Kekasih Online

Kekasih Online
EPISODE 47


__ADS_3

Rasya, Dina, Lana, dan Tiara telah keluar dari gedung olah raga, mereka berempat kini sedang dalam perjalanan menuju asrama.


Suasana hening tercipta diantara mereka, seperti ada skat yang memisahkan, tak ada satu pun yang memulai pembicaraan.


Rasya yang sadar akan kecanggungan itu lngsung menghentikan langkah kakinya, diikuti oleh Dina, Lana, dan Tiara.


"Apa yang ingin kalian tanyakan ?" Rasya membalikkan badannya menghadap ketiga gadis itu.


Dina, Lana, dan Tiara, tak mau menyianyiakan kesempatan itu. Mereka bertiga langsung mendekati Rasya, dan menatap kearah gadis itu.


"Sejak kapan kau pacaran dengan sang idola kampus ? Sejauh mana hubungan kalian ? Apakah kau dan dia pernah melakukan sesuatu ? Dan mengapa kau menyembunyikan semuanya dari kami ?" Dina menyerbu Rasya dengan setumpuk pertanyaan.


"Ckh ! Bisa kah kalian bersikap tenang ! Biarkan aku menjelaskannya kepada kalian !" Gertak Rasya.


"Oke Baiklah ! dan jangan ada yang kau tutup tutupi !" Tegas Tiara.


"Disiang hari yang cerah, aku sedang berada didalam kamar, untuk bermain game. Namun aku terjebak dalam suatu suasana yang menyebalkan, dan harus menyelesaikan sebuah misi untuk membangkitkan harga diriku lagi."


"Jangan bertele tele Rasya ! Ayo cepat langsung ke intinya !" Ucap Dina.


"Kau sungguh tak sabaran!" Ucap Rasya dan langsung menjelaskan semua cerita tentang pertemuannya dengan Ardhian.


"Jadi kau baru mengetahui jika patner mu bermain game adalah sang idola kampus ?" Tanya Tiara.


γ€€


*****

__ADS_1


Ditempat lain, seorang pria berlarian memasuki gedung olah raga ! pandangannya tertuju pada Ardhian, dengan wajah yang menyeramkan penuh dengan keringat ia menjumpai sang idola kampus.


"Ar ! Mana wanita yang kau simpan ?" Ucap Arjun dengan nafas yang tersengal sengal.


Ardhian mengerutkan keningnya, wajahnya menatap tajam kearah Arjun.


Rayyan dan Pandu tertawa melihat Arjun yang sangat lusuh ! "Wanita yang kau simpan ? Ckh ! Kau seperti seorang istri yang sedang melabrak suami mu !" Ucap Rayyan disambut tawa renyah Pandu.


"Ckh !" Arjun menajamkan matanya kearah Pandu dan Rayyan.


"Aku langsung berlari kesini, ketika mereka bilang kau membawa seorang gadis ! Aku penasaran dengan wanita itu bro !" Jelas Arjun.


"Kau terlambat ! Rasya baru saja meninggalkan ruangan ini !" Ucap Ardhian yang langsungbetjalan keruang ganti.


"RASYA ?" Pekik Arjun, ia mengalihkan pandangannya menatap kearah Pandu dan Rayyan, mencoba untuk mencari kebenaran, namun sepertinya itu semua nyata, Pandu dan Rayyan menganggukkan kepalanya kearah Arjun.


Arjun segera mempercepat langkahnya mengikuti langkah kaki Pandu dan Rayyan yang berjalan menuju ruang ganti.


Rayyan dan Pandu saling menatap, pandangan mereka berdua sangat misterius. "Kau benar Juna ! Kau harus mencari keadilan untuk kakak ipar didalam game." Ucap Rayyan.


"Emmm!" Arjun menganggukkan kepalanya. "Aku akan mencari keadilan untuknya ! Ardhian tidak boleh menyakiti kakak ipar ! Sesempurna apapun junior itu didunia nyata ini, Kakak ipar lah yang terlebih dahulu dekat dengan Ardhian." Ucap Arjun, dan segera berlari mencari Ardhian, Rayyan dan Pandu juga mengikutinya dari belakang dengan seringai nakalnya, kedua pria itu bertos ria, karena berhasil membuat Arjun emosi.


"Ardhian !" Teriak Arjun ketika berada tepat dibelakang pria itu, Ardhian membalikkan tubuhnya menghadap kearah Arjun.


"Aku tau kau tampan, sempurna sebagai pria, dan membuat mu mendekati junior itu yang sempurna sebagai seorang wanita ! Tapi kau tak boleh melakukan hal ini Ar ! Bagaimana dengan kakak ipar didalam game ? Kau ingin mendukan mereka ?" Arjun mengomel tanpa henti, bahkan air liurnya telah berhasik membuat hujan lokal.


Ardhian menatapnya dengan serius, Pandu dan Rayyan yang berada tak jauh dibelakang Arjun memberikan kode kepada Ardhian. "Kau benar ! Aku akan memiliki keduanya, aku rasa Willend tak keberatan dengan hal itu." Ucap Ardhian yang langsung meninggalkan Arjun yang menatapnya dengan tatapan tak percaya.

__ADS_1


"TUNGGU !" Teriak Arjun, ia langsung membuka handphonenya, dan mencari biodata Rasya yang ia gunakan untuk mengikuti olimpiade.


"Rasya Clarina Willend ?" Ucap Arjun membaca nama panjang Rasya. "RC.Willend username kakak ipar, mengapa nama merek terlihat mirip ? Jangan bilang mereka adalah orang yang sama !" Teriak Arjun kepada Pandu dan Rayyan.


"Ya ! Kau benar ! Mereka memang sama." Ucap Pandu, langsung berjalan bersama Rayyan meninggalkan Arjun dengan mulut yang menganga.


"Ckh ! Kalian berdua mengerjai ku !" Teriak Arjun.


*****


Sesampainya diasrama Rasya langsung membuka laptopnya dan mencoba untuk mengirim pesan kepada Ardhian, melalui game.


Master ! "Ah tidak !" Rasya langsung menghapus tulisan yang belum ia kirim itu.


" Senior !" Tulisnya lagi, namun kembali ia hapus dan tidak jadi ia kirimkan.


"Oh Tuhan ! Mengapa ini terlihat sangat canggung ! Apa yang harus aku lakukan !" Gumam Rasya.


"Master ! Aku lupa memberitahumu mengenai kontrak vidio itu !" Bunyi pesan yang pada akhirnya dikirimkan oleh Rasya, setelah berulang kali menghapus pesan pesannya.


.


***Hallo Readers***


Terimakasih atas dukungannya untuk novel "KEKASIH ONLINE" dan tetap setia dukung novel ini terus ya ! Jangan lupa like, coment, and share novel ini ya.


Salam manis dari Rasya dan Ardhian πŸ€—πŸ˜˜

__ADS_1


Oh iya hampir aja kelupaan, jangan lupa untuk VOTE novel ini juga ya..


Bye Bye and See u next timeπŸ€—πŸ€—


__ADS_2