gadis itu mondar mandir kesana kemari, menunggu sang kekasih datang menjemputnya. sudah setengah jam ia berada ditempat yang antah berantah itu. "Dimana master ? Apakah dia belum berhasil menemukan keberadaan ku ? Apa yang akan terjadi jika master gagal menyelesaikan misi ini ?" Batin Willend.
Tiba tiba ia merasakan tempat yang sedari tadi gelap berubah menjadi sedikit terang dnegan cahaya yang temaram, seorang wanita berpakain serba putih datang menghampirinya.
"Selamat kekasihmu telah berhasil menyelesaikan misi tantangan ini, aku akan mengantarkan mu untuk bertemu dengannya." Ucap wanita itu.
Willend segera mengikuti langkah kaki wanita itu, hingga ia melihat sebuah cahaya yang sangat terang benderang. Ia berjalan menembus cahaya itu, dan terlihat sebuah pemandangan yang sangat menakjubkan. Langit berwarna jingga dihiasi dengan gunung gunung yang menjulang tinggi dibawahnya.
Terlihat sepasang kuda putih yang bisa terbang, menambah keindahan pemandangan matanya. "Apa itu ? Apakah itu master ?" Gumam Willend ketika melihat seorang pria menunggangi salah satu kuda putih itu.
__ADS_1
Sepasang kuda putih itu mendarat dihadapan Willend, Pradiktan turun dari kuda yang ia tunggangi dan pergi menghampiri kekasihnya. "Maafkan aku karena telah membuatmu menungguku terlalu lama." Ucapnya.
"Hmm kau hebat master, belum sampai satu jam kau telah berhasil menemukan ku." Ucap Rasya.
"Aku hanya tak ingin membuat kekasih ku sendirian ditempat yang gelap itu." Sindiran yang diucapkan oleh Pradiktan. Bagaimana tidak sedari permainan dimulai, Rasya telah berteriak teriak karena ketakutan ditempat gelap itu.
"Ckhh." Desis Rasya.
Mereka berdua segera meninggalkan tempat itu dengan kembali menunggangi kuda putih seraya menyaksikan pemandangan yang sangat menakjubkan. Tentunya itu hanya terjadi didalam game, sedangkan didunia nyata Rasya tengah sibuk mengerjakan tugas kuliahnya dengan laptop yang memperlihatkan pemandangan didalam game berada dihadapannya.
"Selamat kepada pasangan Pradiktan_AT dan RC.Willend yang telah berhasil memenangkan tantangan pertama, dalam waktu empat puluh lima menit." Bunyi pengumuman yang dikeluarkan oleh server.
"Triiing" Suara notifikasi dilaptop rasya, yang berisi pengumuman tantangan kedua.
"Selamat karena telah menyelesaikan misi tantangan pertama. Tantangan selanjutnya adalah membuat vidio bersama pasangan dan tim yang berisikan tidak lebih dari sepuluh pemain, dengan batas waktu pengumpulan adalah minggu depan. Selamat berjuang !" Bunyi pengumuman itu.
"Hmm master." Ucap Rasya.
"Baiklah kita akan mendiskusikan vidio itu nanti malam, aku akan logout dari game untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan." Ucap Pradiktan_AT, dan Rasya pun menyetujui hal itu, ia juga segera logout dari dalam game, dan mulai fokus kembali dengan tugasnya.
"Jedaaar !" Suara pintu kamar dibanting oleh Tiara yang baru saja kembali keasrama. Rasya menatap heran kearah gadis itu.
"Yak ! Tak bisakah kau menutup pintu pelan pelan, bukan seperti orang sedang kemasukan setan seperti ini." Teriak Dina yang baru saja selesai mandi, sedangkan Tiara tak menggubrisnya dia langsung merebahkan dirinya diatas tempat tidur.
"Apa yang membuatmu pulang dalam keadaan seperti ini Ra ?" Tanya Rasya.
__ADS_1
"Huuaaassshh" Tiara menggosok wajahnya dengan kasar. "Kau tau ? Aku baru saja bertemu dengan setan !" Pekik Tiara.
"Hmm ? Apa maksudmu ?" Tanya Dina heran.
"Kau tau Dina ? Seorang pria menabrakku sewaktu dikantin, dan menumpahkan kuah sup yang ia bawa dibajuku. Namun pria itu tidak mau minta maaf dan malah menyalahkanku. Dan gara gara ribut dengannya aku terlambat masuk ke ruang kelas, dan lebih parahnya lagi Mrs. Hannah memintaku untuk keluar dari ruangan itu karena terlambat dua puluh lima menit." Jelas Tiara.
"Selama itu kah kau ribut dengan pria itu, hingga kau bisa telat hampir setengah jam untuk masuk kuliah ?" Tanya Dina penasaran.
"Huuuuufh ! Aku hanya ribut dnegan pria itu sebentar, karena dia langsung terburu buru meninggalkanku yang sedang menceramahinya. Namun, aku harus membersihkan bajuku terlebih dahulu ditoilet. Dan aku tak menyadari jika aku telah terlambat selama itu." Ucap Tiara.
"Owh !" Ucap Dina santai sedangkan Rasya kembali fokus dengan tugasnya.
"Owh ? Just Owh ? Kamu tau Dina aku benar benar sedang kesal saat ini, dan tanggapanmu semakin meningkatkan derajat kemarahanku !" Teriak Tiara.
γ
γ
***Hallo readers π€**
Terimakasih atas dukungannya untuk novel "KEKASIH ONLINE" dan tetap setia dukung novel ini terus ya ! Jangan lupa like, comennt, and share novel ini ya.
Salam manis dari Rasya dan Ardhian π€π
Oh iya hampir aja kelupaan, jangan lupa untuk VOTE novel ini juga ya..
__ADS_1
Bye Bye and See u next timeπ€π€